JawaPos.com - Sebagai pendiri Hack Spirit dan penggemar mindfulness, saya telah menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari bidang psikologi dan penuaan. Anda akan terkejut melihat betapa banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat mempercepat proses penuaan.
Ini bukan hanya tentang kerutan atau uban, tetapi tentang kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Dalam artikel ini, saya akan mengungkapkan 4 kebiasaan sehari-hari yang menurut psikologi mungkin membuat Anda menua lebih cepat dari yang Anda kira. Ini adalah kebiasaan yang kita semua alami tanpa menyadarinya. Tapi jangan khawatir, saya juga akan menunjukkan cara menangkalnya. Berikut 4 kebiasannya, dikutip dari geediting pada Sabtu (28/12).
1) Berhemat saat tidur
Kita semua pernah ke sana. Membakar minyak tengah malam untuk memenuhi tenggat waktu atau menonton serial baru itu di Netflix. Tetapi meskipun tampaknya tidak berbahaya, kurang tidur dapat berdampak serius pada kesehatan dan proses penuaan kita. Kurang tidur bukan hanya tentang merasa grogi keesokan harinya. Ini dapat menyebabkan peradangan, ketidakseimbangan hormon, dan bahkan kerusakan sel-semua faktor yang dapat mempercepat proses penuaan.
Dan bukan hanya antusiasme perhatian saya yang berbicara di sini. Psikologi juga mendukung hal ini. Menurut Matthew Walker, seorang psikolog dan ahli tidur terkenal, " Tidur adalah satu-satunya hal paling efektif yang dapat kita lakukan untuk mengatur ulang kesehatan otak dan tubuh kita setiap hari.
” Jadi, apakah Anda memberi tubuh Anda cukup waktu untuk mengatur ulang? Atau apakah Anda tanpa sadar mempercepat jam biologis Anda dengan mengurangi waktu tidur?
2) Stres makan
Stres adalah bagian hidup yang tidak dapat dihindari, dan kita semua memiliki cara untuk mengatasinya. Bagi saya, dulu meraih sekantong keripik atau sebatang cokelat itu. Inilah yang kita sebut makan stres, dan itu adalah kebiasaan yang secara tak terduga dapat mempercepat penuaan. Masalahnya bukan hanya pada makanan tidak sehat yang cenderung kita jangkau saat kita stres.
Stres itu sendiri dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan peradangan, yang berkontribusi pada penuaan dini. Dan saat Anda menambahkan junk food ke dalam campuran, itu seperti menambahkan bahan bakar ke dalam api. Saya telah melihat ini secara langsung dalam hidup saya sendiri.
Saya perhatikan bahwa selama periode stres tinggi, saya tidak hanya merasa lebih tua, tetapi saya juga dapat melihatnya di kulit dan kesehatan saya secara keseluruhan. Baru setelah saya membuat perubahan penuh perhatian pada pola makan dan teknik manajemen stres saya, saya mulai melihat peningkatan.
Mengenali kebiasaan makan kita yang stres dan menemukan cara yang lebih sehat untuk mengatasinya adalah bentuk pelestarian diri yang dapat memperlambat waktu penuaan.
3) Mengkonsumsi terlalu banyak gula
Berbicara tentang makanan yang tidak sehat, mari kita lebih spesifik dan berbicara tentang gula. Kita semua menyukai makanan manis sesekali, tetapi tahukah Anda bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula dapat mempercepat proses penuaan? Gula dapat menyebabkan proses yang disebut glikasi, di mana ia mengikat protein dalam tubuh Anda dan membentuk molekul baru yang berbahaya yang disebut produk akhir glikasi lanjut (AGEs).
Usia ini dapat merusak kolagen dan elastin, serat protein yang membuat kulit Anda kencang dan elastis, menyebabkan kerutan dan kendur. Mengurangi asupan gula bukan hanya tentang menghindari makanan manis. Gula dapat bersembunyi di tempat-tempat yang mengejutkan, seperti roti, saus, dan bahkan makanan ringan yang 'sehat'. Jadi, ada baiknya meluangkan waktu untuk membaca label makanan dan membuat pilihan yang tepat.
4) Hidup dalam autopilot
Di dunia kita yang serba cepat, mudah untuk jatuh ke dalam kebiasaan hidup dengan autopilot. Kita terburu-buru dari satu tugas ke tugas lainnya, hampir tidak meluangkan waktu untuk bernapas, apalagi memperhatikan tindakan dan pikiran kita. Tapi tahukah Anda bahwa kesibukan yang terus-menerus ini, kurangnya perhatian, sebenarnya bisa membuat kita menua lebih cepat? Itu benar. Ketika kita terus-menerus stres dan terburu-buru, tubuh kita memproduksi lebih banyak kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Kadar kortisol yang tinggi dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sel-sel kita, mempercepat proses penuaan.
Memperlambat, meluangkan waktu untuk bernapas dan terhubung dengan diri kita sendiri tidak hanya dapat memperlambat proses penuaan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan kita secara keseluruhan.