← Beranda

Psikologi Ungkap: 7 Tanda Orang yang Menjadi Beban daripada Bermanfaat Bagi Hidup Anda

M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 20 Maret 2025 | 00.13 WIB
Ilustrasi orang yang terlihat kuat tapi diam-diam menyimpan beban berat

JawaPos.com - Menjalani hubungan tidak selalu berjalan mulus. Terkadang, sulit untuk mengetahui apakah seseorang benar-benar merupakan aset dalam hidup anda atau justru lebih merupakan orang yang menjadi beban. 

Psikologi memberi kita beberapa tanda yang jelas untuk membantu membedakan hal ini. Tanda-tanda ini bukan tentang menyalahkan siapa pun, tetapi lebih kepada memahami perilaku seseorang dalam hidup anda. 

Dengan begitu, anda bisa mengambil keputusan yang lebih bijak mengenai siapa yang layak berada di ruang pribadi anda.

Dilansir dari Blog Herald pada Rabu (19/3) berikut adalah tujuh tanda bahwa seseorang mungkin lebih banyak membawa dampak negatif daripada positif dalam hidup anda.

Baca Juga: Selalu Merasa Belum Mencapai Banyak Hal dalam Hidup? Coba Periksa, Jangan-jangan Anda Masih Melakukan 8 Kebiasaan Ini!

1. Mereka Konsisten Tidak Bisa Diandalkan

Menurut psikolog ternama Albert Bandura, “Agar dapat meraih kesuksesan, orang perlu memiliki rasa percaya diri, berjuang bersama dengan ketahanan untuk menghadapi rintangan dan ketidakadilan hidup yang tak terelakkan.”

Jadi, jika seseorang terus-menerus mengecewakan anda, sulit diandalkan, dan lebih banyak menciptakan masalah daripada membantu menyelesaikan, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka adalah orang yang menjadi beban.

Hubungan yang sehat memerlukan kepercayaan dan dukungan timbal balik, bukan ketidakpastian dan kekecewaan berulang.

2. Mereka Membagikan Pikiran Negatif

Baca Juga: 10 Peluang Karier Menjanjikan di Bidang AI

Jika setiap interaksi dengan seseorang membuat anda merasa lebih cemas dan kurang optimis, mungkin saatnya mengevaluasi peran mereka dalam hidup anda. Psikologi menjelaskan bahwa orang yang terlalu negatif dapat memengaruhi pola pikir dan kesejahteraan mental orang di sekitarnya.

Carl Jung pernah berkata, “Anda adalah apa yang Anda lakukan, bukan apa yang Anda katakan akan Anda lakukan.” Ini berarti bahwa tindakan seseorang lebih penting daripada janji mereka. Jika seseorang terus-menerus menyebarkan energi negatif, hal itu bisa menjadi tanda bahwa mereka adalah orang yang tidak bermanfaat dalam hidup anda.

3. Mereka Ahli dalam Manipulasi

Sigmund Freud, bapak psikoanalisis, pernah berkata, “Orang yang punya mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar dapat meyakinkan dirinya sendiri bahwa tidak ada manusia yang dapat menyimpan rahasia.”

Orang yang manipulatif tidak selalu menunjukkan niat mereka secara terang-terangan. Mereka bisa menggunakan kata-kata manis atau permainan emosi untuk mengendalikan anda. 

Jika anda merasa terus-menerus dimanfaatkan atau dimanipulasi, kemungkinan besar mereka adalah orang yang tidak bermanfaat bagi anda. Psikologi menyebut bahwa manipulasi adalah salah satu perilaku yang bisa sangat merugikan dalam hubungan apa pun.

4. Mereka Mengabaikan Empati

Sebuah studi dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa orang dengan tingkat empati rendah cenderung menunjukkan perilaku yang merugikan orang lain.

Jika seseorang dalam hidup anda tidak peduli dengan perasaan anda, sulit menunjukkan empati, atau bahkan tidak tertarik memahami sudut pandang anda, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka adalah orang yang menjadi beban. 

Hubungan yang sehat membutuhkan rasa pengertian dan kepedulian, tanpa empati, keseimbangan ini akan rusak.

5. Mereka Selalu Punya Hal untuk Dikritik

Dr. Wayne Dyer pernah berkata, “Penilaian menghalangi kita melihat kebaikan yang ada di balik penampilan.”

Jika ada seseorang yang terus-menerus mengkritik anda tanpa memberikan solusi atau dukungan yang membangun, ini adalah tanda perilaku yang tidak sehat. Kritik yang berlebihan dan tanpa tujuan bisa merusak kepercayaan diri anda. 

Seseorang yang hanya fokus pada kesalahan dan mengabaikan keberhasilan anda mungkin adalah orang yang tidak bermanfaat bagi perkembangan anda.

6. Mereka Selalu Berperan Sebagai Korban

Albert Ellis, psikolog yang mengembangkan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), mengatakan, “Tahun-tahun terbaik dalam hidup Anda adalah ketika Anda menyadari bahwa masalah Anda adalah tanggung jawab Anda sendiri.”

Namun, beberapa orang selalu merasa sebagai korban dalam setiap situasi. Mereka menolak bertanggung jawab atas tindakan mereka dan selalu menyalahkan keadaan atau orang lain. 

Jika seseorang terus-menerus mengeluh tanpa usaha untuk memperbaiki keadaannya, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka adalah orang yang menjadi beban dalam hidup anda.

7. Mereka Tak Ingin Anda Maju

Seperti yang dikatakan Abraham Maslow, “Yang diperlukan untuk mengubah seseorang adalah mengubah kesadarannya terhadap dirinya sendiri.”

Dalam hubungan yang sehat, kedua belah pihak harus saling mendukung untuk tumbuh. Namun, jika seseorang tampak tidak senang dengan kemajuan anda, meremehkan pencapaian anda, atau bahkan mencoba menghambat pertumbuhan anda, mereka mungkin adalah orang yang tidak bermanfaat dalam hidup anda. 

Psikologi menyebut bahwa orang dengan perilaku ini sering kali merasa tidak aman dengan kesuksesan orang lain dan lebih memilih melihat orang lain tetap dalam posisi yang sama dengan mereka.

Memiliki hubungan yang sehat berarti mengelilingi diri anda dengan orang-orang yang mendukung, memahami, dan memberikan energi positif. 

Jika anda merasa seseorang dalam hidup anda menunjukkan banyak tanda di atas, mungkin sudah saatnya untuk mempertimbangkan ulang peran mereka dalam kehidupan anda. Jangan biarkan orang yang menjadi beban menghambat pertumbuhan dan kebahagiaan anda.

EDITOR: Hanny Suwindari