JawaPos.com - Linda, teman mendiang Vina Cirebon, sudah menjalani pemeriksaan penyidik Polda Jawa Barat di Polres Cirebon Kota pada Senin (27/5) lalu. Dia menjalani pemeriksaan di hadapan penyidik dengan ditemani tim kuasa hukum dari Hotman 911.
Hotman Paris mengatakan, keterangan yang disampaikan Linda sebenarnya penuh dengan ketidakpastian dan tidak dapat dijadikan dasar. Sebab, Linda pada saat itu bicara di luar kendalinya karena sedang kesurupan.
"Namanya juga pemeriksaan kerasukan pasti hasilnya nggak pasti. Salah pun, dia bukan saksi fakta namanya juga kerasukan ya gimana. Itu benar atau tidak, tidak bisa dijadikan acuan," kata Hotman Paris di bilangan Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (29/5).
Dia menegaskan bahwa keterangan yang disampaikan Linda tidak bisa dijadikan dasar karena penyidik harus mendasarkan kasus pembunuhan dan rudapaksa terhadap Vina Cirebon pada bukti-bukti yang sah menurut hukum. Sementara keterangan orang kesurupan sedang kehilangan kesadaran dan tidak dapat dijadikan patokan dalam proses penegakan hukum.
"Sebagai petunjuk boleh. Tapi di mata hukum itu nggak ada," kata Hotman Paris.
Di kanal YouTube Dedi Mulyadi, Linda mengakui bahwa dirinya memang mengenal Vina Cirebon. Kendati demikian, pertemanannya dengan almarhumah yang meninggal pada 27 Agustus 2016 silam di tangan geng motor tidak terlalu dekat.
Dengan Pegi Setiawan, Linda mengaku tidak mengenalinya sama sekali. Namun dengan sejumlah pelaku yang sudah menjalani hukuman atas kasus kematian Vina Cirebon, Linda mengaku ada yang kenal karena merupakan tetangganya sendiri. Pelaku yang dikenali Linda bernama Rivaldi Aditya Wardana alias Ucil.
"Untuk kasusnya sendiri aku nggak tahu apa-apa. Makanya aku bingung," ujar Linda.