JawaPos.com - Ashwagandha adalah tanaman obat yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional India sejak lama.
Nama ilmiahnya adalah Withania somnifera dan sering dijuluki sebagai ginseng India karena manfaatnya yang sangat luar biasa bagi kesehatan tubuh.
Akar tanaman ini yang biasa digunakan sebagai obat. Ashwagandha dikenal mampu membantu mengurangi stres, meningkatkan energi, dan memperbaiki kualitas tidur.
Selain itu, ada banyak manfaat lain yang dimiliki tanaman ashwagandha. Dilansir dari laman Healthline pada (27/5), berikut ini beberapa manfaat tanaman herbal tersebut.
Dapat meningkatkan fungsi otak, termasuk daya ingat
Satu tinjauan dari lima studi klinis menemukan bukti awal bahwa ashwagandha dapat meningkatkan fungsi kognitif pada populasi tertentu, termasuk orang dewasa yang lebih tua dengan gangguan kognitif ringan dan orang dengan skizofrenia.
Sebuah penelitian pada 50 orang dewasa menunjukkan bahwa mengonsumsi 600 mg ekstrak ashwagandha per hari selama 8 minggu menghasilkan peningkatan yang signifikan pada:
- memori langsung dan umum
- perhatian
- kecepatan pemrosesan informasi
Para peneliti mencatat bahwa senyawa yang ditemukan dalam ashwagandha, memiliki efek antioksidan di otak yang dapat bermanfaat bagi kesehatan kognitif.
Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum para ahli dapat menarik kesimpulan yang kuat.
Dapat membantu meningkatkan kualitas tidur
Banyak orang mengonsumsi ashwagandha untuk meningkatkan kualitas tidur dan beberapa bukti menunjukkan bahwa tanaman ini memang dapat membantu mengatasi masalah tidur.
Sebagai contoh, sebuah penelitian dilakukan pada 50 orang dewasa berusia 65-80 tahun yang mengonsumsi 600 mg akar ashwagandha per hari selama 12 minggu.
Berdasarkan penelitian ini, tanaman ashwagandha dapat meningkatkan kualitas tidur dan kewaspadaan mental saat bangun tidur dibandingkan dengan pengobatan plasebo.
Hasilnya lebih jelas pada orang yang mengalami insomnia dan pada mereka yang mengonsumsi lebih dari 600 mg setiap hari selama 8 minggu atau lebih.
Dapat mengurangi gejala beberapa kondisi gangguan mental
Beberapa bukti menunjukkan bahwa ashwagandha dapat membantu mengurangi gejala kondisi kesehatan mental lainnya, termasuk depresi pada populasi tertentu.
Dalam sebuah penelitian, para peneliti melihat efek ashwagandha pada 66 orang dengan skizofrenia yang mengalami depresi dan kecemasan.
Mereka menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi 1.000 mg ekstrak ashwagandha setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan depresi dan kecemasan.
Hal ini lebih besar jika dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi plasebo
Penelitian terbatas dari tahun 2013 juga menunjukkan bahwa ashwagandha dapat membantu memperbaiki gangguan kognitif pada orang dengan gangguan bipolar.
Baca Juga: Raih Perhatian Lebih! Drama The Atypical Family Berhasil Capai Peringkat Tertinggi
Sebuah tinjauan tahun 2021 menyimpulkan bahwa ashwaghanda dapat membantu mengatasi depresi, kecemasan, insomnia, dan masalah kesehatan mental dan neurologis lainnya.
Dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan
Ashwagandha paling dikenal karena dapat membantu mengurangi stres. Ini diklasifikasikan sebagai adaptogen, zat yang membantu tubuh mengatasi stres.
Ashwagandha dapat membantu mengendalikan mediator stres dan mengurangi aktivitas sumbu (hipotalamus hipofisis adrenal), sebuah sistem dalam tubuh Anda yang mengatur respons stres.
Penelitian menunjukkan bahwa suplemen Ashwagandha dapat membantu meredakan stres dan kecemasan.
Dalam sebuah penelitian kecil yang dilakukan dengan 58 partisipan yang mengonsumsi 250 atau 600 mg ekstrak ashwagandha selama 8 minggu.
Penelitian ini menunjukkan bahwa lebih berkurang stres dan kadar hormon stres kortisol dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi plasebo.
Mereka yang mengonsumsi suplemen ashwagandha juga mengalami peningkatan kualitas tidur dibandingkan dengan kelompok plasebo.
Penelitian lain pada 60 orang menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 240 mg ekstrak ashwagandha per hari selama 60 hari mengalami penurunan kecemasan yang signifikan.
Namun, tinjauan studi tahun 2021 menyimpulkan bahwa tidak ada cukup bukti untuk membentuk konsensus tentang dosis dan bentuk ashwagandha yang paling tepat untuk mengobati gangguan neuropsikiatri yang berhubungan dengan stres seperti kecemasan.
Itulah beberapa manfaat luar biasa yang dimiliki oleh tanaman herbal ashwagandha. Jika ingin mengonsumsinya sebagai suplemen atau obat, hendaknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.