← Beranda

Mengungkap Kebenaran Tentang Dark Empaths Menurut Psikologi: Tampak Sensitif Namun Berbahaya, Kenali Cirinya!

Mellyna Putri DiniarSelasa, 12 November 2024 | 18.17 WIB
Ilustrasi seseorang dengan kepribadian dark empath yang berbahaya.

JawaPos.com – Istilah ‘dark empaths’ semakin banyak diperbincangkan di media sosial, terutama TikTok, dengan lebih dari 2,6 juta sebutan dan tagar #darkempathtok.

Video-video bertajuk seperti "Tipe Kepribadian Paling Berbahaya: Dark Empath" semakin membuat konsep ini populer. Namun, siapa sebenarnya dark empaths, dan mengapa mereka bisa begitu berbahaya?

Dalam artikel ini Jawa Pos akan mengulas kebenaran tentang kepribadian dark empaths yang mungkin tampak sensitif namun bisa sangat berbahaya, menurut perspektif psikologi.

Dilansir dari The Guardian, Selasa (12/11), ini karena dark empaths sering kali menyembunyikan niat buruk mereka di balik perilaku yang tampak penuh perhatian.

Pada artikel ini juga, kami akan mengungkap bagaimana cara mengenali mereka dan melindungi diri dari manipulasi yang mereka lakukan.

Apa Itu Dark Empath?

Dark empaths adalah individu yang memiliki tingkat empati tinggi, namun juga dibarengi dengan sifat-sifat ‘gelap’ seperti narsisme, machiavellianisme, dan psikopati.

Menurut penelitian yang dipublikasikan pada 2021 di Personality and Individual Differences, dark empaths ini menggunakan empati mereka—terutama jenis empati kognitif, yang memungkinkan mereka memahami pikiran dan perasaan orang lain—untuk manipulasi, bukan untuk kebaikan.

Berbeda dengan empati afektif, yang membuat kita merasa benar-benar peduli dengan orang lain, empati kognitif hanya sekadar mengetahui apa yang dipikirkan orang lain tanpa niat peduli.

Inilah yang membuat dark empaths begitu licik, karena mereka dapat memprediksi tindakan Anda dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

Ciri-ciri Dark Empath dalam Kehidupan Sehari-hari

Dark empaths sangat pandai menutupi niat mereka dengan sikap tampaknya peduli dan sensitif. Misalnya, seorang atasan yang menunjukkan perhatian dengan berbagi kisah pribadi, namun kemudian menggunakan informasi itu untuk mengeksploitasi atau mengendalikan karyawan.

Seperti yang dialami oleh Yasmin, seorang manajer acara, yang memiliki bos bernama Elaine. Pada awalnya, Elaine terlihat peduli dan membangun hubungan emosional dengan Yasmin. Namun, seiring berjalannya waktu, Elaine mulai menunjukkan tanda-tanda manipulasi.

Setelah Yasmin memercayainya, Elaine mulai memengaruhi keputusan hidup Yasmin untuk kepentingannya sendiri, menggoyahkan pilihannya, dan akhirnya menarik dukungannya ketika Yasmin tidak mengikuti arahannya.

Pengalaman ini menunjukkan bagaimana orang-orang dengan kepribadian dark empaths menggunakan informasi pribadi untuk memengaruhi keputusan orang lain demi keuntungan mereka sendiri.

Bagaimana Mengidentifikasi Dark Empath?

Dark empaths bisa sulit dikenali karena mereka mampu menyamarkan niat buruk mereka di balik kedalaman empati yang tampak seperti malaikat. Namun, ada beberapa tanda yang dapat membantu Anda mengidentifikasi mereka:

1. Motivasi Tersembunyi

Jika seseorang menunjukkan perhatian yang berlebihan, tanyakan pada diri Anda: “Apa yang mereka inginkan dari saya?” Dark empaths sering menggunakan kebaikan mereka untuk memperoleh keuntungan tertentu, seperti informasi atau kontrol.

2. Kecenderungan Manipulatif

Mereka sangat terampil dalam mengeksploitasi kelemahan dan ketakutan orang lain untuk mencapai tujuan mereka, seperti yang dijelaskan oleh Wendy Behary, seorang terapis yang mengamati bagaimana dark empaths berusaha mengendalikan pasangan atau kolega mereka.

3. Isolasi Sosial

Dark empaths sering mencoba memisahkan Anda dari orang-orang terdekat, untuk membuat Anda lebih bergantung pada mereka. Ini adalah bentuk gaslighting yang dapat membuat Anda meragukan realitas dan keputusan Anda sendiri.

4. Perilaku Negatif terhadap Orang Lain

Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain. Apakah mereka hanya menunjukkan kebaikan kepada beberapa orang tertentu, atau justru merendahkan orang lain untuk meningkatkan harga diri mereka?

Kenapa Dark Empaths Menarik untuk Dibahas?

Konsep dark empath menarik karena mereka memadukan dua hal yang bertentangan: kepedulian yang mendalam dengan manipulasi yang licik. Inilah yang menjadikan mereka sangat berbahaya, terutama dalam hubungan pribadi dan profesional.

Seperti yang dijelaskan oleh Nadja Heym, salah satu peneliti di bidang ini, dark empaths sering kali dapat menunjukkan sisi baik mereka untuk membangun hubungan yang tampak tulus, namun di balik itu ada agenda tersembunyi.

Kesimpulannya, waspada terhadap mereka dengan kecenderungan dark empaths sangat penting, karena mereka bisa sangat lihai dalam menyembunyikan niat buruk mereka.

Namun, dengan mengenali tanda-tanda manipulasinya—seperti perhatian yang berlebihan, kecenderungan untuk mengisolasi, dan motif tersembunyi—Anda bisa melindungi diri dari potensi bahaya.

Mengambil waktu untuk mengevaluasi perilaku seseorang, baik dalam hubungan pribadi maupun profesional, adalah langkah pertama untuk menghindari manipulasi yang merusak. Semoga artikel ini bermanfaat!

EDITOR: Setyo Adi Nugroho