JawaPos.Com - Semakin canggih teknologi zaman sekarang sangat tidak bisa dipisahkan dari dunia maya maupun gadget dalam kehidupan sehari-hari. Karena setiap detiknya adalah momen berharga bagi sebagian orang yang harus diabadikan.
Tak jarang setiap pertemuan kita melakukan foto bersama atau sekedar selfie. Namun sayangnya bagi sebagian orang berfoto adalah sebuah kesulitan sehingga ada individu yang tidak suka berfoto.
Orang yang tidak suka berfoto ternyata dipengaruhi banyak faktor. Hal tersebut bisa dapat menggambarkan kepribadian seseorang dari sisi psikologi.
Dilansir dalam jurnal Neliti, foto selfie berkaitan dengan citra yang dipersepsikan seseorang kepada dirinya, karena setiap orang ingin menampilkan sisi terbaiknya saat berfoto. Berdasarkan sisi psikologi seseorang yang tidak suka berfoto memiliki banyak alasan.
6 Kepribadian Seseorang yang Tidak Suka Berfoto
Rasa tidak nyaman dengan penampilan diri
Bagi seseorang yang menghindari untuk berfoto mungkin ada alasan fisik yang merasa dirinya kurang. Seringkali ia tidak percaya diri dan selalu merasa kurang dalam diri.
Rasa kurang puas atas penampilan bisa menyebabkan seseorang tidak ingin berada di depan kamera. Self esteem yang rendah akan mengakibatkan seseorang menghindari dan enggan untuk dilihat atau mencolok pada kehidupan sosial.
Kepribadian introvert
Cenderung tertutup, tipe orang yang introvert biasanya tidak biasa untuk menonjolkan dirinya di depan orang lain. Bagi beberapa orang ia merasa orang lain akan memperhatikan gerak geriknya saat berfoto di lingkungan terbuka.
Introvert seringkali menghindari aktivitas yang melibatkan interaksi sosial dan lebih menyukai privasi. Berfoto maupun upload menjadi hal yang dianggap kurang nyaman untuk dilakukan.
Baca Juga: Catat! 6 Cara Merawat Rambut Keriting yang Ampuh agar Mudah Diatur
Perfeksionisme
Orang yang perfeksionis mungkin merasa bahwa hasil foto mereka tidak pernah cukup baik atau sempurna, sehingga mereka menghindari berfoto. Hal tersebut karena memiliki standar yang tinggi.
Seringkali seorang yang perfectionist menghindari sebuah kritikan, mereka dikenal dengan orang yang detail sehingga mereka tidak ingin foto tidak terlihat sempurna.
Privasi
Beberapa orang merasa terjaga dan tetap aman untuk tidak berfoto serta mengunggahnya. Tipe ini sangat menghargai privasi dirinya dan orang lain dan merasa bahwa berfoto, terutama jika dibagikan di media sosial, melanggar batasan privasi mereka.
Media yang jangkauannya sangat luas, mengakibatkan sebagian orang sangat menghargai privasi diri nya. Dengan berfoto menjadi momok menakutkan, seperti jejak digital yang tidak pernah hilang.
Kecemasan sosial
Takut akan judge orang lain menjadi salah satu alasan tipe ini tidak suka ber foto. Orang yang mengalami kecemasan sosial mungkin merasa cemas atau tidak nyaman saat berfoto, terutama dalam situasi sosial atau di depan umum.
Merasa tidak nyaman dan canggung saat berfoto sering kali dirasakan oleh sebagian orang, itu mengapa ada orang yang selalu menghindari kamera. Menjadi pusat perhatian juga adalah hal yang sangat berat bagi orang yang tidak suka berfoto.
Pengalaman masa lalu
Pengalaman negatif yang pernah dialami, seperti kritik atau ejekan terkait foto mereka, bisa membuat seseorang tidak ingin untuk berfoto lagi. Hal ini sering terjadi bagi beberapa orang yang punya rasa trauma atas komentar buruk orang lain.
Masa lalu yang buruk dapat berdampak hingga masa depan seseorang. Karena tidak mudah bagi sebagian orang untuk berdamai dengan pengalaman masa lalu yang buruk.
Ketidaksukaan terhadap media sosial
Orang yang tidak suka menggunakan media sosial mungkin juga menghindari berfoto karena mereka tidak ingin fotonya tersebar atau dilihat oleh banyak orang. Sering terjadi pada orang yang menjaga privasi kehidupanya.
Bagi orang yang tidak bermain media sosial, ketertarikan di dunia foto juga akan berkurang. Seringkali tipe individu seperti ini mendokumentasikan sekitarnya bukan dirinya.
Demikian beberapa hal yang menggambarkan kepribadian seseorang yang tidak suka berfoto, bukan hanya karena insecure. Banyak faktor yang mendasari sehingga lebih baik menghargai orang tipe ini. ***