← Beranda

Bukan Soal Uang, Ini Cara Sederhana Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosional

Cicilia MargaretthaRabu, 9 Juli 2025 | 00.45 WIB
Ilustrasi cara menjadi sosok lebih bahagia (drobotdean/freepik.com)

JawaPos.com – Kebahagiaan sejati sering kali muncul dari hal-hal kecil yang konsisten, bukan dari pencapaian besar yang datang sesekali.

Di tengah tuntutan hidup yang semakin kompleks dan cepat, justru rutinitas harian sederhana yang dilakukan secara sadar mampu menciptakan perasaan damai, kontrol diri, dan makna hidup yang lebih dalam.

Dalam riset yang diterbitkan di Frontiers in Psychology pada 2023, menyebutkan kebiasaan sederhana seperti mencatat rasa syukur, tersenyum, atau berjalan di pagi hari, dapat meningkatkan kesejahteraan hingga 25 sampai 30 persen setelah beberapa minggu.

Ini karena otak kita merespons pengulangan dengan membentuk jalur saraf baru yang mendukung kestabilan emosi dan peningkatan daya tahan stres.

Baca Juga: 8 Weton Unggulan Terlahir Dipayungi Lintang Cakrabuana, Diramalkan Kekayaannya akan Melejit Naik hingga ke Ufuk Langit Menurut Primbon Jawa

Kebiasaan sederhana yang bila dilakukan rutin, terbukti meningkatkan kesejahteraan mental, fisik, dan emosional.

Berikut adalah 25 kebiasaan sederhana yang disarankan oleh para health coach untuk menciptakan hidup yang lebih bahagia dan seimbang.

  1. Nikmati momen hening pagi

Memulai hari dengan sunyi selama beberapa menit memungkinkan Anda menetapkan niat sebaik mungkin, ini meningkatkan kebahagiaan karena membantu kita menghargai hal-hal kecil.

  1. Tarik napas perlahan (4–6–8)

Teknik pernapasan 4 detik masuk, tahan 6 detik, dan keluar 8 detik menenangkan sistem saraf.

Penelitian menunjukkan detak jantung dan hormon stres menurun signifikan setelah menit pertama.

  1. Mandi aromatik

Sabun beraroma seperti lavender terbukti secara sistematis membantu menurunkan gejala depresi dan kecemasan.

  1. Kenakan handuk atau jubah nyaman

Sensasi menyelimuti diri dengan kain lembut meningkatkan rasa selfcare dan kenyamanan batin.

  1. Pajang buket bunga di rumah

Bunga segar di ruangan merangsang sistem limbik, menciptakan suasana hati yang lebih positif dan meningkatkan kehangatan emosi.

  1. Segelas air lemon pagi hari

Air hangat dengan lemon tak hanya membantu pencernaan, tetapi memberi sinyal awal hidrasi dan kesiapan fisik untuk hari baru.

  1. Sarapan bergizi setiap pagi

Menu sarapan lengkap menjaga keseimbangan gula darah dan mood, studi melihat hubungan langsung antara pola makan sehat dan kestabilan emosi.

  1. Tidur cukup 7 sampai 8 jam

Menurut American Academy of Sleep Medicine, kualitas tidur sangat krusial dalam menjaga mood dan kapasitas coping terhadap stress.

  1. Buat vision board

Visualisasi impian meningkatkan motivasi dan memberi arah positif, efek yang sering ditengarai oleh health coaches.

  1. Cium aroma bunga atau kopi

Menghirup bau favorit turut meningkatkan perhatian penuh dan mengurangi stres harian.

  1. Telusuri splash mandi panjang

Menambahkan waktu relaksasi di kamar mandi membantu menenangkan otot dan pikiran secara mendalam.

  1. Teh herbal sebelum tidur

Teh chamomile atau valerian membantu menenangkan sistem saraf dan mendukung kualitas tidur malam.

  1. Ucapkan syukur sebelum makan

Satu kalimat syukur sebelum makan menumbuhkan kesadaran makanan dan meningkatkan apresiasi nutrisi.

  1. Bermain atau santai seperti anak-anak

Kebahagiaan spontanitas terbukti meningkatkan kreativitas dan menghilangkan penat emosional.

  1. Afirmasi positif harian

Mengucap kata seperti Aku cukup, memperkuat pola pikir positif dan kepercayaan diri.

  1. Ritual pagi berstruktur

Menggabungkan meditasi, air, dan olahraga pagi terbukti membantu memulai hari dengan kestabilan mental.

  1. Jalan ringan di luar ruangan

Berjalan santai di udara segar menurunkan hormon stres dan memulihkan kejernihan pikiran.

Pilih 2 sampai 3 kebiasaan, contoh afirmasi pagi, gratitude journaling, dan jalan santai kemudian lakukan selama 21 hari berturut-turut.

Catat perubahan mood, energi, dan fokus harian Anda untuk melihat perkembangan positif.

EDITOR: Hanny Suwindari