← Beranda

Intip Profil Pemeran Siksa Kubur Afrian Arisandy, dari Guru Agama SMK di Sidoarjo hingga ke Layar Lebar

Mellyna Putri DiniarRabu, 17 April 2024 | 20.30 WIB
Profil Afrian Arisandy, seorang guru agama di sebuah SMK di Kabupaten Sidoarjo, yang menjadi salah satu pemeran kunci Siksa Kubur (2024)./ (X/@jokoanwar)

JawaPos.com – Afrian Arisandy, seorang guru agama di sebuah SMK di Kabupaten Sidoarjo, telah membuktikan bahwa langkah ke dunia akting bukanlah mustahil.

Dengan bakat dan dedikasi yang dimilikinya, ia berhasil menarik perhatian dan memikat hati penonton melalui perannya yang kuat dan berkesan di film Siksa Kubur (2024) karya Joko Anwar.

Artikel ini akan mengajak Anda lebih dekat dengan perjalanan Afrian Arisandy dari kelas ke layar lebar, mengeksplorasi aspek-aspek unik dari karirnya yang inspiratif.

Mendapatkan Peran Kunci di Film Siksa Kubur

Peran kunci di film Siksa Kubur diperankan oleh Afrian Arisandy, aktor yang baru memulai kariernya di industri perfilman Indonesia.

Melansir dari unggahan X (dulunya Twitter) sutradara Joko Anwar, Rabu (17/4), Afrian lahir di Lamongan pada 17 April 1983.

Di Instagram, ia dikenal dengan akun @afrianarisandy.real dan ternyata, di luar dunia perfilman, ia berprofesi sebagai guru agama dan seni SMK di Sidoarjo.

Melalui akun Instagram pribadi Joko Anwar, ia menulis, “Di Sidoarjo, Afrian aktif membina sanggar seni dan mengajarkan open-mindedness ke para anak didiknya.”

Dari Guru Agama SMK ke Layar Lebar

Afrian Arisandy tidak hanya mengajar di kelas sebagai guru, tetapi juga berkecimpung di layar lebar sejak kehadirannya di film Perempuan Tanah Jahanam (2019).

Ditambah lagi dengan performa aktingnya di film Siksa Kubur berhasil mencuri perhatian penonton, meskipun ia tidak memiliki banyak dialog.

Baca Juga: 7 Manfaat Konsumsi Bulu Babi Laut untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui, Salah Satunya Bagus untuk Kesuburan

Tatapannya yang penuh ketakutan namun juga kepasrahan dan kekosongan, serta gerak-gerik mencurigakan menjadi ciri khas yang tak terlupakan.

Dalam film tersebut, karakter yang ia perankan adalah sosok jihadis pelaku bom bunuh diri yang menjadi sebab orang tua Sita meninggal. Peran ini, walaupun sedikit, memiliki dampak signifikan dalam cerita.

Karier Afrian Arisandy di Industri Film

Karirnya di dunia perfilman dimulai ketika ia berhasil lolos casting untuk film Perempuan Tanah Jahanam yang dilakukan oleh tim produksi di Sidoarjo.

Penampilannya yang kuat dan mengesankan membuatnya tidak hanya dikenang, tetapi juga membuka pintu untuk peran yang lebih besar.

Joko Anwar, sutradara kondang Indonesia, menggambarkan Afrian Arisandy sebagai aktor dengan kemampuan akting yang sangat natural dan menyenangkan untuk diajak bekerja sama.

Keterampilan aktingnya yang natural dan kemampuan untuk memerankan karakter yang kompleks dengan sedikit dialog menunjukkan bakatnya yang luar biasa.

Kehadirannya di layar lebar telah meninggalkan kesan yang mendalam baik bagi penonton maupun rekan-rekan sesama aktor.

Menginspirasi Melalui Seni

Di luar layar, Afrian Arisandy adalah seorang pendidik yang berdedikasi. Ia mengajarkan nilai-nilai penting seperti open-mindedness melalui sanggar seni yang ia bina.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya komunitas lokal tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar mimpi mereka, tidak peduli seberapa besar tantangannya.

Afrian Arisandy adalah bukti bahwa bakat dan kerja keras dapat membawa seseorang ke tingkat kesuksesan yang baru, bahkan ketika mereka berada di luar zona kenyamanan mereka.

Baca Juga: 10 Tanda Anda dan Kekasih Benar-Benar Berjodoh Menurut Pakar, Salah Satunya Punya Koneksi Batin yang Kuat?

Dengan dedikasi yang kuat untuk kedua dunianya, Afrian Arisandyterus menginspirasi banyak orang, baik di dalam maupun di luar kelas.

EDITOR: Hanny Suwindari