← Beranda

Dijamin Bikin Nagih, Ini Dia 10 Rekomendasi Street Food Jakarta Paling Legendaris

Lania MonicaSenin, 20 Oktober 2025 | 06.41 WIB
Ilustrasi rekomendasi street food Jakarta yang paling legendaris (freepik)

JawaPos.com - Jakarta, kota yang dikenal dengan gedung pencakar langit dan hiruk pikuk kehidupan urban, ternyata menyimpan pesona kuliner jalanan yang tak kalah menggoda.

Di balik padatnya lalu lintas dan kehidupan yang serba cepat, berbagai kuliner kaki lima tetap bertahan sebagai ikon rasa dan kenikmatan yang mampu memikat siapa pun yang mencicipinya.

Dari yang manis hingga pedas, dari jajanan tradisional hingga olahan modern, kuliner jalanan Jakarta menjadi cerminan kekayaan cita rasa khas Nusantara yang terus hidup di tengah modernisasi.

Dilansir dari laman kanal YouTube 10 Best ID, Minggu (20/10), berikut adalah 10 rekomendasi street food Jakarta yang wajib Anda coba, lengkap dengan keunikan dan cita rasa yang membuatnya melegenda hingga kini.

1. Gulai Tikungan (Gultik) Blok M

Terletak di tikungan Jalan Mahakam, Gultik menjadi legenda kuliner malam Jakarta. Hidangan gulai sapi dengan campuran urat, tetelan, hingga jeroan ini disajikan dalam porsi kecil namun kaya rasa.

Harga yang terjangkau, sekitar Rp10.000–Rp18.000, membuatnya selalu ramai diserbu pecinta kuliner, terutama saat malam hari.

2. Roti Bakar Edi

Roti Bakar Edi telah menjadi ikon kuliner malam ibu kota dengan berbagai cabang di Jakarta.

Menawarkan aneka varian rasa mulai dari manis hingga gurih, roti bakar ini cocok untuk dinikmati bersama teman di waktu santai. Teksturnya yang lembut dan topping melimpah membuat siapa pun sulit menolak pesonanya.

3. Warung Warindo Abang Adek

Siapa tak kenal mie pedas legendaris ini? Terletak di kawasan Tomang, Warindo Abang Adek terkenal dengan mie super pedas hingga 100 cabai.

Bagi pecinta tantangan kuliner, tempat ini wajib dikunjungi. Rasa gurih mie berpadu sempurna dengan sensasi pedas yang menggigit.

4. Bubur Ayam Barito

Berlokasi di kawasan Barito, bubur ayam ini selalu ramai pengunjung sejak pagi hingga malam.

Cita rasa gurih, topping melimpah seperti cakue, kacang, ayam suwir, dan kerupuk renyah menjadikan hidangan ini istimewa. Aromanya yang harum menggoda menjadikan bubur ini viral dan digemari banyak orang.

5. Seafood 68 Santa

Untuk pecinta makanan laut, Seafood 68 Santa adalah surga kuliner. Buka sejak sore, tempat ini selalu penuh antrean.

Menu seperti otak-otak, kerang, kepiting, dan ikan bakar disajikan dengan bahan segar dan bumbu khas yang menggugah selera. Tak heran tempat ini disebut sebagai salah satu spot seafood terbaik di Jakarta.

6. Tongseng Anti Kolesterol Pak Kadir

Berada di kawasan Gambir, tongseng kambing muda ini terkenal karena kombinasi uniknya dengan potongan nanas segar.

Rasa gurih dan manis berpadu menciptakan sensasi segar di lidah. Konsep “anti kolesterol”-nya menarik perhatian banyak penikmat kuliner yang ingin menikmati kambing tanpa rasa bersalah.

7. Sate Padang Ajo Ramon

Sejak 1980-an, Sate Padang Ajo Ramon menjadi salah satu kuliner legendaris Jakarta. Daging lembut berpadu dengan kuah kental penuh rempah khas Padang. Kini,

Ajo Ramon memiliki beberapa cabang seperti di Kalibata dan Kelapa Gading, memudahkan pecinta sate untuk menikmati rasanya tanpa harus jauh ke Kebayoran.

8. Nasi Uduk Kebon Kacang

Sudah ada sejak 1960-an, nasi uduk ini menjadi bagian sejarah kuliner Jakarta. Nasi gurih berpadu dengan lauk seperti ayam goreng, tempe, dan jeroan menciptakan kombinasi rasa yang tak tertandingi.

Cabangnya yang tersebar hingga ke mal membuatnya mudah diakses kapan saja.

9. Mie Ayam Gondangdia

Didirikan pada tahun 1968, Mie Ayam Gondangdia dikenal karena cita rasa otentik yang tetap terjaga.

Kuah gurih, mie lembut, dan topping bakso atau pangsit menjadikan setiap suapan kaya rasa nostalgia. Tempat ini menjadi saksi perjalanan panjang kuliner Tionghoa-Indonesia di ibu kota.

10. Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

Sejak 1958, warung ini tak pernah sepi. Nasi goreng berbumbu rempah khas berpadu dengan potongan daging kambing yang empuk menghadirkan sensasi rasa kuat dan autentik.

Sederhana namun legendaris, kuliner ini telah menjadi ikon nasi goreng Jakarta yang wajib dicicipi setidaknya sekali seumur hidup.

EDITOR: Hanny Suwindari