← Beranda

Kenali Makanan yang Cepat dan Lambat Dicerna oleh Tubuh

Julio SipahutarSabtu, 31 Mei 2025 | 23.45 WIB
Ilustrasi makanan. (Anh Nguyen/Unsplash)

JawaPos.com – Sistem pencernaan manusia merupakan proses kompleks yang mencerna makanan menjadi nutrisi yang dapat diserap dan digunakan oleh tubuh.

Apa yang kita makan tidak hanya mempengaruhi energi harian, tetapi juga menentukan seberapa efisien tubuh menyerap nutrisi.

Beberapa makanan sangat mudah dicerna dan membantu menjaga sistem pencernaan tetap ringan, sementara yang lain justru bisa memicu gangguan seperti perut kembung, sembelit, atau rasa tidak nyaman.

Melansir melalui laman Klikdokter, pencernaan dimulai sejak makanan masuk ke dalam mulut. Proses awal ini melibatkan pengunyahan dan pencampuran makanan dengan air liur, yang mengandung enzim amilase untuk mulai memecah.

Setelah dikunyah, makanan ditelan dan turun melalui kerongkongan menuju lambung. Di lambung, makanan diurai lebih lanjut oleh asam lambung yang memproses makanan lebih lanjut.

Dari lambung, makanan setengah cair (chyme) bergerak ke usus halus, dimana sebagian besar nutrisi diserap ke dalam aliran darah.

Sisa makanan yang tidak tercerna masuk ke usus besar untuk diserap airnya dan dibentuk menjadi feses.

Melansir laman Hellosehat, setiap makanan memiliki karakteristik dan struktur yang berbeda, yang mempengaruhi waktu yang dibutuhkan tubuh untuk mencernanya. Berikut adalah beberapa makanan yang mudah dan sulit dicerna:

Makanan yang Mudah Dicerna

1. Nasi Putih

Nasi putih mengandung sedikit serat karena telah diproses, sehingga lebih mudah dicerna dibandingkan nasi merah. Karbohidrat sederhana di dalamnya cepat diubah menjadi energi.

2. Telur

Protein dalam telur tergolong tinggi kualitas dan mudah dipecah. Telur rebus atau orak-arik tanpa minyak berat adalah pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan asupan protein ringan.

3. Buah Tanpa Kulit

Kulit buah umumnya mengandung serat kasar. Mengonsumsi buah tanpa kulit mempercepat proses pencernaan, apalagi jika buahnya matang dan tinggi kandungan air.

4. Susu

Bagi sebagian orang, susu dapat dicerna dengan baik dan memberikan asupan energi, protein, serta kalsium.

Namun pada individu dengan intoleransi laktosa, susu justru bisa memperlambat atau mengganggu pencernaan.

Makanan yang Sulit Dicerna

1. Sayuran Mentah

Sayuran seperti brokoli, kubis, dan kol memiliki serat tidak larut dan senyawa penghasil gas (goitrogen) yang dapat memperlambat pencernaan dan menyebabkan perut kembung.

2. Daging

Daging mengandung lemak dan protein yang memerlukan waktu dan energi lebih banyak untuk dicerna. Daging merah juga cenderung bertahan lebih lama di lambung.

3. Makanan yang Digoreng

Lemak dari proses penggorengan memperlambat pengosongan lambung dan dapat menyebabkan gangguan lambung seperti refluks asam atau kembung.

4. Kacang-Kacangan

Walau kaya nutrisi, kacang mengandung lektin dan oligosakarida yang sulit dicerna dan bisa menyebabkan gas. Proses perendaman dan pemasakan yang tepat dapat membantu mengurangi efek ini.

5. Makanan yang Mengandung Pemanis Buatan

Beberapa pemanis seperti sorbitol dan xylitol tidak sepenuhnya diserap tubuh dan dapat memicu diare atau kembung pada sebagian orang karena fermentasi oleh bakteri usus.

(*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah