← Beranda

Perbedaan Gaya Hidup: 10 Barang Dulu Penting Kini Dibuang Generasi Milenial

Aunur RahmanRabu, 15 Oktober 2025 | 11.40 WIB
ilustrasi seseorang yang membersihkan gudang yang banyak tumpukan barang bekas. (Freepik)

JawaPos.com - Setiap generasi memiliki barang-barang yang dianggap penting dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang dianggap sebagai kebutuhan oleh Generasi Baby Boomers seringkali menjadi beban bagi Generasi Milenial. Perbedaan ini mencerminkan perubahan gaya hidup dan teknologi selama beberapa dekade.

Banyak barang yang disimpan oleh Boomers selama puluhan tahun kini dianggap usang oleh Milenial. Melansir dari Geediting.com, ada sepuluh barang yang dulunya populer namun kini ingin disingkirkan Milenial. Tren ini menunjukkan pergeseran dari kepemilikan material yang berlebihan.

Berikut adalah 10 barang rumah tangga yang ingin disingkirkan Generasi Milenial:

  1. Telepon Rumah Berat (Landlines)

    Telepon rumah yang besar dengan kabel panjang dulunya wajib ada di setiap rumah. Milenial menganggapnya usang karena smartphone sudah melakukan segala fungsinya. Mereka melihat ini sebagai penghalang kebebasan bergerak.

  2. Koleksi CD dan DVD

    Bagi Boomers, mengoleksi media fisik adalah kebanggaan dan cara menikmati hiburan. Milenial yang serba streaming dan digital merasa media fisik ini hanya memakan tempat. Koleksi ini menjadi tumpukan debu yang tidak berguna.

  3. Televisi Tabung Besar (CRT TVs)

    Televisi tebal dengan ukuran besar memenuhi ruang tamu Boomers selama bertahun-tahun. Generasi Milenial lebih memilih TV layar datar yang ramping dan modern. TV tabung hanya terlihat kuno dan sangat berat.

  4. Alat Pembuat Kopi Otomatis (Automatic Coffee Makers)

    Boomers menyukai alat pembuat kopi otomatis yang mudah digunakan setiap hari. Milenial justru beralih ke metode menyeduh kopi yang lebih lambat seperti pour-over atau French press untuk kualitas. Mereka juga sering membeli kopi di luar.

  5. Perabot Kayu Gelap Besar (Bulky Dark Wood Furniture)

    Perabotan kayu yang berat dan gelap dianggap mewah dan tahan lama oleh Boomers. Milenial memilih perabotan yang lebih minimalis dan fungsional. Barang berat ini membuat rumah terasa sempit dan gelap.

  6. Koleksi Foto Cetak dalam Album (Printed Photo Albums)

    Album foto fisik menyimpan kenangan berharga bagi generasi tua selama ini. Milenial menyimpan semua foto mereka di cloud atau media sosial secara instan. Album tebal ini hanya dianggap sebagai pemborosan ruang.

  7. Mesin Fax (Fax Machines)

    Mesin faks sangat penting untuk komunikasi bisnis Boomers pada masanya. Milenial telah sepenuhnya beralih ke email dan berbagai aplikasi pengiriman dokumen digital. Mesin faks kini dianggap benar-benar tidak relevan.

  8. Peralatan Makan China Fine (Fine China Sets)

    Set piring dan cangkir porselen halus disimpan Boomers untuk acara-acara khusus. Milenial lebih memilih piring yang praktis dan tahan banting untuk penggunaan sehari-hari. Barang pecah belah ini hanya menjadi hiasan lemari.

  9. Buku Telepon Kuning (Yellow Pages)

    Buku telepon kuning dulunya adalah sumber informasi penting untuk mencari nomor telepon atau bisnis. Milenial mendapatkan semua informasi kontak dan bisnis dengan cepat dari internet. Buku tebal ini hanya menjadi sampah.

  10. Kain Rajutan dan Taplak Meja (Doilies and Tablecloths)

    Kain rajutan hiasan atau taplak meja dianggap sebagai dekorasi rumah Boomers yang penting. Milenial melihatnya sebagai penarik debu dan benda yang perlu sering dicuci. Mereka lebih suka permukaan yang bersih tanpa hiasan berlebihan.

Perbedaan preferensi ini bukan tentang nilai sentimental. Ini lebih tentang efisiensi ruang dan gaya hidup serba digital Milenial. Generasi baru memilih hidup dengan lebih sedikit barang.

Mereka menghindari kekacauan, mengutamakan pengalaman, dan memprioritaskan fungsi. Pemikiran ini berbeda jauh dari budaya menimbun dan menyimpan barang Boomers. Pada akhirnya, setiap generasi mendefinisikan "kebutuhan" mereka sendiri.

EDITOR: Novia Tri Astuti