JawaPos.com - Tempat Kejadian Perkara (TKP) truk yang menabrak tujuh kendaraan motor yang melawan arah di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, kini dijaga ketat pihak kepolisian. Pantauan JawaPos.com di lokasi, sekitar pukul 10.50 WIB, polisi datang bersama dengan Satpol PP, petugas Dishub, hingga TNI.
Pada saat yang sama, lalu lintas di jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya di depan Halte Wijaya Kusuma, tak ada lagi pengendara motor yang berani melakukan lawan arah. Jalanan sekitar tampak padat merayap. Lalu lalang mobil dan motor tak berhenti.
Beberapa bus listrik TransJakarta tampak beberapa kali berhenti di depan halte yang membuat antrean kendaraan mengular.
Sementara itu, lokasi kejadian kecelakaan truk yang menabrak beberapa sepeda motor itu terlihat masih ada bekasnya. Beberapa coretan bekas penyelidikan berwarna putih masih tertera di jalanan.
"Ya kalau ada polisi mah pasti pada takut. Gak akan ada yang lawan arah. Coba tadi pagi," kata salah satu warga yang ada di lokasi menyaksikan tak ada kendaraan lawan arah.
Sebelumnya, truk bermuatan hebel menabrak tujuh pengendara motor di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok, RT 1 RW 7, Lenteng agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dari video yang beredar di media sosial, diduga para pengendara motor tersebut melawan arah.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Multazam Lisendra mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pada Selasa (22/8).
"Truk bermuatan bata hebel menabrak 7 pengendara bermotor," katanya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (22/8).
Pihak kepolisian mengatakan telah mengamankan pengemudi berinisial AS untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Polres Jakarta Selatan.