JawaPos.com - Setiap awal tahun, banyak orang bersemangat menjalani resolusi hidup sehat dengan pola makan bergizi dan rutinitas olahraga yang lebih konsisten. Namun, mempertahankan tekad ini dalam jangka panjang adalah tantangan tersendiri.
Jika tujuan utama adalah mendapatkan massa otot yang lebih terlihat dan kencang, kombinasi antara latihan yang tepat dan asupan makanan yang mendukung menjadi kunci keberhasilannya.
Pola makan yang salah bisa menghambat perkembangan otot meskipun sudah berolahraga secara teratur. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis makanan yang bisa membantu memaksimalkan hasil latihan.
Melansir dari laman huffpost.com, para ahli kesehatan dan kebugaran merekomendasikan enam jenis makanan yang wajib ditambahkan ke dalam diet untuk membangun otot lebih optimal di tahun 2025.
1. Ikan Salmon Liar
Protein rendah lemak menjadi pilihan utama untuk mendukung pembentukan otot. "Protein rendah lemak, seperti putih telur, dada ayam, dada kalkun, ikan nila, udang, ikan kod, dan potongan daging sapi atau babi rendah lemak, menyediakan asam amino yang diperlukan untuk perbaikan dan pertumbuhan otot sekaligus meminimalkan asupan lemak," jelas Dr. Kayleigh Harrison dari Sonoran University of Health Sciences' Medical Center di Tempe, Arizona.
Salah satu sumber protein yang memberikan manfaat luar biasa adalah salmon liar. Ikan ini kaya akan kreatin, lemak omega-3, protein berkualitas tinggi, vitamin B12, dan vitamin D, yang semuanya berperan penting dalam pembentukan dan pemulihan otot setelah latihan.
2. Telur
Telur merupakan sumber protein lengkap yang mengandung sembilan asam amino esensial. "Telur juga kaya akan leusin, yang berperan dalam perbaikan dan pertumbuhan otot," jelas Karen E. Todd, ahli gizi olahraga bersertifikat. Selain itu, kuning telur mengandung vitamin B12 dan D yang berperan penting dalam metabolisme energi dan fungsi otot.
Bagi yang ingin mengurangi asupan kolesterol, putih telur bisa menjadi alternatif terbaik. Putih telur dapat ditambahkan ke berbagai hidangan seperti oatmeal dan smoothie untuk meningkatkan asupan protein.
3. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan adalah sumber protein nabati yang sangat baik dan kaya serat larut. "Serat ini membantu memperlambat pengosongan lambung sehingga membuat kenyang lebih lama serta membantu menstabilkan kadar glukosa darah," kata Dr. Joan Salge Blake, profesor nutrisi di Universitas Boston. Konsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat membantu meningkatkan massa otot tanpa menambah lemak berlebih.
4. Keju Cottage atau Yogurt Yunani
Produk susu rendah lemak seperti keju cottage dan yogurt Yunani juga sangat bermanfaat bagi pembentukan otot. "Keju cottage kaya akan protein dan mengandung leusin, asam amino penting yang membantu memicu sintesis massa otot," jelas Blake.
Jika keju cottage bukan pilihan yang disukai, yogurt Yunani bisa menjadi alternatif yang baik. Mengandung protein whey dan kasein, yogurt Yunani membantu sintesis protein otot dalam jangka panjang dan mempercepat pemulihan setelah latihan.
5. Makanan Fermentasi
Makanan fermentasi seperti kimchi, sauerkraut, dan kefir dapat meningkatkan kesehatan usus, yang sangat berkaitan dengan penyerapan nutrisi dan metabolisme lemak. "Mikrobioma usus yang sehat mendukung keseimbangan hormon yang memainkan peran penting dalam pembakaran lemak dan pemulihan otot," kata Jamie Maitland, ahli gizi holistik bersertifikat. Kimchi, misalnya, tidak hanya mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan, tetapi juga memiliki efek termogenik ringan yang membantu pembakaran lemak.
6. Bubuk Protein
Bubuk protein sering kali dianggap hanya untuk atlet dan binaragawan, tetapi kenyataannya, suplemen ini dapat membantu siapa pun yang ingin meningkatkan massa otot. "Untuk membangun otot ramping, penting untuk mengonsumsi protein dalam jumlah yang cukup sesuai dengan berat badan," kata Hayley Miller, ahli gizi terdaftar.
Jika sulit mendapatkan cukup protein dari makanan sehari-hari, bubuk protein berkualitas tinggi dapat menjadi solusi praktis. Pilih bubuk protein yang mengandung sekitar 25 gram protein per sajian, terutama yang berbasis whey karena kandungan leusinnya yang tinggi dan mudah dicerna.
Membangun otot tidak hanya bergantung pada latihan fisik, tetapi juga pada pola makan yang tepat. Memasukkan makanan berprotein tinggi dan bernutrisi seperti salmon liar, telur, kacang-kacangan, keju cottage, makanan fermentasi, dan bubuk protein ke dalam diet harian dapat mempercepat pembentukan otot dan mempercepat pemulihan tubuh setelah latihan. Dengan pola makan yang seimbang dan konsisten, hasil yang diinginkan akan lebih mudah tercapai.