← Beranda

Tidak Selalu Baik, Berikut 7 Cara yang Bisa Dilakukan Agar Kamu Berhenti Oversharing!

Trinaifa ArdiantiSelasa, 21 Januari 2025 | 05.40 WIB
Ilustrasi oversharing

JawaPos.com - Kamu mungkin pernah mendengar atau mengetahui istilah oversharing dalam kehidupan sehari-hari. Baik itu di dunia nyata maupun maya, kamu mungkin saja memiliki teman atau bahkan diri kamu yang oversharing.

Oversharing sendiri merupakan kata bahasa inggris yang berarti berbagi secara berlebihan. Yang dimaksud berbagi tentunya adalah berbagi cerita hal-hal berlebihan kepada orang lain yang tidak seharusnya disampaikan.

Kamu bisa menceritakan trauma mendalam dalam hidup pada penjual nasi yang baru pertama kali kamu temui. Atau kamu bisa saja bercerita pengalaman hidup panjang di media sosial untuk semua orang tanpa batasan.

Berbagi kisah memang boleh dan dianjurkan supaya manusia tidak jadi individu yang memendam perasaan. Namun bercerita dan berbagi punya batasannya tersendiri.

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan apabila kamu merasa sebagai pribadi yang oversharing. Dilansir dari Better Up dan Attitude Mag, berikut ini merupakan 7 cara untuk kamu berhenti oversharing:

1. Lebih Banyak Mendengar

Cara pertama untuk berhenti oversharing adalah dengan lebih banyak mendengar. Dalam sebuah perbincangan, kamu mungkin jadi orang yang lebih banyak bicara ketimbang mendengar.

Pelan-pelan, kamu harus bisa mengubah kebiasaan ini jadi lebih banyak mendengar dalam sebuah perbincangan. Dengan lebih banyak mendengar, tentunya semakin kecil kemungkinan kamu untuk oversharing kepada orang lain.

2. Pikir Sebelum Bicara

Cara kedua adalah dengan berpikir sebelum berbicara. Ketika asyik bicara dengan orang lain, kamu mungkin secara cepat mengatakan apa yang ada di pikiranmu dan berujung oversharing.

Kamu bisa memberikan jeda sejenak untuk memikirkan matang-matang apa yang hendak kamu katakan. Kamu bisa berpikir apakah cerita yang akan kamu sampaikan ini berlebihan dan oversharing atau tidak.

3. Ingat Lawan Bicara

Cara ketiga untuk menghentikan oversharing adalah dengan mengingat kembali lawan bicara yang ada di hadapan. Terkadang, bercerita hal personal ke orang yang salah juga termasuk oversharing.

Kamu pelru memperitmbangkan apakah orang di depanmu ini keluarga, teman, atau bahkan orang asing yang akan mendengar ceritamu. Ketika hendak membagikan hal personal, pastikan untuk memikirkan bagaimana respon mereka dan apakah mereka orang yang tepat.

4. Persingkat Cerita

Cara keempat untuk menyudahi kebiasaan oversharing ini adalah mempersingkat cerita. Dalam sebuah perbincangan, kamu bisa jadi ingin bercerita tentang kisah hidupmu karena ada topik yang diangkat.

Kamu boleh saja menceritakannya, namun secara singkat dan pada intinya. Kamu mungkin bisa langsung memberitahukan nilai yang bisa diambil dari ceritamu.

5. Cerita Lewat Tulisan

Cara kelima dari menyelesaikan kebiasaan oversharing ini adalah mulai mengganti media cerita dengan tulisan. Kamu bisa mulai membuat jurnal tertulis untuk menuangkan yang ada di pikiranmu alih-alih oversharing.

Kamu juga bisa menulis pesan ke teman terdekat untuk bercerita. Namun ingat untuk tetap tahu batasan dan mencegah oversharing dilakukan secara tertulis via daring.

6. Alihkan Jika Terlanjur

Cara keenam yang bisa kamu lakukan ketika sudah terlanjur oversharing adalah dengan mengalihkan topik. Hal ini bisa kamu lakukan ketika kamu merasa topik yang kamu sampaikan berlebihan atau kamu merasakan ketidaknyamanan lawan bicara.

Kamu bisa memutar balik topik dengan sedikit bercanda atau bahkan melempar pertanyaan ke lawan bicara. Dengan ini, kamu tidak lagi oversharing dan memastikan pembicaran berlanjut dengan aman.

7. Latihan Berkali-kali

Cara terakhir untuk menghentikan perilaku oversharing adalah dengan latihan berkali-kali. Apabila kamu memiliki kebiasaan oversharing, memang bukan hal mudah untuk mengubahnya.

Namun, bukan berarti hal tersebut tidak mungkin dilakukan. Kamu bisa berlatih diri berkali-kali di setiap perbincangan sampai kau bisa mengendalikan diri untuk tidak oversharing.

Ketujuh poin diatas merupakan sederet cara yang bisa kamu lakukan untuk berhenti oversharing pada orang lain. Hal ini nantinya bisa mencegah terjadinya hal tidak diinginkan akibat oversharing di muka publik.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho