← Beranda

Waspada! Pahami Dampak Minum Latte yang Bisa Picu Penyakit Kronis, simak Penjelasan Ilmiahnya

Mellyna Putri DiniarJumat, 19 Januari 2024 | 23.09 WIB
TOPIK HANGAT: Latte art dengan wajah Raja Salman buatan barista Juli Fitrianto./dok JawaPos.com

 

JawaPos.com – Latte adalah minuman kopi yang cukup populer di Indonesia. Latte yang terbuat dari espresso dan dicampur susu, memang menciptakan kenikmatan tersendiri.

Apalagi, dengan menjamurnya tempat-tempat kopi yang menawarkan latte dengan tampilan menarik di setiap sudut kota.

Namun tahukah Anda, bahwa latte yang mengandung banyak susu dan gula bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda jika Anda minum setiap hari? 

Melansir pada laman Eat This, Not That, Jumat (19/1), berikut adalah beberapa hal yang bisa terjadi pada tubuh Anda ketika Anda minum latte setiap hari. 

1. Masalah pencernaan

Jika Anda sering merasakan sakit perut, kembung, atau mual, kemungkinan besar latte pagi Anda adalah penyebabnya. 

Menurut Cleveland Clinic, 68 persen populasi dunia mengalami intoleransi laktosa, dan semua susu dalam latte Anda mungkin menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. 

Jika Anda merasakan gejala-gejala intoleransi laktosa, ambillah tanda bahwa Anda harus memesan latte Anda dengan alternatif nabati seperti susu oat. 

Baca Juga: Tomoro Coffee Dukung Petani Lokal dan Bawa Kopi Indonesia Mendunia melalui Master S.O.E. Series

2. Muncul jerawat

Menurut sumber tersebut, susu dan gula dalam latte Anda bisa menyebabkan jerawat yang mengganggu. 

Banyak studi observasional dan eksperimental yang menemukan hubungan antara susu sapi dan jerawat. Tidak hanya itu, konsumsi gula yang tinggi juga dapat meningkatkan kemungkinan memiliki jerawat. 

3. Memicu stres

Kopi bisa menjadi sekutu terbaik Anda di pagi hari, tetapi jika Anda minum terlalu banyak, itu akan mengubahnya menjadi musuh terburuk Anda. 

Dengan konsumsi kafein, otak Anda mulai melepaskan hormon stres seperti epinefrin, norepinefrin, kortisol, dan glukokortikoid. 

Meskipun mereka pasti membangunkan Anda dan membuat Anda siap menghadapi hari, mereka melakukannya dengan menempatkan tubuh Anda dalam keadaan ‘stres’.

Pelepasan hormon ini bisa berdampak langsung pada perasaan cemas dan gelisah sepanjang hari.

Baca Juga: Nikmatnya, Begini Ekspresi Jokowi Seruput Kopi Latte Sejiwa

4. Meningkatkan risiko diabetes dan osteoporosis

Minuman yang mengandung gula, termasuk latte, diketahui dapat meningkatkan risiko diabetes melitus. Demikian menurut tim peneliti dari Harvard T.H Chan School of Public Health. Temuan mereka menyebutkan, konsumsi minuman-minuman manis itu membuat risiko terkena diabetes ‘sedang’.

Cara mudah untuk menurunkan risiko diabetes tipe dua adalah dengan membatasi asupan makanan dan minuman yang tinggi gula. 

Mengganti sekaleng soda atau satu kemasan jus buah dengan air putih atau kopi tanpa gula, sudah cukup membantu Anda dalam menekan risiko diabetes, dua sampai sepuluh persen.

Selain gula, kafein dalam kopi juga bisa menimbulkan efek samping jika dikonsumsi terlalu banyak. Kafein dalam jumlah besar dapat mengganggu penyerapan dan metabolisme kalsium. 

Hal ini dapat berkontribusi pada penipisan tulang (osteoporosis). Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak kopi, kafein juga dapat menyebabkan otot Anda berkedut.

Baca Juga: Waspada, 4 Bahaya Mengkonsumsi Kopi Bagi Penderita Lambung, Bisa Bikin Iritasi!

Itulah beberapa dampak minuman latte jika Anda mengonsumsinya setiap hari. Dengan adanya penjelasan di atas, diharapkan Anda bisa memilah lagi mana minuman yang bisa Anda konsumsi setiap hari dan yang tidak.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengonsumsi latte dengan bijak dan tidak berlebihan. Batasi konsumsi latte Anda tidak lebih dari satu cangkir per hari. Usahakan jangan meminumnya setiap hari, kecuali kalau tanpa gula.

Jika Anda ingin menambahkan rasa, pilihlah sirup yang rendah kalori atau gula alami seperti madu. Hindari juga menambahkan krim kocok atau whipped cream yang tinggi lemak dan gula.

Latte memang minuman favorit yang nikmat, tetapi jangan sampai mengorbankan kesehatan Anda demi terus menikmatinya. Ingatlah pepatah, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda. ***

EDITOR: Novia Tri Astuti