← Beranda

Sering Terlalu Banyak Tidur? Berikut 4 Faktor ini Merupakan Beberapa Penyebabnya

Veronica Ayu Novita SariKamis, 16 November 2023 | 01.41 WIB
Ilustrasi tidur terlalu lama/Sumber: Freepik.com

JawaPos.com – Sebagian besar orang tahu bahwa kurang tidur akan berdampak buruk pada kesehatan. Namun, kebanyakan tidur juga bisa menimbulkan masalah pada tubuh.

Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda, para ahli merekomendasikan orang dewasa yang sehat rata-rata tidur selama tujuh hingga sembilan jam per malam.

Tidur berlebihan terjadi ketika tidur lebih dari sembilan jam dalam rentang waktu 24 jam.

Baca Juga: Nyawa 33 Bayi di RS Al Shifa Gaza Terancam, Staf Medis: Mereka Tidur di Tempat Biasa Tanpa Inkubator

Tidur berlebihan biasanya ditandai dengan kebutuhan untuk tidur siang sepanjang hari, rasa kantuk yang berat saat siang hari, dan sakit kepala.

Dalam gaya hidup modern, orang cenderung membatasi waktu tidur karena alasan pekerjaan dan lainnya. Akibatnya, dapat memicu tidur berlebih dan menyebabkan masalah pada kesehatan.

Menurut Journal of American Heart Association menunjukkan, tidur lebih banyak dari waktu yang disarankan, lebih berbahaya daripada kurang tidur.

Baca Juga: Untuk Hadapi Duel Pemungkas Grup A Lawan Maroko U-17, Timnas Indonesia U-17 Tidak Tidur dan Langsung Lembur

Berikut ini penyebab kamu tidur lebih lama, bisa jadi karena kondisi pada tubuh kamu yang bermasalah.

1.Apnea tidur

Dilansir Sleep Foundation, apnea tidur menyebabkan berhenti bernapas sementara ketika kamu tidur. Akibatnya, mendengkur dan tersedak pada malam hari serta merasa mengantuk pada siang hari.

Untuk mengimbangi kurang tidur, pada malam hari, kamu mencoba tidur siang dan mencoba tidur lebih lama pada malam hari yang menyebabkan tidur berlebihan.

2. Narkolepsi

Terdapat tiga jenis narkolepsi dengan kondisi mengalami rasa kantuk yang berlebihan di siang hari dan adanya dorongan yang kuat untuk tidur, yang disebut serangan tidur.

Narkolepsi sekunder disebabkan oleh cedera hipotalamus, yang membuat kamu tidur lebih dari 10 jam setiap malam.

Kondisi gangguan tidur ini, merupakan kelainan seumur hidup yang masih bisa diobati dengan perubahan gaya hidup.

3. Hipersomnia idiopatik

Gangguan tidur ini ditandai dengan kesulitan untuk bangun, rasa kantuk yang berlebihan dan ketidakmampuan untuk merasa cukup istirahat setelah tidur malam atau tidur siang. Kondisi ini menyebabkan kamu tidur selama 14 hingga 18 jam sehari.

Baca Juga: 8 Penyebab Sakit Kepala Ketika Bangun Tidur, Simak Penjelasan Lengkapnya Disini!

Pengobatan hipersomnia idiopatik dengan cara dokter memberikan resep obat-obatan. Jika kamu menderita kondisi ini, perlu adanya perubahan gaya hidup seperti membatasi alkohol dan menghidrasi aktivitas larut malam.

4. Depresi dan kecemasan

Orang dengan depresi dan kecemasan acap kali bergelut dengan gangguan tidur atau gangguan kesehatan lainnya.

Tidur berlebihan dan kesulitan tidur merupakan efek dari depresi pada remaja serta orang lanjut usia.

Baca Juga: 8 Penyebab Sakit Kepala Ketika Bangun Tidur, Simak Penjelasan Lengkapnya Disini!

Orang yang mengalami depresi akan mengalami rasa kantuk yang berlebihan. Tingkat depresi yang lebih tinggi akan menyebabkan orang tidur lebih lama.

Ada banyak pengobatan untuk depresi dan kecemasan, seperti terapi perilaku kognitif, sejumlah obat resep, dan memperbaiki penyebab terjadinya depresi dan kecemasan.

EDITOR: Nicolaus