JawaPos.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Kamis kemarin menyisakan banjir di sejumlah titik strategis. Bagi Anda yang hendak berangkat kerja atau beraktivitas pagi ini, Jumat (23/1), sebaiknya lebih waspada dan menghindari beberapa ruas jalan utama yang terendam banjir demi menghindari kemacetan parah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa luapan air setinggi 10 cm hingga 65 cm masih menutup akses jalan di beberapa wilayah, terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.
"14 ruas jalan tergenang," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Jumat (23/1).
Daftar 14 ruas jalan yang alami banjir Jakarta hari ini:
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 07.00 WIB, Jakarta Barat menjadi wilayah yang paling terdampak dengan jumlah titik jalan tergenang terbanyak. Berikut adalah rinciannya:
Jakarta Barat:
1. Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng (25 cm)
2. Jl. Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria), Kel. Cengkareng Timur (30 cm)
3. Jl. Pertenakan 2, Kel. Kapuk (20 cm)
4. Jl. Gotong Royong, Kel. Kapuk (40 cm)
5. Jl. Kapuk Bongkaran, Kel. Kapuk (40 cm)
6. Depan RS. Soeharto Heerdjan, Jl. Prof. Dr. Latumeten (10 cm)
7. Jl. Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke (20 cm)
8. Jl. Delima VIII (Perumahan BTN), Kel. Kembangan Utara (35 cm)
9. Jl. Strategi Raya, Kel. Joglo (65 cm)
10. Jl. Basoka Raya, Kel. Joglo (65 cm)
Jakarta Selatan:
11. Jl. Pulo Raya IV (Akses Jalan), Kel. Petogogan (50 cm)
Jakarta Timur:
12. Jl. Raya Cipinang Indah, Kel. Pondok Bambu (40 cm)
13. Jl. Kebon Pala II RW 04, Kel. Kebon Pala (60 cm)
14. Jl. Kebon Pala II RW 05, Kel. Kebon Pala (40 cm)
Ratusan RT Terdampak dan Warga Mulai Mengungsi
Selain jalan raya, banjir juga merendam pemukiman warga. Yohan mengungkapkan, terdapat 125 titik permukiman warga yang mengalami banjir hari ini.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan tergenang," terang Yohan.
Data menunjukkan Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah RT terbanyak yang terendam, yakni mencapai 55 RT, disusul Jakarta Barat 38 RT, dan Jakarta Timur 30 RT. Ketinggian air di beberapa titik pemukiman bahkan mencapai 150 cm, seperti yang terjadi di Kelurahan Rawa Buaya.
Saat ini, petugas gabungan dari Dinas SDA, Bina Marga, hingga Gulkarmat telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan air menggunakan pompa mobile. Fokus utama petugas adalah memastikan tali-tali air berfungsi maksimal agar genangan cepat surut.
BPBD DKI Jakarta meminta warga yang melintas di area terdampak untuk tetap berhati-hati terhadap lubang jalan yang tertutup air.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbuh Yohan.