← Beranda

Kontroversi Tilly Norwood, Aktris AI Pertama Dunia yang Bikin Industri Hollywood Meradang

Risma Azzah FatinRabu, 1 Oktober 2025 | 03.52 WIB
Aktris AI Tilly Norwood (Variety)

JawaPos.com – Tilly Norwood, aktris yang sepenuhnya diciptakan oleh kecerdasan buatan (AI), menjadi perbincangan panas di Hollywood.

Dilansir dari laman Los Angeles Magazine pada Selasa (30/9), Tilly Norwood dikenal sebagai aktris AI pertama, Norwood bahkan dilaporkan tengah didekati agensi bakat besar. Namun, kabar tersebut memicu reaksi keras dari kalangan aktor dan pembuat film.

Norwood adalah kreasi komedian sekaligus penulis asal Belanda, Eline Van der Velden, melalui studio AI Xicoia.

Baca Juga: Nvidia dan Jensen Huang Dominasi Pasar AI Global Lewat Investasi Triliunan Dolar dan Strategi Cerdas

Studio ini merupakan spin-off dari Particle6 yang berfokus pada pengembangan talenta digital dengan latar belakang dan kepribadian unik. Norwood juga telah meluncurkan akun media sosialnya sendiri sebagai aktris.

Pada Juli 2025 lalu, Norwood mengumumkan peran pertamanya dalam sketsa komedi AI Commissioner. Ia menuliskan pesan emosional di Facebook, mengklaim bahwa meski berbasis AI, dirinya merasakan emosi nyata.

Karakter ini semakin menarik perhatian publik setelah Van der Velden menyebut agen bakat besar siap merepresentasikannya.

Baca Juga: Rusia Tertinggal di Tengah Ledakan AI Global, Rezim Putin Dinilai Membungkam Talenta Teknologi

Van der Velden menegaskan bahwa Norwood bukanlah pengganti aktor manusia, melainkan karya seni digital. Menurutnya, penonton lebih peduli pada cerita ketimbang siapa pemerannya. Ia bahkan menyebut era aktor sintetis sudah dimulai, bukan sekadar akan datang.

Pernyataan tersebut memantik kemarahan sejumlah tokoh Hollywood. Sutradara Luca Guadagnino menilai kehadiran aktor AI mengancam masa depan industri film.

Aktris Emily Blunt pun menyebut fenomena ini mengerikan dan meminta agensi untuk menghentikan langkah tersebut.

Aktris Melissa Barrera mengecam keras agensi yang ingin mewakili Norwood dan mendesak aktor lain hengkang dari agensi tersebut.

Mara Wilson menyoroti sisi etis penciptaan Norwood yang disebut memanfaatkan ratusan wajah perempuan nyata. Menurutnya, aktor sungguhan seharusnya diberi kesempatan, bukan digantikan karakter sintetis.

Sementara itu, Whoopi Goldberg menyebut aktor AI memiliki keuntungan tidak adil karena hasil gabungan banyak wajah. Namun, ia yakin penonton tetap bisa membedakan aktor manusia dari yang sintetis.

Beberapa bintang lain, termasuk Lucy Hale dan Lukas Gage, turut melontarkan komentar sarkastis terkait Norwood.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho