JawaPos.com - Pujian adalah bentuk apresiasi yang sering kali diberikan untuk menghargai usaha, pencapaian, atau sifat baik seseorang.
Namun, tidak semua orang merasa nyaman saat menerima pujian. Beberapa orang justru merasa canggung, bingung, atau bahkan ingin menghindari situasi tersebut.
Menurut psikologi, orang yang merasa canggung saat dipuji biasanya memiliki karakteristik tertentu yang memengaruhi respons mereka terhadap apresiasi dari orang lain.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (1/4), terdapat tujuh sifat yang sering dimiliki oleh orang-orang yang merasa canggung saat dipuji:
Orang yang merasa tidak nyaman saat menerima pujian sering kali memiliki sifat rendah hati yang berlebihan.
Mereka cenderung meremehkan pencapaian mereka sendiri dan merasa tidak layak mendapatkan apresiasi.
Ketika seseorang memberi pujian, mereka mungkin akan mengatakan, "Ah, itu bukan hal yang besar," atau "Saya hanya beruntung saja."
Rendah hati memang merupakan sifat yang baik, tetapi jika berlebihan, bisa membuat seseorang sulit menerima penghargaan atas kerja keras mereka sendiri.
Mereka lebih nyaman berada di balik layar dan tidak ingin menjadi pusat perhatian.
2. Perfeksionis dan Sulit Merasa Puas
Seseorang yang perfeksionis cenderung merasa bahwa apa yang mereka lakukan belum cukup baik, meskipun orang lain melihatnya sebagai sesuatu yang luar biasa.
Akibatnya, ketika dipuji, mereka justru merasa tidak pantas menerimanya karena masih ada kekurangan dalam hasil kerja mereka.
Dalam pikirannya, mereka merasa bahwa pencapaian mereka belum mencapai standar yang diinginkan, sehingga pujian dari orang lain justru terasa tidak sesuai dengan apa yang mereka rasakan tentang diri sendiri.
3. Memiliki Harga Diri yang Rendah
Individu dengan harga diri rendah sering kali kesulitan menerima pujian karena mereka merasa tidak cukup berharga untuk mendapatkannya.
Mereka mungkin berpikir bahwa pujian tersebut hanya bentuk basa-basi atau berlebihan.
Mereka juga cenderung membandingkan diri dengan orang lain, sehingga sulit bagi mereka untuk melihat nilai dalam pencapaian mereka sendiri.
Ketika seseorang mengatakan, "Kamu hebat sekali!" mereka mungkin justru merasa malu atau berpikir bahwa orang lain hanya sekadar berbasa-basi.
4. Takut Dinilai Berlebihan
Beberapa orang merasa canggung saat dipuji karena takut ekspektasi orang lain terhadap mereka akan meningkat.
Mereka khawatir jika mereka menerima pujian, maka mereka akan "dipaksa" untuk terus menunjukkan hasil yang sama atau bahkan lebih baik di masa depan.
Misalnya, seseorang yang mendapat pujian karena berhasil menyelesaikan tugas dengan baik mungkin akan berpikir, "Bagaimana kalau ke depannya saya tidak bisa melakukan hal yang sama?"
Kekhawatiran ini membuat mereka merasa tidak nyaman saat menerima pujian dan cenderung merendahkan pencapaian mereka sendiri.
5. Mengalami Impostor Syndrome
Impostor syndrome adalah kondisi psikologis di mana seseorang merasa bahwa kesuksesan mereka bukan karena kemampuan atau usaha sendiri, melainkan hanya faktor keberuntungan atau kebetulan.
Orang yang mengalami impostor syndrome sering kali merasa seperti "penipu" yang suatu saat akan ketahuan bahwa mereka sebenarnya tidak sehebat yang orang lain kira.
Ketika mereka dipuji, mereka cenderung merasa canggung dan berpikir bahwa pujian tersebut tidak benar-benar pantas diberikan kepada mereka.
Mereka mungkin berkata, "Saya hanya kebetulan saja berhasil," atau "Saya sebenarnya tidak sepandai yang Anda kira."
6. Tidak Terbiasa Mendapatkan Pujian
Beberapa orang tumbuh dalam lingkungan yang minim apresiasi atau jarang mendapatkan pujian sejak kecil.
Akibatnya, ketika seseorang akhirnya memuji mereka, mereka merasa canggung karena hal tersebut bukan sesuatu yang biasa mereka alami.
Mereka mungkin tidak tahu bagaimana harus merespons, sehingga terkadang justru meremehkan pujian tersebut atau mengalihkan pembicaraan.
Bagi mereka, menerima pujian bisa terasa aneh dan tidak nyaman.
7. Lebih Nyaman Memberi Daripada Menerima
Orang yang merasa canggung saat dipuji sering kali adalah mereka yang lebih suka memberi daripada menerima.
Mereka lebih nyaman mengapresiasi orang lain dibandingkan menerima apresiasi untuk diri mereka sendiri.
Ketika diberi pujian, mereka mungkin merasa tidak tahu bagaimana harus merespons dengan baik.
Beberapa dari mereka bahkan justru membalikkan pujian tersebut, misalnya dengan mengatakan, "Bukan saya yang hebat, kamu yang lebih hebat!"
Bagaimana Cara Mengatasi Kecanggungan Saat Dipuji?
Jika Anda sering merasa canggung saat menerima pujian, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya:
Terima pujian dengan tulus – Cobalah untuk hanya mengatakan "Terima kasih" tanpa perlu merendahkan diri atau mengalihkan pembicaraan.
Sadari bahwa pujian adalah bentuk penghargaan – Orang yang memuji Anda tidak selalu memiliki maksud tersembunyi. Mereka hanya ingin menunjukkan apresiasi.
Bangun kepercayaan diri – Percayalah bahwa Anda memang layak untuk mendapatkan apresiasi atas usaha dan kerja keras Anda.
Berlatih menerima pujian – Jika tidak terbiasa, cobalah untuk melatih diri dengan menerima pujian tanpa merasa canggung.
Kesimpulan
Merasa canggung saat dipuji adalah hal yang wajar, terutama bagi mereka yang memiliki sifat rendah hati, perfeksionis, atau kurang percaya diri.
Namun, penting untuk menyadari bahwa pujian adalah bentuk apresiasi yang seharusnya diterima dengan baik.
Dengan belajar menerima pujian tanpa rasa canggung, kita bisa lebih menghargai diri sendiri dan membangun rasa percaya diri yang lebih kuat.
Jadi, jika seseorang memuji Anda, cobalah untuk tersenyum dan mengucapkan "Terima kasih." Anda layak mendapatkannya!