← Beranda

5 Rekomendasi Kuliner di Sekitar Monas Jakarta yang Wajib Dicicipi, Legendaris Penuh Nostalgia

Verdi HendrawanJumat, 9 Mei 2025 | 16.28 WIB
Monumen Nasional (Monas).

JawaPos.com - Temukan beberapa rekomendasi kuliner di sekitar Monas (Monumen Nasional), Jakarta Pusat, di sini. Pilihan menunya pun sudah cukup melegenda dan bisa membangkitkan nostalgia, serta tentu saja menggugah selera.

Monas merupakan salah satu destinasi wisata favorit yang ada di Jakarta, terutama bagi pendatang atau turis lokal yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Ibu Kota. Pasalnya, monumen ini sarat akan sejarah dan sebagai ikon negara.

Belum lagi dengan keberadaan Stasiun Gambir yang 'nempel' dengan monumen ini dan sering menjadi pemberhentian terakhir dari rute kereta api menuju Jakarta, membuat banyak orang punya kesempatan untuk berkunjung dan menghabiskan waktu di area ini.

Dengan tingginya potensi pengunjung yang datang ke Monas dan sekitarnya, hal ini tentu akan ikut memberikan dampak kepada kegiatan ekonomi setempat. Salah satu yang paling penting dan cukup terkenal adalah kuliner.

Tak sedikit jajanan maupun restoran yang layak masuk ke dalam opsi rekomendasi kuliner di sekitar Monas dan telah sudah berdiri sejak lama, hingga membuat produk merela cukup melegenda. Selain menarik untuk dicicipi, hal ini juga dapat membangkitkan nostalgia bagi mereka yang sudah lama tidak merasakannya.

Lalu, apa saja pilihan terbaik dari wisata kuliner yang ada di sekitar Monas? Berikut ulasannya:

Beberapa opsi rekomendasi kuliner di sekitar Monas yang wajib dicoba.

1. Ragusa Es Italia

Dari sekian banyak opsi, Ragusa Es Italia menjadi salah satu yang layak untuk dikedepankan. Toko es krim tertua di Jakarta yang telah berdiri sejak 1932 ini sudah cukup melegenda dan memiliki sejarah panjang, baik dalam cita rasa maupun kepemilikan.

Ragusa Es Italia ini didirikan oleh Ragusa bersaudara, Luigi dan Vincenzo yang merupakan orang Italia asli, dan pertama kali dibuka di Bandung. Hanya sesekali saja mereka buka di Jakarta dengan niat melebarkan sayap hingga sempat memiliki banyak cabang, tetapi kini hanya tersisa di Jl. Veteran I No. 10, Gambir, Jakarta Pusat.

Dengan suasana toko yang vintage dan rasa yang autentik, beraneka ragam, dan kreasi yang mengikuti perkembangan zaman, Ragusa Es Italia dapat terus bertahan hingga saat ini. Varian favorit banyak pelanggan di sini adalah Spaghetti Ice Cream, yang terinspirasi dari bentuk panganan khas Italia tersebut, tetapi bukan dari rasanya.

Bagi kalian yang ingin mencicipi pengalaman menyantap es krim di sini, toko Ragusa Es Italia ini buka setiap hari dari pukul 10.00 - 21.00 WIB.

2. Soto Betawi H. Ma’ruf

Meski Jakarta telah terpapar begitu banyak modernisasi, tetapi budaya Betawi masih sangat kental di masyarakat. Budaya, adat-istiadat, serta kuliner khas mereka pun tetapi bertahan.

Soto Betawi H. Ma’ruf bisa dibilang sebagai salah satu rumah makan dengan cita rasa tradisional yang mampu bertahan di tengah persaingan Ibu Kota dan telah berdiri sejak 1940, bahkan kini memiliki empat cabang di Jakarta.

Hal menarik yang bisa ditemukan di Soto Betawi H. Ma'ruf ini adalah tersedianya varian kuah santan dan bening, namun tetap mampu menjaga keotentikan rasa. Ditambah lagi dengan tekstur daging yang empuk, cukup untuk memanjakan lidah.

Berdasarkan informasi di akun Instagram resmi Soto Betawi H. Ma'ruf, rumah makan mereka bukan setiap hari pukul 09.00 - 21.00, termasuk cabang mereka di Taman Ismail Marzuki yang berkolasi di Jl. Menteng Kecil No.1 atau yang paling dekat dengan Monas.

3. Gado-Gado Boplo Cikini

Berikutnya ada Gado-Gado Boplo yang bisa menjadi opsi ketika berada di sekitar Monas. Meski lokasinya agak jauh karena kini rumah makan terdekat di area tersebut ada di Jl. Cikini Raya No.111, Kec. Menteng, tetapi akan terbayarkan oleh cita rasa dan manfaat dari makanan sehat ini.

Berdiri sejak 1970, Gado-Gado Boplo terbukti mampu bertahan dari banyaknya opsi kuliner yang ada di Ibu Kota. Bahkan dari waktu ke waktu mereka semakin berkembang, hingga kini memiliki banyak cabang.

Sudah menjadi rahasia umum kalau 'senjata rahasia' dari Gado-Gado Boplo ada pada olahan bumbu mereka yang menambahkan kacang mede ke dalam bumbunya. Hal ini telah menjadi ciri khas dan nilai tambah dari produknya.

Berdasarkan informasi di Google Maps, Gado-Gado Boplo Cikini ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 21.30. Tak hanya gado-gado, kalian juga bisa memesan menu lainnya yang cukup banyak tersedia di setiap gerai.

4. Kopi Oey Sabang

Jika tidak sedang ingin menyantap makanan berat, ada opsi kuliner Kopi Oey Sabang di sekitar Monas. Bertempat di Jl. H. Agus Salim No. 16, Sabang, kalian bisa merasakan pengalaman yang cukup berbeda.

Toko kopi ini memiliki nuansa Tionghoa-Indonesia yang sangat kental. Bahkan, kini kedai tersebut buka 24 jam setiap hari!

Kopi Oey merupakan 'peninggalan' sosok yang sudah sangat terkenal di dunia kuliner Indonesia, Bondan Winarno. Meski pengusaha sekaligus penulis dan jurnalis yang begitu terkenal dengan celotehan 'maknyus' itu kini telah diada, tetapi kedai kopi yang ia dirikan pada 2009 ini masih tetap eksis.

Tak hanya kopi, ada banyak pilihan makanan berat dan camilan di Kope Oey Sabang. Dengan lokasinya yang depat dengan Monas, tempat ini bisa menjadi pilihan yang bagus.

5. Kuliner Kaki Lima di Jalan Sabang

Jika kalian lebih menginginkan banyaknya pilihan untuk dicicipi, terutama ketika malam hari, kuliner kaki lima di Jalan Sabang bisa menjadi opsi. Kalian akan menjumpai banyak pilihan makanan berat atau camilan di sana.

Ada terlalu banyak opsi untuk dijabarkan di artikel ini. Selain itu, jam buka kedai dari pagi hingga malam dan jenis masakan yang ditawarkan pun terlalu bervariasi untuk dirinci.

Namun yang pasti, kuliner kaki lima di Jalan Sabang ini sudah sangat terkenal bagi warga Jakarta. Selain bisa didapat dengan harga yang lebih murah ketimbang di rumah makan, suasana dan opsi pilihan yang melimpah menjadi daya tarik utama untuk berkunjung. Kalian juga harus coba!

EDITOR: Setyo Adi Nugroho