← Beranda

Jelang Tahun Baru Imlek 2025, Ketahui Sejarah Urutan Shio dalam Penanggalan Tiongkok yang Memiliki Kisah Unik!

Neneng Uswatun HasanahSenin, 27 Januari 2025 | 16.22 WIB
ilustrasi 12 tanda shio. Sumber foto: Freepik

 

JawaPos.com - Shio telah menjadi bagian penting dalam budaya Tiongkok, dipercaya membawa keberuntungan dan nasihat kehidupan. Pada tahun 2025, lambang shio jatuh pada Ular Kayu, hewan keenam dalam siklus penanggalan Tiongkok.

Shio ini memiliki karakteristik unik yang mencerminkan keberanian, kecerdikan, dan ketenangan. Namun, bagaimana kisah awal mula shio dalam budaya Tiongkok?

Sejarah Awal Shio

Mengutip Washington Edu, tradisi shio dimulai dari perlombaan yang diadakan oleh Kaisar Giok atau Buddha. Dalam perlombaan tersebut, semua hewan dipanggil untuk berlomba menyeberangi sungai deras.

Perlombaan ini bertujuan membantu masyarakat menciptakan pengukuran waktu, termasuk tahun, bulan, dan hari, dengan menggunakan hewan sebagai simbol yang mudah diingat.

Awalnya, dikatakan ada seekor kucing dan seekor tikus yang saling membenci dan sama sekali tidak bisa berenang, namun keduanya amat cerdik.

Mereka naik ke atas kerbau untuk menyeberangi sungai, namun tikus mendorong kucing ke dalam air sehingga kucing tidak bisa menyelesaikan perlombaan.

Tikus pun menjadi hewan yang pertama sampai di garis finish dengan melompat ke depan kerbau, sementara kerbau menempati posisi kedua dalam urutan shio, disusul oleh macan.

Sementara itu, kelinci melompat dari satu batu ke batu lain dan berpegangan pada sebatang kayu hingga menempati posisi keempat.

Posisi lima ada naga yang harus berhenti beberapa kali untuk membantu penduduk desa meskipun hewan itu bisa terbang.

Naga juga membantu meniupkan angin untuk kayu yang ditumpangi kelinci agar bergerak lebih cepat, sehingga dia sendiri kalah dari hewan kecil tersebut.

Selanjutnya ada kuda yang berlari kencang, disusul ular licik yang ternyata bersembunyi di balik kaki kuda.

Kemudian ada kambing, monyet, dan ayam yang mendarat di pantai lalu saling membantu mencapai garis finish dengan posisi 8, 9, dan 10.

Lalu ada anjing yang merupakan perenang hebat namun terlena dengan air yang segar di sungai sehingga finish dalam waktu lama.

Sementara itu di posisi terakhir atau 12, ada babi yang merasa lapar di tengah perlombaan dan berhenti untuk memakan sesuatu lalu tertidur hingga kompetisi selesai. Sehingga urutan dari perlombaan itu adalah:

  • Tikus
  • Kerbau
  • Macan
  • Kelinci
  • Naga
  • Ular
  • Kuda
  • Kambing
  • Monyet
  • Ayam
  • Anjing
  • Babi

Tahun 2025: Tahun Shio Ular Kayu

Shio Ular Kayu membawa karakteristik unik. Ular dikenal sebagai simbol kebijaksanaan, keanggunan, dan analitis. Elemen kayu menambahkan sifat tenang dan fleksibilitas, menjadikan 2025 tahun yang baik untuk introspeksi dan perencanaan jangka panjang.

Shio ular juga diyakini memiliki intuisi yang tajam dan mampu menghadapi tantangan dengan kecerdikan. Dalam konteks keberuntungan, tahun ini menjadi waktu yang ideal untuk mengeksplorasi peluang baru, tetapi tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Shio bukan hanya tradisi, tetapi juga refleksi tentang bagaimana manusia memahami kehidupan dan keberuntungan. Dengan memahami makna setiap shio, kita dapat belajar mengambil inspirasi untuk menghadapi tantangan sehari-hari.

Mari jadikan tahun Ular Kayu ini sebagai momen untuk berkembang, belajar, dan meraih keberhasilan dengan semangat shio ular yang bijaksana dan penuh strategi.

 

 

 

EDITOR: Dhimas Ginanjar