← Beranda

Kerap Bikin Naik Darah, Berikut 10 Cara Mengatasi Anak yang Sulit Makan

Hanny SuwindariMinggu, 2 Juni 2024 | 13.40 WIB
Ilustrasi memberikan makanan sehat pada anak. (Pexels/Alex Green).

JawaPos.com - Makan adalah menjadi salah satu sumber tenaga yang diperlukan tubuh, agar bisa melakukan berbagai kegiatan setiap hari.

Namun terkadang anak-anak sulit untuk mengonsumsi makanan, atau bahkan tidak mau makan sama sekali.

Apalagi ada Waktu tertentu anak-anak tidak nafsu untuk makan hingga membuat orang tua kesal atau naik darah.

Mengatasi sulit makan merupakan salah satu tantangan terbesar bagi para orang tua.

Berikut adalah beberapa strategi yang dapat membantu:

1.Jadwalkan Waktu Makan yang Teratur

Pastikan anak memiliki waktu makan yang teratur untuk sarapan, makan siang, dan makan malam, serta camilan sehat di antara waktu makan utama.

2. Buat Suasana Makan yang Menyenangkan

Hindari tekanan atau paksaan saat makan. Ciptakan suasana yang menyenangkan dan santai saat makan, agar anak merasa nyaman.

3. Sajikan Porsi Kecil

Mulailah dengan porsi kecil untuk menghindari perasaan terintimidasi oleh jumlah makanan yang banyak. Anak bisa minta tambahan jika mereka masih lapar.

Baca Juga: Selain Wortel, 8 Sayuran Ini Baik Untuk Kesehatan Mata Jika Dikonsumsi Secara Rutin

4. Libatkan Anak dalam Persiapan Makanan

Ajak anak untuk terlibat dalam memilih menu, berbelanja bahan makanan, atau membantu di dapur. Ini bisa meningkatkan minat mereka terhadap makanan.

5. Berikan Pilihan yang Sehat

Sajikan berbagai pilihan makanan sehat dan biarkan anak memilih apa yang ingin mereka makan. Pastikan ada variasi dalam menu untuk menjaga minat mereka.

6. Batasi Camilan Tidak Sehat

Hindari memberikan camilan tidak sehat yang bisa mengurangi nafsu makan anak saat waktu makan utama tiba.

7. Jadilah Contoh yang Baik

Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka. Tunjukkan kebiasaan makan yang sehat dan tunjukkan bahwa Anda juga menikmati makanan yang Anda sajikan.

8. Hindari Pengalihan Perhatian

Selama waktu makan, jauhkan mainan, televisi, atau gadget lainnya yang bisa mengalihkan perhatian anak dari makanan.

9. Perkenalkan Makanan Baru dengan Perlahan

Jangan terburu-buru dalam memperkenalkan makanan baru. Berikan dalam porsi kecil dan campurkan dengan makanan yang sudah mereka sukai.

Baca Juga: Rasa Mie Instan Memang Menggoda, Tapi Ternyata Miliki Banyak Bahaya Jika Dikonsumsi Terlalu Sering

10. Berikan Pujian dan Dukungan

Berikan pujian ketika anak mencoba makanan baru atau menyelesaikan makanannya. Pujian positif dapat mendorong perilaku yang baik.

Jika masalah makan anak Anda sangat mengkhawatirkan, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi anak untuk mendapatkan saran dan bantuan lebih lanjut.

Dengan kesabaran dan pendekatan yang konsisten, anak yang sulit makan dapat menjadi lebih terbuka untuk mencoba dan menikmati berbagai makanan sehat.

EDITOR: Hanny Suwindari