JawaPos.com - Penggunaan sunscreen atau tabir surya memiliki peran untuk melindungi kulit dari radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dapat menimbulkan gejala, seperti kemerahan, iritasi, hingga kulit terasa terbakar.
Selain itu, berkegiatan di luar ruangan tanpa menggunakan sunscreen juga dapat membahayakan kulit dan menyebabkan timbulnya gejala, seperti bintik hitam, hingga terkena kanker kulit.
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak dengan berbagai aktivitas di luar ruangan, harus menggunakan sunscreen untuk menghindari bahaya terpapar sinar matahari langsung.
Menjadi pertanyaan, apakah boleh penggunaan sunscreen pada anak?
Pada usia berapa anak diperbolehkan menggunakan sunscreen? Bagaimana cara memilih sunscreen untuk anak?
Untuk menghilangkan semua pertanyaan dan kekhawatiran tersebut, berikut usia yang diperbolehkan dan cara memilih sunscreen untuk anak.
Usia Berapa Anak Bisa Pakai Sunscreen?
Baca Juga: 10 Jenis Obat Ini Tak Boleh Dicampur dengan Alkohol, Memicu Berbagai Efek Samping Bagi Tubuh
Semua anak dengan warna kulit apa pun membutuhkan perlindungan terhadap sinar matahari, setidaknya memakai sunscreen dengan SPF 30 atau lebih tinggi dari itu.
Meski anak dengan kulit gelap memiliki melanin yang lebih protektif, kemungkinan mengalami sengatan matahari yang menyakitkan dapat terjadi.
Sehingga penggunaan sunscreen pada anak berkulit gelap tetap direkomendasikan agar dapat melindungi kulit dengan optimal.
Adapun batasan usia anak menggunakan sunscreen yaitu dimulai dari enam bulan. Dilansir dari skincancer.org, mengenalkan sunscreen dapat dimulai dari anak usia enam bulan.
Tetapi dianjurkan pada usia tersebut, menghindari bahaya sinar matahari dengan cara mencari tempat teduh atau membatasi anak terpapar sinar matahari langsung.
Cara Memilih Sunscreen pada Anak
Dilansir dari kidshealth.org, langkah pertama yang perlu diperhatikan sebelum membeli, yaitu dengan memastikan bahwa produk yang ingin dibeli, memiliki keterangan dapat digunakan untuk anak.
Selain itu, penting memperhatikan label tabir surya, seperti memiliki SPF 30 atau lebih tinggi, melindungi paparan sinar UVA serta UVB, tahan air, dan dapat digunakan pada anak-anak.
Tidak hanya itu, pilih sunscreen yang mengandung seng oksida dan titanium oksida, dimana bahan tersebut tidak memerlukan penyerapan pada kulit untuk bekerja , sehingga kecil kemungkinan menimbulkan reaksi terhadap kulit sensitif.
Jangan memilih sunscreen yang mengandung PABA, karena dapat menyebabkan alergi. Tidak hanya itu, hindari bahan oxybenzone yang mungkin memiliki sifat hormonal.
Tahap selanjutnya adalah mencoba memakai sunscreen di pergelangan tangan anak. Perhatikan tanda-tanda iritasi yang mungkin memerlukan beberapa hari untuk terlihat.
Setelah dirasa cocok dan tidak menimbulkan iritasi, penggunaan sunscreen pada anak dapat dilakukan sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Berikut cara dan waktu menggunakan sunscreen pada anak.
Cara dan Waktu yang Tepat Menggunakan Sunscreen Pada Anak
1. Mengoleskan tabir surya pada anak dapat dilakukan 15 hingga 30 menit sebelum beraktivitas atau pergi ke luar ruangan.
2. Oleskan secara merata, sampai telinga, tangan, kaki, bahu, dan bagian belakang leher, selain itu pada saat mengoleskan harus dengan takaran yang sesuai, dapat dilihat pada kemasan.
3. Oleskan kembali tabir surya sesering mungkin, atau dua jam sekali. Selain itu dapat dioleskan kembali setelah anak berkeringat atau berenang.
Oleh karena itu, selain perlu waspada terhadap bahaya sinar matahari, para orang tua harus paham memilih dan menggunakan sunscreen pada anak.