← Beranda

Ingin Jadi Pribadi yang Lebih Baik? Pahami Dulu Perbedaan Fixed Mindset dan Growth Mindset

Farah Nur AzizahSenin, 25 Agustus 2025 | 00.44 WIB
Ilustrasi otak untuk membentuk pola pikir (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Masa depan kamu ditentukan oleh pola pikir. Itulah inti dari konsep fixed mindset dan growth mindset yang dicetuskan oleh psikolog Carol Dweck dalam bukunya, Mindset: The New Psychology of Success tahun 2006. Namun, sudahkah kamu tahu perbedaan keduanya, dan mana yang lebih baik untuk diterapkan dalam hidup?

Pola pikir tetap (fixed mindset) memandang suatu hal seperti kemampuan sebagai sesuatu yang stabil dan tidak berubah. Sedangkan pola pikir berkembang (growth mindset) melihat kecerdasan, kemampuan, dan bakat sebagai sesuatu yang bisa dipelajari dan ditingkatkan dengan usaha.  

Perbedaan dan Ciri Fixed Mindset dan Growth Mindset 

Orang dengan fixed mindset meyakini kualitas diri mereka sudah ditetapkan sejak lahir, menganggap bakat dan sifat adalah fungsi keturunan, dan merasa usaha tidak ada gunanya.

Sebaliknya, individu dengan growth mindset yakin bahwa kualitas dasar diri bisa diubah dengan usaha. Mereka percaya setiap orang dapat berubah dan berkembang melalui proses dan pengalaman. Ciri-ciri orang dengan pola pikir ini adalah pandangan positif terhadap usaha dan keyakinan bahwa bakat serta sifat bukan hal yang tidak bisa diubah.

Melansir dari unggahan akun Instagram @6secondseq, ada perbedaan antara kedua pola pikir ini yang diilustrasikan sebagai berikut:

Ciri-Ciri Fixed Mindset:

  • Takut mencoba hal baru
  • Merindukan masa lalu
  • Takut tertinggal
  • Mengeluh terus-menerus
  • Enggan belajar
  • Takut perubahan
  • Merasa tidak pernah cukup

Ciri-Ciri Growth Mindset:

  • Mempertimbangkan masukan
  • Terus belajar
  • Melepaskan kebiasaan buruk
  • Mengambil tindakan
  • Hidup di masa sekarang
  • Belajar dari kesalahan
  • Membantu orang lain untuk sukses

Perbedaan kedua pola pikir ini juga terlihat dari cara kita berbicara kepada diri sendiri. Contohnya, saat menghadapi tantangan, orang dengan fixed mindset akan berkata, "Ini bukan bidang saya, pasti tidak akan bisa." Sementara itu, orang dengan growth mindset akan mengatakan, "Saya belum bisa, tapi ini bisa jadi kesempatan untuk belajar hal baru."

Memahami perbedaan ini membantu kita memilih pola pikir mana yang harus diterapkan. Pola pikir yang baik sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup. Jika ingin menjadi orang yang lebih baik, growth mindset adalah pilihan yang tepat karena menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.

 

 

Sebaliknya, fixed mindset dapat menjadi ancaman saat menghadapi situasi sulit karena tidak ada peluang untuk berkembang. Mereka cenderung merasa tidak memiliki keterampilan atau kecerdasan yang cukup untuk menyelesaikan tugas atau tantangan

Baca Juga: Psikologi Ungkap 4 Teori Kenapa Kita Sering Tertarik pada Orang yang Tidak Bisa Dimiliki 

EDITOR: Candra Mega Sari