← Beranda

Hanya Punya Satu Teman Dekat? Inilah 7 Alasan Psikologi Orang yang Tidak Suka Dikelilingi Banyak Teman

Rofia Ismania SartiRabu, 26 November 2025 | 12.54 WIB
Ilustrasi seseorang yang memiliki teman dekat selama lebih dari satu dekade (Dok. Freepik)

JawaPos.com- Memiliki satu teman atau bahkan tidak punya teman, bukanlah hal yang buruk. Justru hidup dengan sedikit teman membuat kamu lebih waras dan tanpa drama.

Psikologi mengungkapkan orang yang tidak dikelilingi banyak teman ternyata memiliki kehidupan yang lebih sehat. Mereka relatif lebih tenang dan fokus pada diri mereka sendiri.

Dikutip dari laman Geediting oleh JawaPos.com, Senin (24/11) berikut 7 alasan psikologi orang yang tidak banyak dikelilingi oleh teman:

1. Mengasah kemandirian

Saat punya teman banyak kamu berharap untuk dibantu oleh mereka di setiap masalah. Padahal hal tersebut dapat menurunkan tingkat kemandirian kamu.

Ini membuat kamu kehilangan arah dan merasa kesepian saat tidak ada teman di sekitarmu.

2. Terhindar dari budaya Ikut-ikutan

Jika kamu memiliki banyak teman. Kamu mungkin akan mengutamakan budaya ikut-ikutan.

Contohnya saja teman-teman kamu suka K-pop. Biar jadi bagian dari mereka kamu mau tidak mau mengikuti apa yang mereka suka.

3. Menurunkan stres dan kecemasan

Melepaskan sebuah ikatan pertemanan mungkin dapat menjauh dari tekanan sosial yang tidak perlu. Semakin sedikit teman semakin ringan pula tingkat stresnya.

Disisi lain menghibur diri dengan kesendirian punya keuntungan yang jauh lebih besar daripada punya teman banyak.

4. Menghindari teman yang toxic

Berteman dengan banyak teman membuat kamu akan terasa kewalahan. Terkadang saat kita baik dengan teman, belum tentu dibalas dengan hal sama. Malahan mereka akan berbalik menipu kita.

Teman yang toxic inilah membuat kita akan kehilangan energi, harga diri, dan optimisme setelah berinteraksi dengan mereka.

5. Self love

Tidak banyak teman salah satu cara mencintai diri sendiri. Sebab dengan banyaknya teman yang ada disekeliling kita, kita akan lebih mudah mencari validitas dan popularitas kepada orang lain. ini merupakan hal yang sangat melelahkan.

6. Memperkuat ketahanan emosional

Dengan sedikit teman, kamu akan lebih punya ketahanan emosional. Menghadapi dan mengatasi ujian secara sendirian mengajarkanmu untuk beradaptasi dengan kesusahan.

Hal itu membuatmu memahami sebuah rasa, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan itu bersifat sementara.

7. Membangun koneksi yang bermakna

Punya teman yang sedikit dapat memberikan ruang yang beragam dan bermakna.

Sementara itu punya lingkaran pertemanan yang erat dan banyak bisa jadi membatasi. Kamu mungkin akan terpaku pada perspektif, ide, dan aktivitas yang sama.

Meskipun ada rasa nyaman dalam keakraban, namun pengalaman dan pandangan baru seringkali datang dari orang-orang baru.

EDITOR: Hanny Suwindari