← Beranda

TikToker dan Penjual Oseng Telur Viral Kolaborasi, Sulap Dagangan Telur Oseng Gerobakan jadi Restoran

Banu AdikaraMinggu, 19 Oktober 2025 | 22.09 WIB
salah satu menu Oseng Endok. (Istimewa)

JawaPos.com - Ide sederhana dari seporsi telur oseng yang dijual di gerobakan pinggir jalan ternyata bisa menjelma menjadi restoran penuh inovasi. Hal ini dipraktikkan oleh kreator konten TikTok Ello MG bersama Pewlin, seorang penjual oseng telur gerobakan yang sempat viral di media sosial.

Bersama-sama, mereka mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah restoran bernama Oseng Endok yang sudah resmi dibuka di Ruko Graha, Jl. KH. Hasyim Ashari No.9K, Ciledug, Tangerang, pada Sabtu (18/10/2025).

Berdirinya restoran tersebut berawal ketika Ello menemukan gerobak Oseng Endok milik Pewlin yang ramai diperbincangkan warganet.

Baca Juga: Drama Besar di Timnas Indonesia: Tekanan Pemain Naturalisasi Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

“Waktu itu dia mention aku di TikTok, aku samperin. Saat aku coba ternyata rasanya enak banget dan paling proper kalau dijadikan menu untuk restoran,” ungkap Ello dalam keterangan tertulisnya.

Melihat potensi besar tersebut, Ello kemudian mengakuisisi usaha ini dan mengembangkannya menjadi restoran dengan manajemen profesional, tanpa mengubah cita rasa khas yang sudah disukai pelanggan.

Transformasi Oseng Endok tidak hanya terjadi dari sisi konsep dan tampilan, tetapi juga pada operasional, riset rasa, dan variasi menu. Hasil pengembangan yang dilakukan Ello bersama tim meningkatkan kualitas rasa hingga 80 persen lebih baik dari versi awal. 

Baca Juga: Drama Besar di Timnas Indonesia: Tekanan Pemain Naturalisasi Diduga Jadi Pemicu Jatuhnya Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert

Semua menu disajikan dengan nasi putih atau nasi jeruk beraroma daun jeruk lengkap dengan jukut goreng, telur krispi, dan pilihan sambal, baik sambal hijau atau sambal iris. 

“Dulu konsepnya gerobakan, sekarang kami bikin menjadi restoran yang lebih nyaman dengan ruangan ber-AC, tapi tetap membawa suasana rumahan,” kata Ello. 

 

Menariknya, meski kualitas meningkat, harga justru dibuat lebih terjangkau. “Dulu Pewlin jual sekitar Rp15 ribu, sekarang malah turun jadi Rp13 ribu untuk menu paling murah. Biar semua masyarakat bisa nyobain dan pasti balik lagi,” tuturnya.

 

Dalam pengelolaannya, Oseng Endok juga bekerja sama dengan grup Sambal Bakar Indonesia. Peluncuran restoran Oseng Endok ini menjadi langkah baru bagi Ello MG dalam menghadirkan pengalaman kuliner sederhana yang autentik. Dalam acara pembukaan, Ello menyiapkan 500 porsi gratis untuk pengunjung. 

Oseng Endok juga menyediakan promo menarik berupa program tukar telur, di mana selama satu bulan penuh masyarakat dapat menukarkan satu butir telur untuk mendapatkan satu porsi oseng endok gratis. “Setiap hari kami sediakan 100 porsi gratis, cukup tukar satu telur aja, nanti akan mendapatkan satu porsi oseng endok secara gratis,” tutupnya.

 

EDITOR: Banu Adikara