← Beranda

Sahur Lebih Kuat dan Tahan Lapar : 5 Pentingnya Asupan Protein saat Puasa Ramadhan

Risma Aris MayaSelasa, 3 Maret 2026 | 14.11 WIB
Salah satu pentingnya protein saat puasa Ramadhan adalah membantu kenyang lebih lama (freepik)

JawaPos.com –  Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan pengendalian diri. Agar puasa berjalan lancar, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang tepat terutama saat sahur.

Salah satu nutrisi penting yang sering diabaikan adalah protein. Padahal asupan protein saat sahur berperan besar dalam menjaga energi, massa otot dan rasa kenyang lebih lama selama puasa.

Menurut WHO, protein merupakan zat gizi esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Kekurangan protein dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh.

Selain itu, Harvard T.H Chan School of Public Health menjelaskan bahwa protein membantu mengontrol rasa lapar dan menjaga keseimbangan energi. Hal ini sangat relevan saat menjalani puasa Ramadhan.

Baca Juga: 5 Menu Makanan yang Cocok untuk Sahur dan Berbuka Puasa Saat Ramadhan, Sehat dan Mengenyangkan

Berikut penjelasan lengkap mengenai pentingnya asupan protein saat sahur sebagaimana dilansir dari laman NIH, Selasa (3/3) :

  1. Protein membantu kenyang lebih lama

Protein dikenal memiliki efek mengenyangkan lebih tinggi dibandingkan karbohidrat sederhana. Saat sahur, makanan tinggi protein dapat membantu menekan rasa lapar di siang hari.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition,asupan protein yang cukup dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi keinginan makan berlebih.

Ketika tubuh merasa kenyang lebih lama, maka fokus ibadah dan aktivitas kerja menjadi lebih optimal.Risiko lemas dan sulit konsentrasi pun dapat berkurang.

Menu sahur seperti telur dadar, tempe orek, tahu, ayam panggang, atau ikan bakar adalah pilihan tinggi protein. Apalagi jika dikombinasi dengan nasi merah atau kentang tentu jauh lebih seimbang.

Baca Juga: Ide Menu Sahur: Resep Tempe Chili Padi yang Enak dan Ekonomis

  1. Menjaga massa otot selama puasa

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan dalam waktu cukup panjang. Jika protein kurang maka tubuh dapat mengambil cadangan dari otot untuk energi.

National Institutes of Health menyebutkan bahwa protein berperan penting dalam mempertahankan massa otot dan memperbaiki jaringan tubuh. Hal ini penting terutama bagi orang yang tetap aktif bekerja atau berolahraga ringan saat Ramadhan.

Kehilangan massa otot dapat menyebabkan tubuh terasa lebih lemah.Oleh karena itu asupan protein saat sahur sangat dianjurkan.

  1. Menstabilkan gula darah saat puasa

Lonjakan dan penurunan gula darah sering menjadi penyebab tubuh lemas dan pusing saat puasa. Protein membantu memperlambat penyerapan glukosa dalam darah.

Menurut Mayo Clinic, kombinasi protein dengan karbohidrat dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah. Ini penting agar energi tetap stabil sepanjang hari.

Sahur yang hanya terdiri dari nasi putih dan makanan manis dapat membuat gula darah cepat naik lalu turun drastis. Akibatnya rasa lapar datang lebih cepat.

  1. Mendukung sistem imun selama Ramadhan

Ramadhan sering diiringi perubahan pola tidur dan aktivitas. Kondisi ini bisa memengaruhi daya tahan tubuh jika asupan nutrisi kurang optimal.

British Nutrition Foundation menjelaskan bahwa protein berperan dalam pembentukan antibodi dan sistem imun. Artinya kecukupan protein membantu tubuh tetap kuat.

Sistem imun yang baik sangat penting agar ibadah tidak terganggu sakit.Terlebih saat menjalani puasa dengan aktivitas padat.

  1. Membantu pemulihan dan energi harian

Protein juga berperan dalam proses pemulihan tubuh setelah aktivitas. Selama Ramadhan, banyak orang tetap bekerja atau berolahraga ringan.

Menurut Academy of Nutrition and Dietetics, protein penting untuk memperbaiki sel dan jaringan tubuh setelah aktivitas fisik. Ini sangat relevan dengan mereka yang tetap aktif selama puasa. ***

EDITOR: Setyo Adi Nugroho