JawaPos.com – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa melakukan peninjauan terhadap proyek Bandara Internasional Dhoho Kediri pada Jumat (1/12).
Dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri pada Sabtu (2/12), kedatangan Khofifah ke kawasan bandara terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dengan tujuan memastikan kesiapan pengoperasian Bandara Kediri pada tahun ini.
Ia didampingi oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Pj Wali Kota Kediri Zanariah, serta beberapa kepala daerah di wilayah Kediri Raya, termasuk dari Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek.
Baca Juga: Kabar Buruk, Operasional Bandara Internasional Dhoho Kediri Terancam Mundur?
Khofifah menyatakan bahwa kehadiran Bandara Kediri akan menjadi pendukung utama bagi wilayah sekitarnya, terutama di Kediri Raya atau daerah Mataraman.
“Hadirnya bandara ini sebagai kekuatan di Kediri Raya. Ada ruang yang lebih luas dan bisa menjadi lompatan yang lebih tinggi untuk semua sektor,” ungkapnya.
Menurut Khofifah, banyak sektor yang akan mengalami kemajuan dengan adanya Bandara Kediri, termasuk pariwisata, pertanian, perkebunan, dan dunia usaha, termasuk industri kecil menengah (IKM).
Baca Juga: Jelang Operasional, Bupati dan Pj Wali Kota Kediri Beri Tanggapan Soal Bandara Internasional Dhoho
Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDHI) Maksin Arisandi mengatakan bahwa Bandara Kediri sudah sangat siap untuk dioperasikan dari segi fisiknya.
Namun, untuk memastikan operasional yang aman dan sehat, pihaknya masih menunggu verifikasi dan kalibrasi.
Maksin menjelaskan bahwa satu hal yang sedang ditunggu adalah hasil kalibrasi yang harus disetujui oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Setelah kalibrasi dinyatakan lulus, bandara baru dapat dioperasikan.
Baca Juga: Tugas Pemkab Kediri Membuat Kawasan Hijau di Bandara Dhoho
Maksin menambahkan bahwa jika tidak ada halangan dan mendapatkan security clearance, Bandara Kediri dapat dibuka dalam waktu dekat, bahkan mungkin minggu depan.
Perusahaan maskapai, seperti Super Air Jet, Lion Air, Batik Air, Sriwijaya Air, dan Citilink juga telah mengadakan pertemuan dengan PT Angkasa Pura I yang mengelola Bandara Kediri.