← Beranda

7 Kebiasaan Orang dengan Rasa Percaya Diri Tinggi, Nomor 5 Bikin Mereka Mudah Dihormati dan Dipercaya Banyak Orang

Lavinia Tiara MalikaKamis, 30 Oktober 2025 | 19.36 WIB
Ilustrasi perempuan yang percaya diri tinggi.

JawaPos.com – Banyak orang menganggap percaya diri identik dengan keberanian berbicara di depan umum atau tampil menonjol di keramaian. Padahal, rasa percaya diri sejati jauh lebih dalam dari itu. Ia berakar pada kemampuan seseorang mengenali diri sendiri, menghargai proses, dan tetap tenang meski menghadapi tekanan.

Menurut Satu Persen Indonesia Life School dalam video “Ciri Orang Percaya Diri Sejati”, rasa percaya diri bukan tentang selalu benar atau superior, melainkan tentang keyakinan pada kemampuan diri tanpa harus membandingkan dengan orang lain. Orang yang benar-benar percaya diri tahu bagaimana bersikap, berpikir jernih, dan mengendalikan diri dalam berbagai situasi.

Selain itu, akun TikTok @therapytothepoint menyoroti bahwa kepercayaan diri tidak muncul secara instan. Ia terbentuk melalui kebiasaan sehari-hari yang melatih disiplin mental dan emosional. Begitu pula @izzatulislaam, seorang kreator yang kerap membahas pengembangan diri, menjelaskan bahwa percaya diri bukan bawaan lahir, tapi hasil dari latihan terus-menerus mengenal potensi diri dan berani mengambil langkah.

Berikut tujuh kebiasaan yang sering dimiliki orang dengan rasa percaya diri tinggi.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sepele yang Menggambarkan Karakter Asli Seseorang Menurut Psikologi

1. Tidak Takut Mengakui Kesalahan

Seseorang dengan rasa percaya diri tinggi tidak takut terlihat salah. Mereka tahu bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Menurut Satu Persen Indonesia, orang yang percaya diri justru lebih terbuka menerima kritik, karena mereka memisahkan antara kegagalan dan nilai dirinya sebagai individu.

Alih-alih mencari pembenaran, mereka lebih fokus memperbaiki diri dan tumbuh dari pengalaman. Sikap ini membuat mereka terlihat dewasa dan bijak dalam mengambil keputusan.

2. Fokus pada Proses, Bukan Pengakuan

Kebiasaan lain yang mencerminkan kepercayaan diri adalah fokus pada proses, bukan validasi dari luar. Dalam video @therapytothepoint, dijelaskan bahwa orang yang percaya diri tidak memaksakan diri untuk selalu diakui. Mereka merasa cukup dengan usaha yang dilakukan dan tidak bergantung pada pujian.

Mereka tahu bahwa hasil yang baik akan datang seiring dengan kerja keras dan konsistensi. Sementara mereka yang tidak percaya diri cenderung terus mencari pembenaran dari orang lain.

3. Tegas dalam Mengambil Keputusan

Orang yang percaya diri tidak ragu mengambil keputusan, bahkan dalam situasi sulit. Mereka menimbang dengan logis, bukan emosional, dan berani menanggung konsekuensinya.

Menurut penjelasan dari Satu Persen Indonesia, ketegasan ini muncul dari rasa yakin terhadap kemampuan diri. Mereka tidak menunggu orang lain menentukan arah hidupnya, karena tahu bahwa tanggung jawab terbesar ada pada dirinya sendiri.

4. Tidak Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Membandingkan diri secara terus-menerus sering kali menjadi sumber rasa rendah diri. Namun, orang yang memiliki kepercayaan diri tinggi memahami bahwa setiap individu memiliki jalur dan waktu sukses yang berbeda.

Dalam video @izzatulislaam, dijelaskan bahwa orang percaya diri mampu menghargai keberhasilan orang lain tanpa merasa terancam. Mereka justru menjadikan hal itu sebagai motivasi untuk berkembang, bukan sebagai pembanding.

Sikap ini menciptakan kedamaian batin dan menumbuhkan rasa syukur terhadap proses diri sendiri.

5. Tahu Kapan Harus Bicara dan Kapan Harus Diam

Orang percaya diri tidak merasa perlu mendominasi percakapan untuk terlihat hebat. Dalam konten @therapytothepoint, disebutkan bahwa orang yang benar-benar yakin pada dirinya justru tahu kapan harus mendengarkan.

Mereka tidak takut terlihat diam, karena paham bahwa kekuatan tidak selalu ditunjukkan lewat kata-kata, melainkan lewat ketenangan dan ketepatan waktu berbicara.

Sikap ini membuat mereka lebih dihormati dan dipercaya dalam lingkungan sosial maupun profesional.

6. Menjaga Bahasa Tubuh yang Positif

Kepercayaan diri tidak hanya terlihat dari cara berbicara, tetapi juga dari bahasa tubuh. Menurut Satu Persen Indonesia, orang percaya diri biasanya memiliki postur tegak, pandangan mata yang mantap, dan senyum yang tulus.

Kebiasaan kecil seperti berjabat tangan dengan yakin, berjalan tegap, atau menjaga kontak mata menunjukkan rasa nyaman dengan diri sendiri. Tanpa disadari, bahasa tubuh ini membantu mereka terlihat lebih profesional dan meyakinkan.

7. Tidak Takut Menolak Hal yang Tidak Sesuai Nilai Diri

Kepercayaan diri yang kuat membuat seseorang berani mengatakan “tidak” pada hal yang tidak sejalan dengan nilai atau tujuannya. Dalam penjelasan dari @izzatulislaam, orang seperti ini tidak mudah terbawa arus atau mengikuti tren hanya demi diterima.

Mereka tahu prioritas dan mampu menjaga batasan pribadi dengan tegas tanpa merasa bersalah. Hal inilah yang membuat mereka tampak berkarakter dan punya prinsip kuat.

Bagaimana Mereka Membangun Kepercayaan Diri?

Kepercayaan diri tidak datang begitu saja. Menurut Satu Persen Indonesia Life School, ada beberapa hal yang membantu seseorang mengembangkannya: mengenali potensi diri, memperkuat pola pikir positif, dan belajar menerima kekurangan tanpa menghakimi diri sendiri.

Sementara itu, akun @therapytothepoint menegaskan bahwa rasa percaya diri terbentuk ketika seseorang mampu konsisten melakukan hal kecil setiap hari. Keberanian untuk mencoba, bahkan dalam ketakutan, adalah tanda bahwa seseorang sedang menumbuhkan rasa percaya diri yang sejati.

Orang dengan rasa percaya diri tinggi bukanlah mereka yang tidak pernah gagal, melainkan mereka yang tetap tenang menghadapi kegagalan dan bangkit kembali dengan kepala tegak.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho