← Beranda

Hati-Hati Tertipu! Ini 7 Tips Jitu Membedakan Batu Kristal Asli dan Palsu

Alberta Dionny NatanuelSabtu, 15 Maret 2025 | 15.22 WIB
Ilustrasi batu kristal. (freepik)

JawaPos.com - Penggunaan kristal dan batu alam sebagai perhiasan serta pengobatan alternatif mulai menjadi tren. Oleh karena itu, permintaan kristal makin meningkat dari hari ke hari.. Sebagian bebatuan ini didapatkan secara lokal, sebagian lagi diimpor dari luar negeri.

Namun, banyak sekali orang-orang yang menipu pembelinya dengan menjual kristal palsu. Kristal-kristal ini terbuat dari gelas atau plastik dan diwarnai hingga mirip kristal asli.

Untuk menghindari penipuan, berikut adalah tips-tips atau saran bagi para pembeli agar dapat membedakan kristal asli dan yang palsu sebelum membelinya.

Agar terhindar dari penipuan, berikut beberapa tips atau saran bagi pembeli untuk membedakan kristal asli dan palsu sebelum melakukan pembelian.

1. Harga

Dilansir dari Roma Designer Jewelry, cara termudah untuk menentukan apakah kristal yang dipamerkan asli atau tidak adalah dari harganya. Apabila harganya terlalu murah dari harga pasar, kemungkinan batu tersebut palsu.

Kristal asli cenderung lebih mahal, terutama yang langka atau berkualitas tinggi. Namun harga kristal dapat berbeda-beda dari jenis kristal tersebut.

Karena itu, sebelum membeli sebaiknya melakukan penelitian pasar terlebih dahulu untuk menemukan harga yang paling umum untuk batu kristal tertentu.

2. Zonasi Warna

Dilansir dari All Crystal, salah satu cara untuk menentukan apakah sebuah batu kristal itu palsu atau tidak adalah dari warnanya.

Kristal asli hanya akan menunjukkan satu warna saja dan tersebar secara merata. Sedangkan yang palsu dapat menunjukkan gradasi karena cat atau pewarna yang digunakan.

Beberapa kristal tanpa warna atau bening, seperti Quartz, sering kali diwarnai agar menyerupai jenis kristal lainnya. Untuk kristal bening, keasliannya dapat diperiksa melalui kualitas transparansinya serta keberadaan gelembung udara.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Aries dan Taurus, Sabtu 15 Maret 2025: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

3. Mudah Tergores

Dilansir dari Mindful Souls, beberapa kristal asli, tidak akan mudah tergores karena kekuatannya menurut skala Mohs. Semakin tinggi nilainya pada skala Mohs, semakin kuat, awet dan tahan akan goresan.

Namun kristal palsu biasanya terbuat dari kaca dan plastik, karena itu mudah tergores.

5. Pola

Beberapa kristal menunjukkan pola garis-garis atau warna abstrak, seperti Agate, Ametrine, dan Jasper.

Pembuat batu kristal palsu biasanya akan kesulitan untuk menciptakan pola yang abstrak dan berbeda-beda, sehingga terlihat konsisten dan kehilangan sifat abstraknya.

6. Interaksi dengan Cahaya

Kristal asli ketika bertemu dengan cahaya cenderung akan memantulkan, memecahkan, atau menyebarkan sinar dari pencahayaan tersebut.

Beberapa kristal akan menciptakan fenomena asterisme, perubahan warna, dan kerlipan cahaya ketika bertemu dengan sinar.

Kristal palsu tidak akan menunjukkan fenomena-fenomena ini, sehingga terlihat membosankan ketika bertemu dengan cahaya.

7. Cek Suhu

Batu kristal asli cenderung dingin ketika dipegang atau disentuh oleh tubuh, sementara batu kristal palsu malah menghangat di tangan.

Namun, batu kristal asli juga merupakan konduktor panas yang sangat baik, sehingga dapat menghangat dengan cepat ketika dipegang.

Baca Juga: Bukan Soal Penampilan, 5 Zodiak Ini Lebih Mudah Tertarik pada Sikap dan Kepribadian Seseorang, Anda Termasuk?

8. Berat

Sebagian besar kristal asli biasanya lebih berat dari yang diperkirakan karena terbentuk di bawah tekanan mineral.

Sebaliknya, kristal palsu yang terbuat dari kaca atau plastik cenderung lebih ringan, sehingga mudah dibedakan.

Namun, cara ini tidak berlaku untuk batu seperti amethyst, hematite, dan fluorite.

(*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah