← Beranda

Lumer & Renyah! Resep Udang Keju ala Gacoan yang Cocok untuk Frozen Food dan Jualan

Lola Amelia Putri YaniSelasa, 6 Mei 2025 | 00.49 WIB
Ilustrasi udang keju ala Gacoan. (Freepik)

JawaPos.com - Udang keju Gacoan adalah camilan goreng berbahan dasar adonan udang dan ayam yang dibentuk menyerupai nugget, lalu diisi dengan keju lumer di dalamnya.

Udang keju Gacoan terkenal karena teksturnya yang juicy, lapisan luar yang renyah, dan kejunya yang creamy saat digigit. Meskipun populer sebagai menu pelengkap di restoran Gacoan, versi rumahan dari udang keju ini juga sangat digemari karena bisa dibuat sendiri sebagai stok frozen food, bekal, atau bahkan ide jualan yang menjanjikan.

Rasanya yang gurih dengan aroma sedap, berpadu dengan keju yang lembut dan meleleh di mulut. Teksturnya masih berongga, terlihat dari pori-porinya yang membuat hasil akhirnya tetap juicy.

Dilansir dari kanal YouTube Devina Hermawan yuk, simak resep dan cara membuat serta trik supaya hasilnya maksimal.

Bahan Utama:

  • 300 gr paha ayam fillet
  • 150 gr udang
  • 2 siung bawang putih
  • 15 gr tepung roti putih
  • 1 sdt baking powder
  • 1 sdm bawang merah goreng
  • 1 sdm maizena
  • 30 ml air
  • 1 butir telur
  • 1 sdt minyak wijen
  • 2 sdm minyak
  • 2 sdt saus tiram
  • 1 ½ sdt garam
  • 2 sdt gula pasir
  • 1 ½ sdt kaldu ayam bubuk
  • ¼ sdt merica

Bahan Isian:

  • keju oles

Bahan Pelapis Basah:

  • 6 sdm tepung terigu protein sedang
  • 60 ml air
  • 1 butir telur
  • ¼ sdt garam
  • 1/8 sdt merica

Bahan Pelapis Kering:

  • tepung roti putih
  • maizena

Baca Juga: Enak Pol! Resep Cumi Tinta Hitam Kuah yang Praktis dan Cocok Jadi Lauk Makan Siang

Tips serta Cara Membuat:

Pertama-tama, bahan utamanya adalah campuran daging ayam dan udang. Jika ingin rasa udangnya lebih dominan, tinggal sesuaikan takarannya dengan perbanyak udang, kurangi ayam, atau sebaliknya. Bahan aromatiknya menggunakan bawang putih mentah dan bawang merah goreng untuk menambah keharuman.

Selain itu, dibutuhkan juga bread crumbs, air, dan bahan adonan lain seperti tepung maizena (secukupnya), baking powder, telur, saus tiram, minyak wijen, dan minyak goreng. Minyak ini berguna agar adonan tidak terlalu padat dan tetap juicy.

Untuk isiannya, gunakan keju jenis cheese spread yang creamy dan tidak mudah basi seperti keju segar lainnya, cocok banget buat usaha. Supaya tidak lengket saat membentuk, keju bisa dibalurkan dengan tepung maizena lebih dulu.

Coating-nya menggunakan dua tahap yaitu tepung basah (terigu, air, telur, garam, merica) dan pelapis kering berupa bread crumbs. Tepung basah ini lebih efektif dibanding telur kocok biasa karena daya rekatnya lebih kuat, membuat tepung roti menempel lebih merata.

Untuk adonannya, bawang putih dicincang dulu agar hancur rata saat dihaluskan. Daging ayam bagian paha digunakan karena hasilnya lebih juicy, dicampur dengan bumbu-bumbu seperti garam, gula (untuk menonjolkan rasa manis khas udang), kaldu ayam bubuk, saus tiram, dan merica.

Semuanya dihaluskan hingga adonan terasa lengket. Proses ini penting untuk membentuk ikatan protein, lemak, dan air agar teksturnya lebih kenyal dan juicy, berbeda dengan daging giling yang hanya diaduk sebentar.

Setelah adonan dasar halus, baru masukkan udang, bread crumbs, tepung maizena, baking powder, bawang merah goreng, air, telur, minyak wijen, dan minyak goreng, lalu blender lagi. Jangan sampai benar-benar halus agar tekstur dagingnya tetap terasa. Gunakan bread crumbs sebagai pengganti tepung terigu agar adonan tetap ringan dan berpori.

Maizena digunakan secukupnya untuk menyatukan semua elemen dalam adonan agar tidak pecah saat digoreng setelah dibekukan. Baking powder akan memberi efek ringan dan membal saat digoreng. Setelah semua bahan tercampur, adonan bisa disimpan dulu di kulkas agar lebih kokoh dan mudah dibentuk. Cheese spread dipotong-potong kecil agar mudah dimasukkan ke dalam adonan udang. Potongannya cukup sekitar 18–22 bagian, disesuaikan dengan jumlah adonan yang dihasilkan.

Untuk membentuk, bisa pakai tangan atau plastik supaya tidak lengket. Keju ditaruh di tengah, lalu adonan dirapatkan seperti membuat pastel. Bisa langsung digoreng atau dikukus dulu. Jika untuk stok frozen food, sebaiknya dikukus terlebih dahulu dengan api kecil dan tutup kukusan sedikit terbuka agar keju tidak bocor keluar.

Untuk menggoreng, cukup dengan api sedang dan jangan terlalu lama agar keju tidak meleleh keluar. Versi yang sudah dikukus biasanya lebih aman dan tidak gampang bocor. Yang mentah bisa langsung digoreng, tapi perlu hati-hati.

Hasil akhirnya adalah perpaduan rasa udang dan ayam yang gurih, aroma sedap, dengan keju creamy yang lumer. Bukan tekstur kenyal seperti mozzarella, tapi tetap lembut dan menyatu. Teksturnya ringan, berongga, dan juicy berkat baking powder serta teknik pengolahan yang tepat. Resep ini sangat fleksibel bisa langsung disantap, disimpan di freezer, dijadikan bekal, atau bahkan dijadikan menu usaha rumahan.

(*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah