← Beranda

Intip Progres Pembangunan JLS Tulungagung LOT 6A-6B dan Lot 1A-1B, Target Terhubung Tahun 2025

Rofia Ismania SartiSelasa, 21 November 2023 | 23.34 WIB
Terlihat dari pantauan udara JLS ruas Pantai Sine masih dalam progres pembangunan. (Instagram @jls.lot6a)

JawaPos.com - Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) Tulungagung LOT 6A-6B ruas Sine-Molang tengah digenjot oleh pemerintah. Awalnya pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada April 2023, namun terkendala pembebasan lahan pembangunan ditargetkan molor.

Kini progres pembangunan JLS Tulungagung LOT 6A sudah lebih dari 72 persen, sementara LOT 6B diperkirakan lebih dari 66 persen. Sehingga pada bulan Desember 2023 ditargetkan mencapai 95 persen pembangunan.

JLS Tulungagung LOT 6A-6B ini nantinya terdapat 4 jembatan, masing-masing 2 di lot 6A dan 2 di lot 6B. Jembatan Sine memiliki 4 Bentang Girder, masing-masing sepanjang 20,8 meter, 40,8 meter, 40,8 meter dan 30,8 meter. Setiap bentang nya memiliki 5 girder.

Baca Juga: Mulai Terkoneksi, JLS di Enam Daerah Bisa Jadi Jalur Mudik

Proyek JLS Tulungagung LOT 6A-6B merupakan proyek nasional dan merupakan bagian dari pembangunan jalan pantai selatan jawa (Pansela). Dimulai dari pacitan, trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, Jember dan Banyuwangi dengan total panjang keseluruhan kurang lebih 684 kilometer.

Sedangkan pelaksanaan pembangunan proyek JLS ruas Sine-Molang di Kabupaten Tulungagung itu sepanjang 7731 meter dengan biaya pembangunan sebesar Rp 240,12 miliar.

Pembangunan proyek ini dimulai pada Mei 2022, usai peletakkan batu pertama di kawasan Pantai Molang dan Pantai Pacar wilayah Pucanglaban.

Baca Juga: Jokowi Sebut Pengakuan Bahasa Indonesia oleh UNESCO Jadi Kebanggaan Tersendiri Bagi Bangsa

Di ruas yang berbeda, pembangunan JLS Tulungagung lot 1A dan 1B sudah mulai dikerjakan kembali. Pekerjaan Lot 1A–1B akan membentang sepanjang 14 kilometer, yakni mulai dari Brumbun hingga Sine.

Pembangunan tersebut dilakukan kembali usai Kementerian PUPR mendapat dana pinjaman dari Islamic Development Bank (IsDB) untuk membangun JLS Tulungagung di ruas sisa Brumbun-Sine senilai 330 miliar rupiah.

Pada Desember 2023 ini, pekerjaan fisik ruas tersebut ditarget bisa tembus 15 persen atau lebih. Metode blasting atau peledakan masih tetap digunakan untuk melakukan penggalian terhadap batuan kawasan selatan Tulungagung.

Baca Juga: Angkut Motor Balap Liar, Sejumlah Mobil Diamankan Polisi di JLS Jember

Sementara itu, dengan adanya pembangunan JLS Brumbun-Sine artinya JLS di wilayah Tulungagung akan saling terhubung seluruhnya pada tahun 2025 mendatang. 

Dengan adanya JLS Tulungagung yang saling terhubung ini, masyarakat akan dimudahkan dengan akses jalan menuju pantai satu dengan yang lainnya. 

Seperti halnya jarak tempuh dari Pantai Sine ke Dlodo mencapai 1 jam perjalanan. Jika pembangunan JLS ini rampung masyarakat hanya menempuh jarak 10 hingga 15 menit ke dari Pantai Dlodo ke Sine.

EDITOR: Nicolaus