JawaPos.com - Pasar Blauran merupakan salah satu lokasi yang patut menjadi perhatian para pecinta makanan lokal di Kota Surabaya.
Pasar ini menyediakan banyak ragam kuliner dan jajanan khas tradisional. Mulai dari yang rasanya klasik sampai dengan modern.
Selain itu, aneka jajanan tradisional di Pasar ini juga memiliki harga yang terjangkau dengan kualitas rasa yang tidak kalah dengan restoran. Menjadikannya sangat layak untuk dikunjungi.
Dilansir dari berbagai, Kamis (29/5), berikut tiga rekomendasi kuliner yang sangat layak untuk dicoba oleh siapa pun yang mengunjungi pasar ini.
1. Es Dawet – Harga Rp7.000,-
Menu pertama wajib dicicipi adalah sajian es tradisional yang oleh para pedagang setempat disebut sebagai “es dawet”.
Meskipun dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp7.000,- per porsi, komposisi isiannya sangat kaya.
Terdiri atas ketan hitam, cenil mutiara, bubur daun, dan disajikan dengan kuah santan yang gurih dan menyegarkan.
Minuman ini paling nikmat dikonsumsi pada saat cuaca sedang terik, karena sensasi dingin dan manisnya sangat menyegarkan tubuh. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa rasanya benar-benar memuaskan.
2. Lontong Mie Khas Surabaya – Harga Rp15.000,-
Lontong mie adalah salah satu makanan khas Surabaya yang cukup populer. Dengan harga Rp15.000,- per porsi, sajian ini terdiri atas lontong, mi, lentho (olahan kacang tolo goreng), tauge, kerupuk, dan yang menjadi ciri khas dari versi Pasar Belauran adalah penggunaan tahu kuning sebagai pelengkap utama.
Cita rasanya kaya dan menggugah selera, menjadikannya salah satu menu wajib coba ketika berada di pasar ini. Tidak berlebihan jika menyebutnya sebagai sajian yang "luar biasa lezat."
3. Cucur Pandan dan Gula Merah – Harga Rp3.000,- per buah
Pilihan terakhir jatuh pada jajanan tradisional bernama cucur, yang dijual seharga Rp3.000,- per buah. Tersedia dalam dua varian rasa, yaitu pandan dan gula merah.
Varian gula merah memiliki rasa yang lebih kaya dan tekstur yang padat. Ukuran cucu ini pun cukup besar, cocok dijadikan camilan saat hujan turun atau sebagai pelengkap minum teh sore hari.
4. Soto
Soto disini sudah terkenal dengan rasa yang enak. Menariknya, penjual soto ini sudah berjualan sejak tahun 1950-an. Kami cukup terkesan dengan lamanya usaha ini berjalan. Seporsi soto dijual dengan harga Rp15.000 dan porsinya cukup mengenyangkan. Rasanya benar-benar enak dan patut dicoba.
5. Depot Rahayu
Pemiliknya, Ibu Akatah, sudah membuka usaha sejak tahun 1990. Disini pembelinya cukup banyak dan penjualnya sangat ramah serta tidak pelit dalam memberikan porsi Chingur. Rasanya memang lezat.
6. Bubur cakvais
Pemiliknya dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan Jepang. Harganya 2 ribu rupiah per porsi, sedangkan jenis lainnya sekitar 7 ribu rupiah. Cakvais juga menjual bubur kacang hijau dan ketan hitam.