← Beranda

Ramadhan 2026: Daftar Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan oleh Pengidap Diabetes saat Puasa

Rabbany WanadrianiSabtu, 21 Februari 2026 | 14.12 WIB
ilustrasi orang yang mengidap diabetes. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Bulan suci Ramadan telah dimulai dan bersamaan dengan itu, semua umat Muslim di dunia menjalankan ibadah puasa.

Dipercaya bahwa puasa dapat membantu membersihkan jiwa dan raga seseorang.

Puasa dianggap wajib bagi semua Muslim, kecuali anak yang belum baligh, wanita hamil, menyusui, dan yang sedang menstruasi.

Juga, orang yang sedang sakit, termasuk orang lanjut usia. Namun, bagaimana dengan pengidap diabetes?

Baca Juga: Orang yang Memilih Pasangan karena Alasan Salah Biasanya Tidak Menyadarinya Sampai 9 Momen Ini Terjadi Bertahun-Tahun Kemudian Menurut Psikologi

Diabetes adalah penyakit yang sangat umum, terjadi ketika kadar gula darah terlalu tinggi.

Hal ini menimbulkan tantangan bagi semua orang yang ingin berpuasa selama Ramadan karena mengharuskan orang untuk berpuasa dengan perut kosong selama berjam-jam.

Oleh karenanya, dilansir English jagran, berikut daftar hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh pengidap diabetes agar bisa berpuasa dengan aman.

Hal-hal yang Boleh

Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Besok Minggu 22 Februari 2026: Finansial, Hoki, Karier, Kesehatan, Mobilitas, Cinta, dan Mental

  1. Makanlah dengan benar selama bulan Ramadan untuk menjaga kadar gula darah tetap terkontrol.

Sertakan buah-buahan dan sayuran yang kaya nutrisi, seperti protein dan serat dalam makanan sahur dan buka puasa.

Makanan kaya protein akan membuat Anda merasa tidak terlalu lapar selama berpuasa dalam waktu yang lama.

  1. Pantau kadar gula darah Anda selama jam puasa.

Disarankan untuk memeriksa kadar gula darah Anda setidaknya 4 atau 5 kali.

Baca Juga: 8 Hal yang Dilakukan Orang Tua dengan Niat Membantu, tetapi Membuat Anak Dewasa Takut Setiap Kali Menerima Telepon Menurut Psikologi

  1. Beri tahu dokter Anda tentang perkembangan selama jam puasa.

Hal-hal yang Tidak Boleh

  1. Jika mengalami komplikasi pada kadar glukosa, segera konsultasikan dengan dokter.

Jika dokter menyarankan Anda untuk tidak berpuasa, jangan lakukan karena dapat membahayakan nyawa.

  1. Jangan minum obat saat perut kosong karena dapat meningkatkan risiko hipoglikemia.

Pastikan Anda minum semua obat setelah sahur atau berbuka puasa sesuai anjuran dokter.

  1. Jangan makan berlebihan saat sahur dan berbuka puasa.
  2. Hindari minuman manis, berkafein, makanan ringan yang digoreng, dan lain-lain karena dapat membahayakan kesehatan Anda.
EDITOR: Hanny Suwindari