JawaPos.com – Penyakit psoriasis vulgaris adalah penyakit autoimun yang terjadi karena adanya peradangan pada kulit.
Peradangan pada kulit penderita psoriasis vulgaris ditandai dengan munculnya kulit pecah seperti plak.
Plak atau bercak merah yang muncul saat terkena penyakit psoriasis vulgaris berwujud lapisan kulit mati yang tebal seperti sisik.
Lapisan plak yang memiliki bercak merah tersebut akan mudah terkelupas saat digaruk.
Adanya peradangan tersebut menyebabkan munculnya rasa gatal berlebihan pada kulit.
Psoriasis vulgaris diawali dengan terbentuknya benjolan kecil yang terus memburuk dan berakhir dilapisi oleh lapisan putih yang membuat kulit tampak bersisik dan mengelupas.
Kebanyakan kasus psoriasis vulgaris terbagi menjadi dua jenis yakni psoriasis plak besar dan psoriasis plak kecil.
Baca Juga: Solusi Terhindar dari Psoriasis Vulgaris, Penyakit Kulit yang Menyerang Anak-anak dan Dewasa
Gejala Penyakit Psoriasis Vulgaris
Penyakit autoimun psoriasis vulgaris akan berlangsung menahun dan termasuk kedalam jenis penyakit kulit yang tidak dapat disembuhkan.
Dikarenakan adanya faktor tertentu, gejala yang dialami penderita dapat hilang dan muncul kembali.
Gejala khas dari psoriasis vulgaris antara lain sebagai berikut.
- Bercak merah atau plak tebal dengan sisik berwarna putih
- Lapisan kulit menebal
- Lapisan tersebut kering, tipis, dan berwarna putih keperakan
- Sering muncul di daerah kulit kepala, punggung bawah, siku, dan lutut
- Timbulnya rasa gatal dan terbakar di area plak
- Karena keringnya area kulit psoriasis vulgaris, maka akan pecah-pecah
Penyebab Penyakit Psoriasis Vulgaris
Belum adanya penyebab pasti atas penyakit psoriasis vulgaris, akan tetapi kemungkinan terbesar disebabkan oleh gangguan autoimun.
Autoimun yang dimaksud adalah dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel kulit yang sehat.
Sehingga terjadilah pembaharuan atau regenerasi kulit yang terlalu cepat.
Dalam kasus psoriasis vulgaris, pertumbuhan sel kulit baru hanya terjadi dalam beberapa hari sehingga mengakibatkan penumpukan.
Baca Juga: Ampuh Deteksi Penyakit Saluran Cerna dengan Gastroskopi dan Kolonoskopi
Pengobatan Penyakit Psoriasis Vulgaris
Beberapa opsi pengobatan yang dapat dilakukan dalam menangani psoriasis vulgaris adalah.
- Salep kortikosteroid yang diresepkan oleh dokter dengan penggunaan rutin (tidak lebih dari 8 minggu)
- Obat-obatan sistemik yang mengendalikan sistem imun seperti methotrexate dan cyclosporine
- Retinoid untuk mengontrol produksi sel kulit baru
- Terapi cahaya atau fototerapi untuk menekan pertumbuhan sel kulit baru
- Konsumsi vitamin D3 untuk mereduksi produksi sel-sel kulit
- Terapi biologis dengan target sistem imun yang mengalami gangguan
Pencegahan Penyakit Psoriasis Vulgaris
Meskipun termasuk kedalam jenis penyakit autoimun, adanya proses peradangan kulit sebenarnya bisa dicegah dengan cara.
- Rutin mandi, minimal dua kali sehari
- Berjemur di bawah sinar matahari dengan cukup
- Mengelola stres
- Rajin menggunakan pelembab pada kulit yang terasa kering
- Menghindari konsumsi rokok alkohol secara berlebihan
- Konsumsi makanan sehat
- Rutin menggunakan sunscreen atau tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan
Apabila muncul gejala psoriasis vulgaris yang parah, maka segera lakukan penanganan khusus dan lakukan pemeriksaan ke dokter. Semakin cepat tertangani maka semakin cepat untuk proses pemulihannya.***