JawaPos.com - Pernah nggak sih kamu baru saja ketemu pasangan, ngobrol sebentar, lalu... ngantuk. Padahal nggak begadang, nggak capek-capek banget juga.
Anehnya, kejadian itu sering terulang. Bahkan kadang bikin pasangan jadi bingung atau berpikir, “Aku ngebosenin, ya?”
Tenang, kamu bukan satu-satunya. Dan kamu nggak salah. Rasa kantuk yang muncul saat sedang bareng pasangan ternyata punya penjelasan ilmiah yang menarik. Berikut lima alasannya!
1. Tubuhmu lagi “tarik napas” karena merasa aman
Saat kamu sedang bersama seseorang yang kamu percaya dan cintai, maka tubuhmu otomatis masuk ke mode rileks.
Menurut Psychosomatic Medicine (2020), saat kita merasa aman, hormon stres seperti kortisol menurun, dan tubuh mulai memproduksi oksitosin—si hormon “pelukan” yang bikin tenang. Efeknya? Sama kayak habis yoga atau dipijetin: ngantuk.
2. Dekat dia, produksi melatonin bisa naik
Melatonin adalah hormon yang bantu tubuh tahu kapan waktunya tidur. Dalam Journal of Social and Personal Relationships (2018), disebutkan kalau kedekatan emosional dengan pasangan bisa memengaruhi produksi melatonin.
Jadi, kalau kamu lagi quality time dan tiba-tiba menguap, bisa jadi itu karena tubuhmu merasa “ini waktu yang tepat buat istirahat”.
3. Lingkungan aman bikin tubuh nggak siaga, jadi gampang lelah
Biasanya, kalau kita di luar rumah atau ketemu orang asing, tubuh kita dalam mode “waspada”. Tapi begitu ketemu pasangan, terutama kalau duduk santai atau baring bareng, alarm itu mati.
Journal of Environmental Psychology (2021) menjelaskan bahwa perasaan aman secara fisik menurunkan aktivitas sistem saraf simpatik (alias sistem “fight or flight”). Akibatnya, tubuh langsung ngerem dan… ngantuk deh.
4. Sentuhan fisik = sinyal tidur ke otak
Pegangan tangan, pelukan, atau cuma sandaran bahu bisa jadi sinyal tidur buat otak. Dalam Psychology Today (2019), disebutkan bahwa sentuhan lembut bisa melepaskan oksitosin dan menurunkan detak jantung.
Kalau kamu sering ngantuk setelah momen-momen manis bareng pasangan, itu bukan karena bosan, tapi karena tubuhmu lagi kasih sinyal: “Ini nyaman banget, saatnya tidur.”
5. Kebiasaan bareng bisa bentuk “jadwal kantuk”
Kebiasaan nonton Netflix bareng tiap malam atau ngobrol di kasur bikin tubuhmu punya “jam biologis” yang baru.
Chronobiology International (2022) menyebut hal ini sebagai social rhythm—ritme hidup yang dipengaruhi aktivitas sosial.
Jadi jangan heran kalau tiap bareng pasangan kamu langsung masuk mode “siap tidur”, karena tubuhmu sudah terbiasa.
Tapi Kok Pasangan Jadi Ngerasa Kamu Bosan?
Nah, ini bagian yang sering bikin salah paham. Ketika kamu mulai menguap atau ketiduran saat lagi ngobrol, pasangan bisa merasa “aku kurang menarik ya?”
Padahal sebenarnya itu adalah bentuk tubuhmu yang sedang merasa paling nyaman. Jadi, bukan berarti kamu bosan—justru itu tanda kamu benar-benar ngerasa “pulang” saat bersamanya.
Ngantuk saat bareng pasangan bukan berarti kamu nggak antusias atau dia membosankan. Justru itu reaksi tubuh yang merasa aman, nyaman, dan bebas stres.
Tapi jangan lupa kasih tahu pasanganmu alasannya, biar dia nggak salah paham. Atau lebih baik lagi, ajak dia tidur siang bareng—biar ngantuknya jadi momen romantis juga.