JawaPos.com - Saat bekerja seseorang sering lupa waktu. Belum lagi mereka sering begadang untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal itu dapat berpengaruh pada kesehatan tubuh.
Mengantuk merupakan salah satu efek yang ditimbulkan ketika seseorang sering begadang. Mereka akan menguap, lelah hingga letih. Maka seseorang harus segera untuk istirahat.
Tak hanya itu saja, jika sering begadang seseorang akan mengalami gangguan pada kesehatan tubuh mereka.
Gangguan pada kesehatan tubuh ini dipaparkan oleh pakar dari Universitas Muhammadiyah Surabaya, Herman Sudjarwo.
Berikut delapan dampak negatif seseorang sering begadang:
1. Berat Badan Meningkat
Orang yang sering begadang bisa mengalami kenaikan berat badan lebih banyak, jika dibandingkan dengan orang yang tidurnya cukup setiap hari.
Hal ini bisa membuat orang yang sering begadang lebih berisiko mengalami obesitas. Dan dapat mempengaruhi metabolisme tubuh.
2. Penuaan Dini
Saat begadang seseorang akan menghasilkan lebih banyak hormon stres (kortisol). Hormon tersebut dapat memecah dan merusak struktur kolagen pada kulit.
Diantaranya dapat merusak protein yang berfungsi untuk membuat kulit lebih kencang dan elastis.
Akibat sering begadang, kulit dan wajah akan terlihat kusam dan kering.
Rusaknya kolagen di wajah pun bisa menyebabkan munculnya garis atau kerutan di wajah, flek atau bintik-bintik kehitaman di wajah. Mata juga bengkak, hingga muncul lingkaran hitam (mata panda).
3. Mudah Lupa
Saat seseorang sering begadang, sel-sel dan jaringan otak akan lebih cepat rusak dan sulit diperbaiki.
Hal ini bisa membuat fungsi otak terganggu, sehingga akan lebih sering mengantuk, mudah lupa, dan sulit berkonsentrasi.
4. Penurunan Fungsi Otak
Efek begadang dapat mengurangi daya nalar, kemampuan memecahkan masalah, dan konsentrasi.
Kemampuan memperhatikan sesuatu serta tingkat kewaspadaan juga akan mengalami penurunan.
Seseorang juga akan sulit fokus saat bekerja maupun berkendara. Maka dari itu orang yang sering begadang dapat membahayakan diri saat bekerja maupun berkendara.
5. Penurunan Gairah Seksual (Libido)
Ketika kurang tidur, tubuh bisa menjadi kelelahan, mengantuk, kekurangan energi, dan lebih mudah stres.
Efek begadang ini bisa membuat kurang bergairah untuk berhubungan seksual.
6. Resiko Gangguan Mental
Orang yang sering begadang akan lebih rentan mengalami gangguan fungsi otak dan juga gangguan tidur berupa insomnia.
Dalam jangka panjang, efek begadang tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan mental, seperti depresi dan gangguan cemas.
Risiko ini juga akan semakin meningkat, jika seseorang memiliki kebiasaan kurang sehat, seperti sering merokok, jarang olahraga, sering stres, dan tidak menjaga pola makan.
7. Peningkatan Resiko Kanker
Peningkatan risiko kanker. Menurut Herman efek begadang juga berkaitan dengan peningkatan resiko seseorang terkena kanker.
Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan kurang tidur, atau sering bekerja shift di malam hari, lebih berisiko terkena kanker jika dibandingkan dengan orang yang tidurnya cukup sehari-hari.
8. Penurunan Sistem Imunitas
Menurut National Library of Medicine, kekurangan tidur dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh, kardiovaskular, dan metabolisme.
Pembatasan tidur juga menyebabkan resistensi insulin, keinginan mengkonsumsi karbohidrat, peningkatan konsumsi kalori, dan penurunan respons imun.
Biasanya durasi tidur yang pendek dikaitkan dengan dampak kesehatan yang merugikan seperti intoleransi glukosa, obesitas, diabetes, kerentanan terhadap infeksi, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular.