← Beranda

Tawuran di Menteng Pecah: 3 Rumah Rusak, Penyebabnya 'Gara-gara Cewek'

Ryandi ZahdomoRabu, 26 November 2025 | 05.03 WIB
Ilustrasi tawuran remaja

JawaPos.com - Tawuran antar warga pecah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin (24/11) malam. Insiden brutal yang melibatkan remaja ini bukan hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada properti warga.

Lurah Menteng Indrawan Prasetiyo membenarkan adanya kerusakan akibat dari bentrokan tersebut. Sedikitnya tiga rumah terdampak.

"Ada 3 rumah warga yang rusak akibat lemparan batu dan petasan saat tawuran antar warga," ujar Indrawan, Selasa (25/11).

Pemicu Tawuran Remaja: Masalah Asmara dan Saling Ejek

Belum diketahui secara pasti apa pemicu utama bentrokan antara warga RW 08 Kelurahan Menteng (Menteng Jaya) dengan warga RW 06 Kelurahan Pegangsaan. Namun, informasi awal mengerucut pada masalah sensitif yang kerap memicu konflik di kalangan anak muda.

Indrawan mengungkap motif di balik tawuran Menteng ini. Diduga tawuran disebabkan akibat masalah asmara. 

"Katanya gara - gara cewek. Yang terlibat tawuran itu remaja yang masih SMP dan SMA," katanya.

Ia menegaskan, jika terbukti terlibat, para pelajar itu akan dicabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) miliknya.

"Kalau mereka nanti terbukti tawuran pasti akan ada sangsi pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP)," tegas Indrawan.

Aksi tawuran di Jakarta Pusat ini menjadi sorotan karena melibatkan remaja di bawah umur, bahkan pelajar SMP dan SMA. Lebih parahnya, para pelaku juga menggunakan benda-benda berbahaya.

Indrawan mengatakan, remaja yang terlibat tawuran menggunakan senjata tajam (sajam), batu, dan petasan. Pihak kelurahan Menteng berencana segera membuat laporan resmi ke Polsek Metro Menteng terkait insiden ini.

Untuk meredam aksi serupa, ancaman sanksi serius disiapkan, yaitu pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar yang terbukti terlibat.

Titik Rawan Dijaga Ketat Hingga Dini Hari

Menyikapi berulangnya kejadian, pihak Kelurahan Menteng dan Kelurahan Pegangsaan berkoordinasi untuk melakukan penjagaan intensif. Fokus pengamanan adalah di titik-titik rawan bentrokan.

"Kami akan lakukan penjagaan dari jam 10 malam hingga jam 3 pagi dini hari," ungkapnya.

Lurah Pegangsaan, Fia Rahma Diani, juga memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan Kelurahan Menteng.

"Saya akan berkordinasi dengan pihak Kelurahan Menteng dalam penjagaan. Kami juga masih mencari info dari RW penyebab tawuran tersebut," ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Metro MentengbAKP Khusni Munandar menyebut, tawuran dipicu oleh saling ejek.

"Penyebab tawuran sejauh ini akibat saling ejek hingga akhirnya warga terlibat tawuran," ucap Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Khusni Munandar, Selasa (25/11).

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah