JawaPos.com - Menjalin hubungan jangka panjang membutuhkan usaha dari kedua belah pihak. Namun, tanpa disadari, ada kebiasaan sehari-hari yang bisa perlahan mengikis gairah cinta.
Menurut psikolog, kebiasaan-kebiasaan tertentu bisa membuat hubungan terasa hambar. Bahkan jika terus dibiarkan dapat menyebabkan masalah yang serius.
Dilansir dari laman Hack Spirit pada Minggu (3/11), simak enam kebiasaan yang bisa menghilangkan gairah cinta dalam hubungan!
1. Meremehkan Satu Sama Lain
Kebiasaan meremehkan pasangan sering kali terjadi tanpa kita sadari. Bisa saja kamu merasa sudah tahu segalanya tentang pasangan atau menganggap hal-hal yang dia lakukan tidak sepenting yang kamu lakukan.
Misalnya, menyepelekan pekerjaan atau hobi pasangan. Dalam jangka panjang, sikap ini bisa membuat pasangan merasa tidak dihargai, yang akhirnya menghilangkan rasa cinta.
Cobalah untuk saling menghargai hal-hal kecil yang dilakukan pasangan dan mengapresiasi usahanya.
2. Mengabaikan Ajakan Pasangan untuk Terkoneksi
Ketika salah satu dari kalian mencoba mengajak bicara atau melakukan aktivitas bersama. Namun ajakan tersebut sering diabaikan, ini bisa menjadi awal keretakan hubungan.
Mengabaikan ajakan pasangan untuk terkoneksi adalah kebiasaan yang bisa mengikis ikatan emosional. Jika kamu terlalu sibuk atau tidak merasa tertarik lagi dengan ajakannya, pasangan bisa merasa tidak dianggap penting.
Mulailah mengalokasikan waktu untuk beraktivitas bersama, bahkan untuk hal-hal kecil seperti berbincang santai atau sekadar menonton film.
3. Terjebak dalam Rutinitas yang Itu-itu Saja
Rutinitas yang monoton sering kali menjadi musuh terbesar dalam hubungan jangka panjang. Terjebak dalam pola kegiatan yang sama setiap hari dapat membuat hubungan terasa membosankan.
Cobalah untuk melakukan sesuatu yang berbeda bersama pasangan, seperti menjajal tempat makan baru, merencanakan liburan singkat, atau mencoba hobi baru bersama. Hal-hal kecil ini bisa mengembalikan semangat dan rasa antusias dalam hubungan.
4. Berhenti Merawat Diri dan Berdandan
Menjaga penampilan bukan hanya soal terlihat menarik bagi pasangan, tetapi juga untuk menjaga rasa percaya diri. Saat seseorang berhenti merawat diri atau tidak lagi berdandan, ini bisa memberikan sinyal bahwa dia tidak lagi peduli dengan kesan yang ditampilkan pada pasangan.
Bukan berarti kamu harus selalu tampil sempurna, tetapi merawat diri bisa menjadi salah satu cara menunjukkan perhatian terhadap pasangan.
5. Menghentikan Persahabatan dengan Pasangan
Saat awal menjalin hubungan, biasanya kita menganggap pasangan sebagai sahabat yang bisa diajak berbagi segalanya. Namun, seiring waktu, beberapa pasangan berhenti saling curhat atau berbagi cerita sehari-hari.
Kehilangan persahabatan dalam hubungan bisa membuat hubungan terasa hambar. Cobalah untuk tetap membangun persahabatan dengan pasangan, tetap saling curhat, tertawa bersama, dan berbagi pengalaman seperti saat awal berhubungan.
6. Menggantungkan Kebahagiaanmu Hanya pada Pasangan
Mengandalkan pasangan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan bisa menjadi beban bagi hubungan. Kebiasaan ini bisa membuat pasangan merasa tertekan dan akhirnya kehilangan daya tarik.
Sebaliknya, penting untuk tetap memiliki kegiatan dan minat pribadi yang membuatmu bahagia di luar hubungan. Dengan menjaga kemandirian emosional, kamu bisa tetap memiliki keseimbangan dalam hubungan, yang akan membuatmu dan pasangan lebih bebas dan bahagia bersama.
Membangun hubungan yang awet dan penuh cinta membutuhkan usaha dari kedua belah pihak. Kebiasaan-kebiasaan di atas mungkin tampak sepele, tetapi bisa berdampak besar pada kualitas hubungan jika tidak segera diperbaiki.
Cobalah untuk lebih peka dan introspektif terhadap kebiasaanmu, dan jangan ragu untuk berkomunikasi dengan pasangan demi menjaga hubungan tetap hangat dan penuh kasih.