JawaPos.com - Menjadi orang tua memang cukup berat dijalani karena memiliki tugas serta tanggung jawab yang besar. Mereka harus sabar, tekun, dan ikhlas dalam merawat anak.
Terutama saat merawat mereka dalam masa pertumbuhan, orang tua memiliki banyak tantangan dalam menanamkan kebiasaan serta nilai-nilai kehidupan pada buah hatinya.
Salah satu yang sering menjadi tantangan para orang tua adalah menghadapi anak yang suka makan lambat, meskipun terlihat sepele tapi itu bisa memberikan dampak kurang baik pada buah hati.
Mengutip dari laman Ibupedia pada (26/08) ketahui 6 karakteristik anak yang suka makan lambat, diantaranya adalah :
1. Suka Bermain-main dengan Makanannya
Ketika anak diberikan sepiring nasi oleh orang tuanya, mereka hanya memainkan makanan itu dengan sendok sambil duduk di kursi, tapi tidak ada satupun suapan yang masuk ke mulutnya.
2. Tidak Menyentuk Makanan Lebih Hampir 30 Menit
Ada anak yang memilih tidak menyentuh makanannya sama sekali, bahkan bisa berlangsung selama 30 menit.
Bahkan ia lebih memilih melakukan hal lain seperti memainkan mainannya atau hanya melamun.
3. Menaruh Satu Suapan Makanan Dimulut Tanpa Dikunyah
Anak yang makannya lambat juga bisa ditandai dengan memasukkan sendok ke dalam mulutnya dalam waktu lama.
Baca Juga: Pria yang Tak Lagi Merasakan Cinta dalam Hubungan Punya 7 Tanda Psikologis, Apa Saja?
Ia memang menyendok makanannya dengan benar, namun setelah sendoknya masuk ke mulut, ia malah mengemutnya tanpa dikunyah.
4. Mengunyah Makanan Tanpa Ditelan
Anak yang seperti ini akan mengunyah makanannya tapi dengan sangat lambat sehingga makanan tersebut ada dalam mulut di waktu yang cukup lama.
5. Selalu Minum di Setiap Suapannya
Baca Juga: Simak Arti dan Makna Lengkap Menyilangkan Tangan ke Depan Saat Duduk Maupun Berdiri
Anak yang makannya lambat biasanya akan minum setiap selesai menyuap makanannya. Ini akan membuat perutnya lebih cepat kenyang sehingga proses makannya jadi lebih lama.
6. Perlu Diingatkan untuk Menelan atau Mengunyah
Kebiasaan anak makan dengan lambat juga bisa dilihat dari tanda bahwa ia perlu selalu diingatkan untuk menelan atau mengunyah. Karena kalau tidak diingatkan, akan terus menahan makanannya di dalam mulut.
Dari berbagai karakteristik anak yang suka lambat makan ini bisa timbul dampak buruk bagi tubuhnya seperti giginya bisa keropos, kekurangan nutrisi, dan menjadi susah makan.
Mengutip dari laman Universitas Airlangga, lain halnya jika makan lambat ini terjadi pada orang dewasa yang banyak memiliki manfaat, diantaranya dapat megontrol jumlah makanan, mengurangi asupan kalori, hingga bisa lebih menikmati makanannya.