JawaPos.com - Berbicara tentang istri yang berkualitas tinggi mungkin bagi sebagian orang berpikir bahwa istri yang pandai memasak, memiliki karier yang cemerlang, atau pandai memelihara rumah menjadi rapi adalah istri yang berkualitas tinggi.
Tetapi, tahukah, menurut psikologi, ciri-ciri istri yang berkualitas tinggi lebih dari sekadar itu semua.
Berikut ini dilansir JawaPos.com dari Geediting pada Sabtu (14/12), delapan ciri istri berkualitas tinggi menurut psikologi.
1. Kecerdasan Emosional
Memiliki kecerdasan emosional adalah ciri pertama yang dimiliki orang seorang istri berkualitas tinggi. Cerdas secara emosional bukan berarti terlalu emosional, melainkan mampu memahami dan menangani emosinya dan emosi pasangannya.
Menurut psikologi, kecerdasan emosional akan membentuk komunikasi yang sehat sehingga berdampak pada hubungan yang lebih dalam dan kuat. Membuat pasangan mampu menghadapi konflik dan rintangan yang menghadang tanpa merusak hubungan.
2. Ketahanan
Ciri selanjutnya, istri yang berkualitas tinggi pasti memiliki ketahanan. Artinya, mereka mampu menghadapi kesulitan-kesulitan yang terjadi dalam pernikahannya.
Tidak hanya itu, mereka mampu mengambil pelajaran dalam kesulitan tersebut dan bangkit setelahnya. Menjadikan langkah mereka lebih kuat dan anggun untuk tumbuh bersama pasangannya.
3. Kemandirian
Istri yang berkualitas tinggi tidak terlepas dari kemandirian yang dimilikinya. Mungkin menurut sebagian orang menjadi istri yang mandiri membuat mereka jauh dari hubungan. Sementara terlalu bergantung pada pasangan membuat Anda tersiksa.
tetapi kemandirian yang seimbang, tahu kapan saatnya menjadi bagian dari pasangan dan saatnya menjadi diri sendiri akan menghadirkan sesuatu yang unik, menarik, dan dinamis dalam pernikahan.
4. Mampu Meminta Maaf
Menurut psikologi, kemampuan minta maaf adalah kualitas utama dari istri yang berkualitas tinggi. Ini bukan tentang 'benar' atau 'salah', tetapi tentang cinta kepada pasangan Anda di atas kebutuhan atau kepuasan Anda menjadi 'benar'.
Berani meminta maaf atas kesalahan yang menyakiti pasangan juga bukan suatu kelemahan, melainkan kekuatan karena Anda berhasil mengesampingkan ego Anda untuk hubungan Anda.
5. Mampu Beradaptasi
Istri berkualitas tinggi memiliki ciri mampu beradaptasi. Seperti diketahui dalam pernikahan banyak sekali perubahan dan kejutan yang terjadi. Misalnya saja kehamilan, lalu memiliki anak sudah cukup membuat rutinitas dan kehidupan Anda sebagai istri berubah drastis.
Bila seorang istri tidak mampu beradaptasi, tentu akan menjadi masalah tersendiri. Beradaptasi tidak hanya mampu bersikap fleksibel, terbuka dengan perubahan, tetapi juga bersedia mencoba pendekatan baru yang dibutuhkan.
6. Jujur
Seorang istri yang berkualitas tinggi mampu berkata dan bertindak jujur meski menyakitkan. Mereka sangat memahami bahwa kepercayaan yang dirusak akan sulit membuatnya utuh kembali.
7. Sabar
Selain ketahanan, diperlukan pula sifat sabar dalam menghadapi pasang-surut kehidupan pernikahan. Seorang istri berkualitas tinggi sangat sadar kalau perubahan tidak terjadi hanya dalam waktu semalam.
Mereka mengetahui setiap orang tumbuh dan berkembang dengan kecepatannya masing-masing. Jadi, mereka dengan sabar menunggu, memelihara, dan mencintai pasangannya tanpa syarat melalui semua itu.
8. Memiliki Cinta Sejati
Ciri seorang istri berkualitas tinggi diakhiri dengan cinta sejati. Mereka memilikinya sehingga terciptalah semua sikap di atas. Ingat, menjadi seorang istri yang baik bukan berarti harus sempurna, tidak pernah membuat kesalahan, atau tidak pernah berkata benar.
Tetapi, mereka disebut istri yang baik dan berkualitas tinggi karena mencintai pasangannya tanpa syarat dan dengan segala kekurangan serta ketidaksempurnaannya.
Cinta sejati ialah tentang menjadi tulus, penuh kasih, dan pengertian. Lalu, tentang hal-hal seperti pelukan yang menenangkan setelah seharian bekerja, tertawa Bersama saat bercanda, atau sekadar saling hadir saat dibutuhkan.
Cinta sejati akan membuat sebuah hubungan menjadi kuat, mendorong pasangan menjadi lebih baik dan tumbuh bersama untuk menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam hidup.
Pada akhirnya, menjadi seorang istri berkualitas tinggi bukan tentang memiliki karier yang sukses di luar sana, melainkan memiliki delapan ciri di atas.***