← Beranda

Manuel Gonzalez Didiskualifikasi pada Hasil Moto2 Mandalika Indonesia 2025 Usai Terbukti Gunakan Perangkat Lunak Ilegal

Risma Azzah FatinSenin, 6 Oktober 2025 | 14.00 WIB
Manuel Gonzalez (Instagram @instactgp)

JawaPos.com – Drama besar terjadi di kelas Moto2 setelah pemimpin klasemen sementara, Manuel Gonzalez, resmi didiskualifikasi dari hasil Grand Prix Indonesia 2025 di Mandalika.

Dilansir dari laman Crash pada Minggu (5/10), Pembalap IntactGP itu kehilangan seluruh poin hasil finis keduanya akibat pelanggaran teknis pada motornya. Keputusan tersebut dikeluarkan langsung oleh pengurus FIM setelah pemeriksaan pasca-balapan.

FIM menemukan bahwa motor Gonzalez menggunakan perangkat lunak elektronik yang tidak dihomologasi untuk kompetisi Moto2.

Baca Juga: Hasil Moto2 Jepang 2024: Penuh Drama, Manuel Gonzalez Menang, Mario Aji Gagal Finis

Pelanggaran ini dianggap serius karena melanggar regulasi teknis yang menjamin kesetaraan performa antar tim. Akibatnya, Gonzalez dicoret dari hasil resmi dan tidak mendapatkan poin dari seri Mandalika.

Diskualifikasi ini mengubah peta persaingan perebutan gelar dunia Moto2 secara drastis. Diogo Moreira, yang memenangkan balapan di Mandalika, kini hanya terpaut sembilan poin dari Gonzalez di klasemen sementara. 

Dengan empat seri tersisa, peluang Moreira untuk merebut gelar juara dunia menjadi semakin terbuka lebar.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Akui Ducati Tak Punya Jawaban atas Performa Buruknya Sepanjang MotoGP Mandalika Indonesia 2025

Gonzalez sebelumnya tampil konsisten sepanjang musim 2025 dan memimpin klasemen dengan keunggulan nyaman.

Namun, insiden ini menjadi pukulan besar bagi ambisinya mempertahankan posisi teratas hingga akhir musim. Ia belum memberikan pernyataan resmi terkait keputusan diskualifikasi yang dijatuhkan kepadanya.

Sementara itu, hasil balapan yang direvisi menempatkan Izan Guevara naik ke posisi kedua dan Aron Canet ke posisi ketiga. Tambahan poin tersebut membantu Canet memperkuat peluang finis di posisi tiga besar klasemen.

Situasi ini menjadikan sisa musim Moto2 2025 semakin menegangkan bagi seluruh pembalap papan atas.

Diogo Moreira sendiri tengah berada dalam performa terbaik, dengan catatan finis di depan Gonzalez dalam hampir seluruh balapan sejak GP Inggris.

Pembalap asal Brasil itu juga dikabarkan akan naik kelas ke MotoGP tahun depan bersama tim LCR Honda. Kontrak tiga tahun dengan HRC disebut-sebut sudah ditandatangani, meski belum diumumkan secara resmi.

Dengan gelar Moto3 sudah diamankan oleh Jose Antonio Rueda dan MotoGP dimenangkan Marc Marquez di Jepang, fokus kini tertuju pada kelas Moto2.

Persaingan ketat antara Gonzalez dan Moreira dipastikan menjadi sorotan utama dalam empat seri tersisa. Grand Prix Australia di Phillip Island dua minggu mendatang akan menjadi ajang penentu langkah awal perebutan gelar dunia.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho