← Beranda

8 Perilaku Unik Orang Dewasa yang Kehilangan Masa Kecil Normal

Aunur RahmanJumat, 26 September 2025 | 03.53 WIB
Ilustrasi seorang individu dewasa yang melihat ke arah jendela dengan ekspresi melamun, mencerminkan pemikiran tentang masa lalu yang sulit./Freepik

JawaPos.com - Masa kecil adalah fondasi penting yang membentuk karakter seseorang di kemudian hari.

Namun, ada sebagian orang yang masa remajanya tidak berjalan normal, sering kali karena masalah keluarga. Hal ini dapat meninggalkan luka yang dalam.

Melansir dari Geediting.com Kamis (25/9), pengalaman masa kecil yang kurang ideal dapat terwujud dalam perilaku dewasa.

Mengenali tanda-tanda ini dapat membantu kita memahami akar dari perilaku mereka. Berikut adalah delapan perilaku yang sering ditunjukkan orang dewasa yang kehilangan masa kecil normal.

1. Suka Berlebihan dalam Bersikap

Orang-orang ini sering kali melakukan overkompensasi di masa dewasa. Mereka berusaha keras mengejar waktu dan pengalaman masa kecil yang hilang. Hal ini bisa terlihat dari ambisi yang berlebihan, atau pun perilaku kekanak-kanakan.

2. Kesulitan Percaya Orang Lain

Kurangnya pengalaman masa kecil yang normal sering membuat mereka sulit mempercayai orang. Mereka merasa sulit membangun fondasi kepercayaan yang kuat dalam suatu hubungan. Ini adalah masalah yang mendalam.

3. Sulit Membentuk Ikatan Mendalam

Karena masalah kepercayaan, mereka juga berjuang untuk menjalin koneksi mendalam. Mereka mungkin memiliki banyak kenalan, tetapi tidak memiliki hubungan yang tulus. Hubungan mereka cenderung dangkal dan tidak mengikat.

4. Selalu Waspada Berlebihan

Orang dewasa ini cenderung sangat waspada terhadap lingkungan di sekitarnya. Mereka selalu waspada terhadap potensi ancaman dan bahaya. Ini adalah cara mereka melindungi diri dari potensi luka.

5. Keinginan Kuat untuk Mengontrol

Mereka memiliki dorongan kuat untuk mengendalikan setiap aspek kehidupan. Ketika mereka merasa tidak dapat mengontrol sesuatu, mereka menjadi sangat cemas. Ini berasal dari ketidakpastian masa lalu.

6. Menekan Emosi atau Terasingkan

Mereka cenderung menekan emosinya dan melepaskan diri saat menghadapi tekanan. Mereka melakukan ini sebagai bentuk perlindungan diri. Ini bukanlah tanda mereka tidak peduli.

7. Sulit Merawat Diri Sendiri

Individu ini mungkin berjuang dengan merawat diri sendiri. Mereka memprioritaskan orang lain, dan sering mengabaikan kesehatan mereka sendiri. Ini adalah kebiasaan yang terukir sejak kecil.

8. Memiliki Ketahanan yang Luar Biasa

Satu di antara tanda yang unik, orang-orang ini sering menunjukkan ketahanan dan adaptasi yang luar biasa. Mereka memiliki kemampuan untuk bangkit kembali dari kesulitan. Perilaku ini adalah bukti dari kekuatan internal mereka.

Perilaku ini bukan tanda kelemahan, melainkan bukti dari perjuangan yang mereka alami. Itu adalah pertahanan yang dikembangkan untuk bertahan hidup. Ini adalah cara mereka untuk melindungi diri sendiri.

Memahami hal ini dapat meningkatkan empati kita terhadap mereka. Itu juga bisa menjadi langkah awal untuk menyembuhkan luka masa lalu.

EDITOR: Hanny Suwindari