← Beranda

Perhatikan 7 Tanda yang Memperlihatkan Pasangan Merasa Marah dan Kesal Padamu, Salah Satunya Sering Menghindar

Pravita Windi Anatasa NitriaKamis, 13 Februari 2025 | 05.28 WIB
Ilustrasi tanda yang memperlihatkan pasangan marah dan kesal (Ketut Subiyanto/pexels.com)

JawaPos.com - Setiap pasangan mengekspresikan perasaan marah, kesal, atau frustrasi dengan cara yang berbeda.

Terkadang, tanda-tanda tersebut sulit dikenali, sementara di lain waktu lebih jelas. Cara seseorang mengekspresikan perasaan mereka bisa berubah sebab dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, dinamika hubungan, dan situasi tertentu.

Maka dari itu, kamu harus lebih peka terhadap perubahan ini agar mampu memahami dan merespons perasaan pasangan secara lebih tepat.

Merangkum Verywell Mind, berikut ini beberapa tanda yang memperlihatkan pasangan merasa marah dan kesal padamu, salah satunya sering menghindar.

1. Terlalu sibuk

Weinstein menyebut bahwa salah satu tanda yang sering tidak dibicarakan dan mudah terlewatkan adalah perilaku terlalu berprestasi. Menurutnya, seseorang yang tampak sangat sibuk dengan berbagai tanggung jawab, seperti pekerjaan atau tugas rumah tangga, mungkin sedang berusaha mengalihkan perhatian dari perasaan yang sulit atau tidak nyaman. Mereka merasa seolah-olah tidak punya waktu untuk hal lain karena terlalu fokus pada pekerjaan atau kewajiban mereka.

Perilaku seperti ini bisa menjadi indikasi bahwa pasanganmu sedang berjuang mengelola emosi yang berat atau menekan perasaan mereka. Sikap ini menunjukkan betapa pentingnya untuk lebih peka terhadap tanda-tanda seperti ini, sebab di balik kesibukan yang tampaknya produktif, bisa jadi ada masalah emosional yang belum diselesaikan.

2. Kasih sayang berkurang

Ketika pasangan merasa marah, mereka cenderung menutup diri yang dapat terlihat lewat penurunan pada bentuk kasih sayang yang biasa diberikan. Salah satu tanda yang bisa secara mudah diabaikan adalah berkurangnya sentuhan fisik, pujian, atau ungkapan cinta secara verbal. Cangialosi menerangkan bahwa perubahan ini biasanya menjadi petunjuk bahwa pasanganmu sedang marah.

Ketika kasih sayang yang umumnya mengalir pada hubungan mulai berkurang, itu dapat menjadi tanda bahwa ada ketegangan emosional yang perlu dihadapi. Oleh sebab itu, cobalah lebih peka terhadap perubahan-perubahan kecil dalam interaksi sehari-hari, karena hal ini dapat memberi wawasan lebih dalam tentang perasaan pasanganmu.

3. Sering menghindar

Tanda lain yang memperlihatkan bahwa pasanganmu sedang marah, yakni ketika mereka mulai menghindari interaksi denganmu. Menurut Legere, ini bisa terlihat dalam berbagai bentuk, seperti mereka menghabiskan lebih banyak waktu di ruangan lain, mencari alasan supaya tetap sibuk dengan kegiatan lain, atau bahkan membatalkan rencana yang biasa mereka lakukan bersamamu.

Perilaku ini sering menunjukkan bahwa pasangan mencoba menciptakan jarak fisik atau emosional untuk mengatasi perasaan mereka. Ini berarti mereka butuh waktu atau merasa kesulitan berkomunikasi. Dalam situasi seperti ini, kamu perlu memahami perubahan pada hubungan dan membuka komunikasi dengan hati-hati untuk memahami perasaan pasangan.

4. Jengkel dan mengkritik

Ketika rasa jengkel, mudah tersinggung, dan kritik yang lebih sering muncul, ini dapat menjadi tanda jelas adanya kekecewaan dan kemarahan yang sedang disembunyikan.

Cangialosi menuturkan bahwa salah satu tanda yang pasti menunjukkan ketidakpuasan hubungan, yaitu saat pasangan mulai memperlihatkan perilaku seperti membentak atau mendadak fokus pada kekurangan-kekuranganmu.

Tindakan ini menampakkan ketegangan yang telah terakumulasi, dan pasangan mungkin merasa frustrasi atau tidak dihargai. Perubahan cara berkomunikasi ini menjadi sinyal bahwa ada masalah yang belum terselesaikan atau perasaan yang terpendam, di mana jika tidak ditangani, maka akan semakin memperburuk hubungan.

5. Perubahan nada dan bahasa tubuh

Ketika pasanganmu marah, bahasa tubuh mereka cenderung mengalami perubahan yang jelas, meskipun kata-kata yang mereka ucapkan terdengar normal. Legere menyatakan bahwa meski pasanganmu mungkin berbicara dengan kalimat biasa, tetapi nada suara atau cara mereka mengatakannya terasa jauh lebih dingin, sarkastik, atau bahkan meremehkan.

Selain itu, mereka mungkin mulai menghindari kontak mata yang sering kali menjadi indikasi ketegangan atau ketidaknyamanan. Tanda lainnya termasuk menyilangkan lengan atau memperlihatkan postur tubuh kaku yang bertolak belakang dengan apa yang mereka ucapkan.

Semua perubahan ini pada bahasa tubuh mampu menjadi indikasi jelas bahwa ada perasaan marah atau frustrasi yang tersembunyi, walau pasanganmu berupaya menutupi perasaan tersebut memakai kata-kata yang terdengar biasa. Mengamati secara lebih cermat perilaku tubuh pasangan bisa memberimu petunjuk agar lebih memahami kondisi emosional mereka.

6. Perubahan komunikasi

Jika kamu dan pasangan biasanya punya kebiasaan berbagi cerita tentang aktivitas sehari-hari atau sekadar mengobrol ringan, perubahan cara berkomunikasi bisa menjadi tanda bahwa pasanganmu sedang memendam kemarahan. Cangialosi menuturkan bahwa saat pasangan marah, mereka mungkin mulai menarik diri dari kebiasaan ini.

Mereka cenderung tidak berbagi lagi momen-momen penting di hidup mereka atau malah menghindari kegiatan yang sering dilakukan bersama. Hal ini dapat memperlihatkan bahwa mereka merasa tidak nyaman atau tidak ingin terhubung secara emosional saat itu, dan mungkin sedang berusaha menghindari percakapan yang bisa memunculkan perasaan negatif atau ketegangan lebih lanjut.

7. Mudah tersinggung

Ketika pasanganmu marah, mereka cenderung lebih sensitif terhadap hal-hal kecil yang biasanya tidak mengganggu. Legere menjelaskan bahwa mereka mungkin merespons secara berlebihan terhadap hal-hal sepele akibat kesusahan mengungkapkan apa yang sebenarnya membuat mereka kesal.

Akibatnya, masalah kecil pun bisa terasa lebih besar dan memicu reaksi emosional yang kuat. Keadaan ini menunjukkan bahwa kemarahan pasangan mungkin berasal dari masalah yang lebih dalam dan belum terselesaikan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho