JawaPos.com – Menjalin hubungan pribadi bisa menjadi begitu rumit dan tidak semua hubungan bermanfaat.
Terkadang, apa yang tampak seperti pertemanan positif sebenarnya memiliki sifat-sifat buruk yang memengaruhi kesehatan mental dan emosional.
Faktanya, dikutip dari Times of India, Rabu (7/8), terdapat lima tanda teman toxic yang perlu Anda waspadai.
Dengan mengenali tanda-tanda ini sejak dini diharapkan dapat membantu Anda menjalin hubungan yang lebih sehat dengan orang terpercaya.
Negativitas yang terus-menerus
Teman toxic sering kali membawa perasaan negatif mendalam.
Jika terus-menerus merasa energi terkuras, putus asa, atau tidak bahagia di dekatnya, perasaan negatif mereka mungkin memengaruhi suasana hati Anda.
Keluhan atau kritik yang terus-menerus dapat secara bertahap merusak rasa positif Anda sendiri.
Perilaku yang berfokus pada diri sendiri
Pertemanan yang sehat melibatkan dukungan dan pengertian bersama. Sebaliknya, teman toxic menunjukkan pola mementingkan diri sendiri.
Mereka hanya berfokus pada kebutuhan dan masalah mereka sendiri sambil mengabaikan kebutuhan dan masalah Anda.
Jika Anda sering merasa hanya menjadi tempat curhat bagi masalah mereka tanpa menerima dukungan serupa, ketidakseimbangan ini bisa jadi merupakan tanda toxic.
Perilaku manipulatif
Manipulasi merupakan ciri khas pertemanan yang beracun.
Hal ini dapat mencakup rasa bersalah, pemerasan emosional, atau memutarbalikkan situasi untuk membuat Anda merasa bertanggung jawab atas perasaan atau tindakan mereka.
Jika sering meminta maaf atau mengubah perilaku untuk memenuhi tuntutan mereka, Anda mungkin berhadapan dengan teman yang manipulatif.
Mengabaikan batas-batas
Menghormati batasan pribadi sangat penting dalam setiap pertemanan yang sehat.
Seorang teman toxic mungkin sering melanggar batasan ini, entah mengganggu ruang pribadi Anda, terlalu banyak berbagi, atau menuntut waktu dan perhatian Anda pada waktu yang tidak tepat.
Saling menghormati batasan jadi kunci untuk menjaga hubungan yang seimbang.
Dukungan tidak dapat diandalkan
Kepercayaan dan keandalan merupakan dasar dari pertemanan yang kuat.
Jika teman Anda sering tidak dapat diandalkan, mengingkari janji, atau tidak mendukung saat Anda membutuhkannya, ketidakkonsistenan ini dapat mengindikasikan masalah serius.
Teman toxic mungkin hanya hadir saat dibutuhkan, membuat Anda merasa tidak didukung selama masa-masa kritis.