← Beranda

7 Kebiasaan Sehari-hari Orang yang Berumur Panjang Dibanding Teman-teman Sebayanya, Menurut Psikologi

Vindi Rayinda AyudyaKamis, 12 Desember 2024 | 15.26 WIB
Ilustrasi orang yang sedang berolahraga. (Freepik)

 

JawaPos.Com - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa orang tampak lebih sehat dan berumur panjang dibandingkan orang-orang seusia mereka? 

Dalam dunia yang serba cepat ini, tidak sedikit yang merasa sulit menjaga kesehatan, apalagi memikirkan tentang umur panjang. 

Namun menariknya, ada sebagian orang yang berhasil tetap bugar, bahagia, dan bahkan terlihat lebih muda daripada usia sebenarnya.

Mereka tidak sekadar beruntung atau memiliki gen yang unggul; gaya hidup dan kebiasaan sehari-harilah yang menjadi rahasia utama mereka. 

Penelitian psikologi menunjukkan bahwa pola pikir, aktivitas sehari-hari, dan bagaimana seseorang menghadapi kehidupan memiliki pengaruh besar pada kualitas dan panjang umur mereka. 

Orang-orang ini tahu bagaimana menikmati hidup tanpa mengorbankan kesehatan, serta menjaga keseimbangan antara tubuh dan pikiran.

Dilansir dari Geediting.com, inilah kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh mereka yang cenderung hidup lebih lama. 

Kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya luar biasa jika dilakukan secara konsisten. Mari kita pelajari bersama!

Baca Juga: Orang-orang yang Tetap Penuh Energi di Usia 70-an dan Seterusnya Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Ini

1. Mereka Menghargai Hubungan Sosial

Orang yang hidup lebih lama cenderung memiliki hubungan sosial yang kuat dan bermakna. 

Mereka tidak hanya sekadar berteman, tetapi benar-benar menjalin hubungan yang mendalam dengan keluarga, teman, dan komunitas. 

Menurut psikologi, hubungan sosial yang positif memiliki efek yang luar biasa pada kesehatan mental dan fisik seseorang. 

Mereka yang memiliki jaringan sosial yang kuat cenderung merasa lebih bahagia, kurang stres, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

Sebagai contoh, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang-orang dengan hubungan sosial yang baik memiliki tingkat kortisol (hormon stres) yang lebih rendah, sehingga mereka lebih mampu mengatasi tantangan hidup. 

Ketika seseorang memiliki orang-orang untuk diajak berbagi cerita atau sekadar mendengarkan, mereka merasa lebih dihargai dan didukung. 

Hubungan sosial ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup tetapi juga memberikan rasa tujuan yang mendalam. 

Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk keluarga dan teman adalah investasi besar bagi umur panjang.

2. Mereka Rutin Bergerak dan Berolahraga

Aktivitas fisik adalah pilar utama dari gaya hidup sehat bagi orang-orang yang berumur panjang. 

Mereka mungkin tidak selalu menghabiskan waktu di gym atau melakukan olahraga intens, tetapi mereka memiliki kebiasaan untuk tetap aktif sepanjang hari. 

Baik itu berjalan kaki, berkebun, yoga, atau kegiatan fisik ringan lainnya, semua ini membantu tubuh mereka tetap sehat dan bugar.

Para ahli kesehatan sepakat bahwa olahraga meningkatkan fungsi kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. 

Selain manfaat fisik, olahraga juga memberikan keuntungan mental seperti meningkatkan suasana hati dan mengurangi risiko depresi. 

Orang-orang yang aktif secara fisik juga cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan merasa lebih energik setiap harinya. 

Tidak mengherankan, mereka yang rajin bergerak terlihat lebih muda dan segar dibandingkan mereka yang jarang berolahraga.

3. Mereka Menjaga Pola Makan Seimbang

Makan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia, tetapi bagi mereka yang berumur panjang, makan bukan sekadar kebutuhan, melainkan juga seni. 

Mereka tidak hanya memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitasnya. 

Pola makan yang sehat dan seimbang menjadi bagian integral dari kehidupan mereka. 

Buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat adalah bagian dari menu harian mereka.

Pola makan yang seimbang tidak hanya menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga memberikan energi yang cukup untuk beraktivitas. 

