JawaPos.com – Serat sering dikaitkan dengan pencernaan yang lancar dan mencegah sembelit.
Meskipun itu benar, serat melakukan lebih dari sekadar menjaga pergerakan usus.
Dari kesehatan jantung hingga pengendalian gula darah, konsumsi serat setiap hari dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh Anda.
Perlu diketahui bahwa serat terbagi menjadi dua kategori, serat larut dan serat tidak larut.
Baca Juga: Ramalan Shio Besok Rabu 4 Maret 2026: Monyet, Ayam, Anjing, Babi
Buah dan sayuran adalah sumber utama serat larut, sedangkan sereal dan produk gandum utuh kaya akan serat tidak larut.
Dilansir ndtv, berikut 4 manfaat serat bagi kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui.
- Mendukung kesehatan jantung
Serat larut, yang ditemukan dalam makanan seperti oat, kacang-kacangan, dan buah-buahan, membantu mengurangi kolesterol LDL "jahat".
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Cinta Besok Rabu 4 Maret 2026: Leo, Virgo, Libra, Scorpio
Serat bekerja dengan mengikat partikel kolesterol dalam sistem pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh.
Kadar LDL yang lebih rendah berarti mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.
Makanan tinggi serat juga telah dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular secara keseluruhan yang lebih baik.
- Mengontrol kadar gula darah
Serat sangat bermanfaat bagi pengidap diabetes.
Serat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Menurut jurnal Nutrients, ini mencegah lonjakan dan penurunan kadar glukosa darah secara tiba-tiba.
Bagi pengidap diabetes atau resistensi insulin, asupan serat yang cukup dapat meningkatkan kontrol glikemik.
Biji-bijian utuh, lentil, dan sayuran sangat berguna dalam menjaga tingkat energi yang stabil sepanjang hari.
Baca Juga: Ramalan Shio Besok Rabu 4 Maret 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci
- Pengelolaan berat badan
Makanan tinggi serat lebih mengenyangkan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dikunyah.
Makanan ini meningkatkan rasa kenyang, artinya Anda merasa kenyang lebih lama.
Hal ini secara alami dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan tanpa diet ketat.
Karena makanan kaya serat biasanya memiliki kepadatan energi yang lebih rendah, makanan ini memungkinkan Anda untuk makan porsi yang memuaskan tanpa makan berlebihan.
- Mendukung mikrobioma usus
Serat bertindak sebagai prebiotik, memberi makan bakteri baik di usus Anda. Mikrobioma usus yang sehat berperan dalam kekebalan, pengaturan suasana hati, hingga penyerapan nutrisi.
Ketika bakteri usus memfermentasi serat, mereka menghasilkan asam lemak rantai pendek yang mendukung kesehatan usus besar dan mengurangi peradangan.