← Beranda
Putra Aktor Spanyol Rodolfo Sancho Aguirre Mutilasi Kekasih Sesama Jenis, Tubuh Korban Dibuang ke Tujuh Lokasi
Siti AisyahRabu, 9 Agustus 2023 | 22.16 WIB
TERSANGKA: Daniel Sancho Broncha

JawaPos.com - Nama Rodolfo Sancho Aguirre, aktor terkenal asal Spanyol, kini tercemar. Itu terjadi setelah putranya, Daniel Sancho Bronchalo, menjadi pelaku pembunuhan sadis. Korbannya adalah Edwin Arrieta Arteaga, 44. Tidak hanya menghabisi nyawa, Bronchalo juga memutilasi tubuh korban dan membuangnya di tujuh lokasi.

Peradilan terhadap Bronchalo telah dimulai Senin (7/8). Di hadapan hakim, dia mengaku bersalah atas kejahatannya. Jaksa mendakwanya dengan pembunuhan berencana, menyembunyikan, serta menghilangkan bagian tubuh untuk menutupi penyebab kematian korban.

Kini, polisi Thailand menahan Bronchalo di penjara Koh Samui dengan pengawasan khusus sampai ada putusan hakim. Hal itu dilakukan karena ada kemungkinan Bronchalo melakukan aksi bunuh diri. Pengadilan juga menolak pembebasannya dengan jaminan.

The Independent melaporkan, Bronchalo dan Arteaga diduga merupakan pasangan kekasih sesama jenis. Arteaga adalah dokter bedah plastik asal Kolombia. Pasangan itu berlibur ke Pulau Koh Pha Ngan, Thailand. Belum jelas apakah mereka datang bersamaan atau janjian bertemu di pulau yang menjadi favorit para turis tersebut. Yang pasti, Bronchalo tiba sejak 31 Juli lalu.

Awalnya Bronchalo datang ke kantor polisi Koh Pha Ngan pada Kamis (3/8). Dia melaporkan Arteaga hilang. Laporan itu hanya berselang beberapa jam setelah pemulung menemukan potongan tubuh di tempat pembuangan akhir (TPA) yang terletak di wilayah selatan pulau tersebut.

Pencarian lanjutan pun dilakukan polisi. Akhirnya polisi juga menemukan beberapa plastik berisi potongan tubuh lainnya seperti pinggul dan paha.

Tes DNA dilakukan terhadap jasad tersebut. Nah, dari situlah terungkap bahwa potongan-potongan tubuh itu adalah Arteaga.

Jumat (4/8), polisi memanggil Bronchalo untuk dimintai keterangan. Lelaki 29 tahun yang bekerja sebagai chef itu pun akhirnya mengakui sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Branchalo memotong-motong tubuh Arteaga menjadi 14 bagian. Keduanya bertengkar karena masalah uang dan seks. Pada kantor berita EFE, Bronchalo mengaku bahwa Arteaga terobsesi dengannya, kemudian merasa tersandera. ’’Dia mengakui pembunuhan itu,’’ ujar Kepala Polisi Koh Pha Ngan Panya Niratimanon seperti dikutip Agence Frence-Presse. (sha/c7/hud)

EDITOR: Dhimas Ginanjar