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan sehat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan metabolisme lainnya. 

Selain itu, makanan bergizi juga berperan dalam menjaga kesehatan otak, yang penting untuk menghindari penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. 

Dengan pola makan yang tepat, mereka tidak hanya hidup lebih lama tetapi juga menikmati kualitas hidup yang lebih baik.

4. Mereka Berlatih Kesadaran Penuh

Kesadaran penuh atau mindfulness adalah praktik yang sangat dihargai oleh mereka yang berumur panjang. 

Dengan melatih mindfulness, mereka mampu fokus pada momen saat ini tanpa terbebani oleh penyesalan masa lalu atau kekhawatiran masa depan. 

Praktik ini membantu mereka mengelola stres dan emosi dengan lebih baik, sehingga mendukung kesehatan mental dan fisik mereka.

Misalnya, meditasi dan teknik pernapasan dalam sering digunakan untuk mengatasi tekanan hidup. 

Penelitian menunjukkan bahwa mindfulness dapat meningkatkan aktivitas otak di area yang berkaitan dengan kesejahteraan dan mengurangi respons tubuh terhadap stres. 

Selain itu, mindfulness juga membantu meningkatkan kualitas tidur, yang pada akhirnya berkontribusi pada umur panjang. 

Hanya dengan meluangkan beberapa menit setiap hari untuk berlatih mindfulness, mereka sudah mendapatkan manfaat besar untuk kesehatan mereka secara keseluruhan.

5. Mereka Tidak Mengabaikan Pentingnya Tidur

Tidur adalah elemen yang sering diremehkan tetapi sangat penting bagi mereka yang ingin hidup lebih lama dan sehat. 

Orang-orang yang berumur panjang memahami bahwa tidur bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga saat di mana tubuh memperbaiki dirinya sendiri. 

Mereka memastikan untuk mendapatkan tidur berkualitas setidaknya 7-8 jam setiap malam.

Selama tidur, tubuh bekerja keras untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, memperkuat sistem kekebalan, dan mengatur hormon yang penting untuk kesehatan. 

Tidur juga memiliki dampak besar pada kesehatan mental; kurang tidur dapat menyebabkan gangguan suasana hati, meningkatkan risiko depresi, dan menurunkan kemampuan kognitif. 

Oleh karena itu, orang-orang yang berumur panjang tidak pernah mengabaikan pentingnya tidur yang cukup dan berkualitas.

6. Mereka Punya Cara Efektif Mengelola Stres

Stres adalah salah satu musuh terbesar dari kesehatan dan umur panjang. 

Namun mereka yang berumur panjang tidak membiarkan stres mengendalikan hidup mereka. 

Mereka memiliki berbagai cara untuk mengelola stres, mulai dari meditasi, olahraga, hingga berbicara dengan orang-orang yang mereka percayai. 

Mereka juga tahu kapan harus mengambil jeda untuk mengisi ulang energi.

Selain itu, mereka cenderung memiliki sikap yang lebih fleksibel terhadap kehidupan. 

Mereka menerima bahwa tidak semua hal berjalan sesuai rencana, dan mereka fokus pada hal-hal yang bisa mereka kendalikan. 

Dengan cara ini, mereka menjaga kesehatan mental dan fisik tetap optimal, meskipun menghadapi berbagai tantangan hidup.

7. Mereka Selalu Melihat Hidup dengan Positif

Pandangan hidup yang positif adalah salah satu rahasia terbesar dari umur panjang. 

Orang-orang ini cenderung fokus pada hal-hal baik dalam hidup mereka, bahkan di tengah kesulitan. 

Mereka percaya bahwa setiap masalah memiliki solusi, dan mereka tidak mudah menyerah.

Penelitian menunjukkan bahwa sikap optimis berhubungan erat dengan kesehatan fisik yang lebih baik, tingkat stres yang lebih rendah, dan risiko penyakit kronis yang lebih kecil. 

Orang dengan pandangan hidup yang positif juga lebih cenderung mengambil langkah proaktif untuk menjaga kesehatan mereka, seperti makan dengan benar, berolahraga, dan rutin memeriksakan kesehatan. 

Sikap optimis ini tidak hanya memperpanjang umur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti