JawaPos.com – Pertikaian dunia antara Min Hee Jin dan agensi Korea HYBE kembali memanas setelah mantan CEO ADOR tersebut menuduh perusahaan induk itu menjadi penghalang.
Dikutip dari Pinkvilla, ia mengklaim bahwa perusahaan tersebut secara keliru menangguhkan fan meeting dan pengerjaan album grup tersebut, namun, HYBE telah membantah klaim itu dengan klarifikasi.
Min Hee Jin dalam sebuah wawancara yang dirilis oleh JoongAng Ilbo mengajukan tuduhan baru terhadap HYBE.
Baca Juga: Telkomsel Terapkan Teknologi Hyper AI di Jaringannya, Beneran Bermanfaat atau Cuma Tren Sesaat?
Ia mengklaim bahwa ia diberhentikan dari jabatan CEO-nya di ADOR selama fan meeting kejutan NewJeans, yang mengakibatkan pembatalan acara tersebut.
Ia juga menuduh perusahaan induk menangguhkan pengerjaan album NewJeans, dengan mengatakan bahwa wakil eksekutif dikecualikan dan diblokir dari bekerja pada malam hari.
“Sangat disayangkan, ini juga merupakan penghalangan bisnis HYBE terhadap NewJeans", Min Hee Jin mengungkapkan rasa frustrasinya.
Mengklarifikasi alasan di balik penangguhan fan meeting dan pengerjaan album NewJeans, agensi HYBE menyatakan, "Itu bukan karena pemecatan Direktur Min dan pengecualian pekerjaan wakil CEO."
Mereka menjelaskan bahwa ADOR sedang mempertimbangkan Stadion Piala Dunia Seoul sebagai tempat fan meeting girl group tersebut, tetapi penyewaan ditolak karena masalah rumput.
Lalu, manajemen ADOR menanggapi ultimatum yang diberikan NewJeans kepada HYBE tentang pemulihan jabatan Min Hee Jin.
Baca Juga: Paul Munster Jaga Mental Pemain Persebaya Jelang Lawan Dewa United
Agensi tersebut mengatakan bahwa tidak mungkin baginya untuk kembali sebagai CEO karena telah diputuskan oleh dewan direksi.