← Beranda

10 Makanan Sehat yang Disarankan Dikonsumsi Ibu Hamil, Demi Pertumbuhan Bayi dalam Kandungan

Veronica Ayu Novita SariKamis, 23 November 2023 | 06.15 WIB
Ilustrasi makanan sehat untuk ibu hamil.

JawaPos.com – Kehamilan menjadi salah satu fase paling membahagiakan dalam kehidupan seorang perempuan usai menikah. Menjaga pola makan sehat dan seimbang menjadi hal yang penting selama masa kehamilan karena membantu ibu dan bayi tetap sehat.

Pada masa kehamilan, tubuh memerlukan nutrisi tambahan untuk meningkatkan kesehatan bayi. Ibu perlu menambahkan 400 hingga 500 kalori ekstra setiap hari. Ibu hamil perlu memerhatikan apa yang dikonsumsi selama kehamilan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Berikut ini daftar makanan sehat yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil untuk membantu pertumbuhan bayi dalam kandungan.

1. Produk susu

Selama kehamilan, ibu memerlukan protein dan kalsium ekstra untuk memenuhi kebutuhan bayi dalam perut. Dikutip dari Healthline, produk susu mengandung jenis protein berkualitas tinggi. Produk olahan dari susu ini mengandung kalsium, fosfor, vitamin B, magnesium, dan seng. Produk susu yang bisa dikonsumsi ibu hamil seperti susu, keju, dan yoghurt.

2. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang kedelai, buncis, dan kacang tanah merupakan sumber serat, protein, zat besi, folat, serta kalsium nabati yang baik. Folat merupakan salah satu vitamin B (B9) yang penting, terutama selama trimester pertama. Ibu hamil memerlukan sekitar 600 mg folat setiap hari.

Kacang-kacangan merupakan makanan sehat tinggi serat, zat besi, magnesium, dan potasium yang baik dikonsumsi ketika masa kehamilan.

3. Ikan salmon

Ikan salmon bagus ditambahkan ke daftar makanan sehat selama kehamilan, karena ikan salmon diperkaya akan asam lemak omega-3 esensial yang memiliki segudang manfaat. Omega-3 terkandung dalam makanan laut, yang bisa membantu membangun otak dan mata pada bayi.

Tapi sebaiknya kamu mengetahui dari mana ikan salmon berasal. Hal ini untuk meminimalkan kontaminan merkuri pada ikan salmon atau makanan laut lainnya.

4. Telur

Telur adalah makanan sehat karena mengandung hampir semua nutrisi yang baik untuk bayi. Telur berukuran besar mengandung sekitar 71 kalori, 3,6 gram protein, lemak, vitamin, serta mineral.

Telur menjadi sumber kolin, yang menjadi nutrisi baik selama kehamilan. Kolin penting untuk membantu perkembangan bayi dan membantu mencegah kelainan perkembangan pada otak dan tulang belakang.

5. Brokoli atau sayuran berdaun hijau

Brokoli atau sayuran berdaun hijau lainnya, seperti kangkung dan bayam, memiliki banyak nutrisi yang diperlukan bagi ibu dan bayi. Sayuran berdaun hijau mengandung serat, vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, dan potasium.

Kandungan seratnya juga membantu untuk mencegah sembelit. Selain itu, sayuran hijau baik untuk menurunkan risiko bayi yang kekurangan berat badan.

6. Daging tanpa lemak

Daging sapi atau ayam tanpa lemak menjadi sumber protein yang baik. Daging sapi kaya akan zat besi, kolin, dan vitamin B yang diperlukan selama kehamilan.

Zat besi merupakan mineral penting yang digunakan oleh sel darah merah sebagai bagian dari hemoglobin.

Ibu hamil akan memerlukan lebih banyak zat besi karena volume darah yang meningkat, terutama pada trimester ketiga. Jika kadar zat besi rendah sejak awal kehamilan, dapat menyebabkan anemia.

7. Buah berry

Buah berry mengandung air dan karbohidrat yang sehat, vitamin C, serat, dan antioksidan. Buah berry memiliki nilai glikemik yang rendah, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Buah berry memberikan banyak nutrisi tapi kandungan kalorinya relatif kecil. Kamu bisa mencoba buah berry, seperti raspberry, stroberi, dan blueberry ketika masa kehamilan.

8. Ubi jalar

Ubi jalar merupakan sumber beta-karoten yang baik yang kemudian diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh. Hal ini baik untuk pertumbuhan sel dan jaringan.

Dikutip dari Times of India, vitamin A membantu meningkatkan kekebalan dan meningkatkan penglihatan. Mengonsumsi ubi jalar ketika kehamilan akan bermanfaat bagi ibu dan bayi dalam kandungan.

9. Alpukat

Alpukat mengandung asam lemak tak jenuh tunggal, selain itu alpukat juga mengandung serat, antioksidan, vitamin B, vitamin K, potasium, tembaga, vitamin E, dan vitamin C. Tingginya kandungan lemak sehat pada alpukat menjadikan buah dengan lemak nabati ini pilihan terbaik selama kehamilan.

Lemak sehat membantu mengembangkan kulit, otak, yang membantu mencegah bayi lahir cacat serta kelainan perkembangan otak dan tulang belakang.

10. Minyak ikan

Minyak ikan atau fish liver oil kaya akan asam omega-3 yang penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Mengonsumsi minyak ikan membantu meminimalkan kelahiran secara prematur dan bermanfaat bagi perkembangan mata janin.

EDITOR: Edy Pramana